Roboguru

Sumpah Pemuda merupakan hasil Kongres Pemuda II. Dalam Kongres Pemuda Il segala keputusan diambil dengan cara musyawarah untuk mufakat. Nilai yang dapat diambil dari proses pembentukan Sumpah Pemuda yang dilakukan secara musyawarah adalah ...

Pertanyaan

Sumpah Pemuda merupakan hasil Kongres Pemuda II. Dalam Kongres Pemuda Il segala keputusan diambil dengan cara musyawarah untuk mufakat. Nilai yang dapat diambil dari proses pembentukan Sumpah Pemuda yang dilakukan secara musyawarah adalah ...

  1. Menciptakan kelompok yang pro dan kontra.

  2. Menolak hasil keputusan musyawarah.

  3. Menghargai pendapat orang lain.

  4. Mengikuti pendapat orang lain.

Pembahasan Soal:

Nilai lain yang terkandung dalam Sumpah Pemuda ialah nilai akan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan lainnya.  Hal itu berarti dalam ikrar Sumpah Pemuda dan perjuangan pemuda dalam merebut kemerdekaan Indonesia, tidak mengutamakan kepentingan diri sendiri maupun kepentingan golongan masing-masing. Para pemuda mengutamakan kepentingan bangsa demi bisa bersatu melawan para penjajah dan merebut kemerdekaan Indonesia. Sikap menghargai pendapat orang lain adalah suatu sikap di mana seseorang memiliki rasa hormat dan mampu menerima setiap perbedaan yang ada tanpa melihat siapa dan apa yang dimiliki oleh individu lain. Berikut ini contoh menghargai pendapat orang lain dalam musyawarah :

  1. Tidak memotong pembicaraan orang lain.
  2. Mendengarkan pendapat orang lain.
  3. Menerima hasil dengan lapang dada.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Peristiwa sejarah yang berhasil menyatukan pemuda Indonesia dari suku dan budaya yang berbeda adalah ..

Pembahasan Soal:

Sumpah Pemuda merupakan sebutan atas keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27–28 Oktober 1928, di Jakarta. Pada saat itu, para pemuda dari berbagai latar belakang daerah, suku, dan agama menyatukan keyakinan mereka akan tumpah darah, bangsa, dan bahasa persatuan: Indonesia. Keyakinan tersebut kemudian disebarkan untuk dijadikan asas bagi semua perkumpulan kebangsaan Indonesia. 

Kongres ini digagas oleh Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) yang anggotanya pelajar dari seluruh Hindia Belanda. Selain PPPI, ada pula sejumlah organisasi pemuda seperti Jong Java, Jong Soematranen Bond, Jong, Bataks Bond, Jong Islamieten Bond, Pemoeda Indonesia, Jong Celebes, Jong Ambon, hingga Pemoeda Kaoem Betawi.

Dengan demikian peristiwa sejarah yang menyatukan pemuda dari suku dan budaya yang berbeda adalah Kongres Pemuda II atau Sumpah Pemuda.

0

Roboguru

Kongres Pemuda II berlangsung pada tahun 1928. Hikmah yang dapat diambil dari peristiwa tersebut adalah...

Pembahasan Soal:

Kongres Pemuda II adalah kongres berskala nasional yang berisi organisasi kepemudaan dari hampir seluruh daerah di koloni Hindia-Belanda. Kongres yang berlangsung di Batavia pada tanggal 27-28 Oktober 1928 ini diketuai oleh Sugondo Joyopuspito. Kongres ini merupakan kelanjutan Kongres Pemuda I yang mengalami kendala substantif berupa keraguan atas hasil keputusan yang diambil. Kongres Pemuda II berlangsung pada 27-28 Oktober dalam tiga tahap rapat. Rapat pertama berlangsung di gedung Katholieke Jongelingen Bond di Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng), lalu dipindahkan ke Oost Java Bioscoop di Konigsplein Noord (sekarang Jalan Medan Merdeka Utara), dan kemudian Gedung Kramat 106 untuk rapat ketiga sekaligus penutupan rapat. Dalam Kongres Pemuda II ini, terdapat sebuah peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Peristiwa pertama adalah pembacaan ikrar bernama “Sumpah Pemuda” yang menandakan tekad seluruh pemuda yang hadir mewakili organisasi mereka masing-masing untuk bersatu dalam tanah air, bangsa, dan bahasa yang sama. Peristiwa kedua adalah di saat Wage Rudolf Supratman pertama kalinya memainkan lagu kebangsaan ciptaannya yang berjudul “Indonesia Raya” seusai berlangsungnya kongres. Makna yang terkandung adalah peristiwa bersejarah ini mengajarkan nilai-nilai persatuan bangsa. Sumpah Pemuda membuktikan, perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia ternyata dapat disatukan sebagai perwujudan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu”. 


Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah D

0

Roboguru

Lengkapi tabel di bawah ini!

Pembahasan Soal:

Dengan demikian, Sumpah Pemuda merupakan ikrar dari para pemuda yang hadir dalam Kongres Pemuda II. Ikrar tersebut menegaskan semangat persatuan dan kesatuan.

0

Roboguru

Jelaskan sejarah perumusan Sumpah Pemuda!

Pembahasan Soal:

Peristiwa atau terjadinya sebuah sejarah yang dinamakan Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda ini merupakan sebuah pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia. 
Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.
Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie.
Rapat pertama kali, dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Oktober 1928, yang bertempat di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Dalam sambutannya, ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.
Rapat kedua nya dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Oktober 1928, yang bertempat di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.
Terakhir pada rapat penutup, yang dilaksanakan bertempat di Gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106, Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan. Moh. Yamin menuliskan disebuah kertas saat mendengarkan pidato dari Sunario pada hari terakhir kongres ini. Inti dari isi Sumpah Pemuda tersebut adalah Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa. Karena meskipun berbeda-beda kita tetap satu jua.

Maka, sejarah perumusan Sumpah Pemuda sangat erat kaitannya dengan diadakannya kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928 di tiga tempat berbeda (Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Gedung Oost-Java Bioscoop, dan Gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106). Sumpah Pemuda  terinspirasi dari pidato Sunario pada rapat terakhir tentang nasionalisme dan demokrasi yang kemudian di catat oleh Moh. Yamin, memuat tiga hal Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa.

0

Roboguru

Mengapa lagu Indonesia Raya dijadikan lagu kebangsaan?

Pembahasan Soal:

Lagu kebangsaan Indonesia Raya pertama kali diperdengarkan pada Kongres Pemuda II (Sumpah Pemuda) tanggal 28 Oktober 1928. Pada saat mempublikasikan Indonesia Raya tahun 1928, W.R. Soepratman dengan jelas menuliskan “lagu kebangsaan” di bawah judul Indonesia Raya. Teks lagu Indonesia Raya dipublikasikan pertama kali oleh surat kabar Sin Po. Setelah dikumandangkan tahun 1928, pemerintah kolonial Hindia Belanda segera melarang penyebutan lagu kebangsaan bagi Indonesia Raya. Dalam perkembangan selanjutnya, lagu Indonesia Raya menandakan kelahiran pergerakan nasionalisme yang telah mendeklarasikan sebuah identitas nasional di Sumpah Pemuda, yakni Indonesia.

Dengan demikian, lagu Indonesia Raya menandakan kelahiran pergerakan nasionalisme yang telah mendeklarasikan sebuah identitas nasional di Sumpah Pemuda, yakni Indonesia.  

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved