Roboguru

Soal terdiri atas 3 bagian, yaitu PERTANYAAN; kata SEBAB; dan ALASAN yang disusun berurutan. DKI Jakarta merupakan “primate city”. SEBAB “Hinterland” DKI Jakarta meliputi seluruh wilayah Indonesia. Pernyaataan yang tepat tentang kedua kalimat di atas adalah....

Pertanyaan

Soal terdiri atas 3 bagian, yaitu PERTANYAAN; kata SEBAB; dan ALASAN yang disusun berurutan.

DKI Jakarta merupakan “primate city”.

SEBAB

Hinterland” DKI Jakarta meliputi seluruh wilayah Indonesia.

Pernyaataan yang tepat tentang kedua kalimat di atas adalah.... 

  1. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat.

  2. Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat.

  3. Jika pertanyaan benar dan alasan salah.

  4. Jika pernyataan salah dan alasan benar.

  5. Jika pernyataan dan alasan keduanya salah.

Pembahasan Soal:

Primate city merupakan kota terbesar di suatu negara. DKI Jakarta sebagai ibukota negara Indonesia adalah primate city, karena merupakan kota metropolitan dengan total penduduknya 31 juta jiwa. Primate city selalu didukung dengan hinterland, yang merupakan wilayah pendukung di sekitarnya. Hinterland Kota Jakarta bukan meliputi seluruh wilayah Indonesia, melainkan Kota Tangerang, Bekasi, Depok, dan Bogor.

Pernyataan benar, alasan salah.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Bryando

Mahasiswa/Alumni Universitas Siliwangi

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Daerah pusat usaha (CBD) di Indonesia selalu ditandai dengan keberadaan ...

Pembahasan Soal:

Daerah pusat usaha atau Central Business District (CBD) merupakan pusat kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan politik. Daerah pusat kota ini juga berdiri berbagai macam fasilitas mulai dari gedung pemerintahan, perkantoran, bank dan pertokoan besar. Rute-rutransportasi dari segala penjuru memusat ke zona ini sehingga memiliki aksesibilitas yang tinggi. Di Indonesia, daerah pusat kota atau Central Business District selalu ditandai dengan keberadaan bangunan perkantoran. Hal tersebut terjadi karena daerah CBD merupakan pusat perekonomian sehingga banyak sekali perusahan-perusahaan besar negeri maupun asing membangun kantor pusatnya di wilayah pusat kota.

Jadi, jawaban yang benar adalah A.space

Roboguru

Apa yang dimaksud dengan Central Business District (CBD) ?

Pembahasan Soal:

Central Business District atau zona pusat kegiatan atau kota adalah pusat kegiatan ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Zona ini juga terdapat berbagai macam fasilitas mulai dari gedung pemerintahan, perkantoran, bank, pertokoan besar dan sebagainya. Rute-rute transportasi dari segala penjuru memusat ke zona ini sehingga memiliki aksesibilitas yang tinggi.space

Roboguru

Jelaskan pembagian terstruktur mengenai kota berdasarkan R. Bintarto!

Pembahasan Soal:

Kota adalah daerah permukiman yang terdiri atas bangunan rumah yang merupakan kesatuan tempat tinggal dari berbagai lapisan masyarakat. Pembagian terstruktur mengenai kota berdasarkan R. Bintarto adalah sebagai berikut.

  • City merupakan pusat kota.
  • Suburban (sub daerah perkotaan), suatu wilayah yang lokasinya dekat pusat atau inti kota, dihuni oleh para penglaju.
  • Suburban fringe (jalur tepi subwilayah perkotaan) merupakan suatu wilayah melingkari suburban dan merupakan wilayah peralihan antara kota dan desa.
  • Urban fringe merupakan suatu kawasan batas luar kota yang sifatnya menyerupai dengan kota
  • Rural urban fringe, merupakan suatu jalur kawasan yang terletak antara kawasan kota dan desa.
  • Rural, wilayah yang masih menitikberatkan pada kegiatan pertanian.
Roboguru

Wilayah Pusat Usaha (Central Business District) di Indonesia selalu ditandai dengan ….

Pembahasan Soal:

Central Busines District (CBD) atau wilayah pusat kegiatan ekonomi adalah sebuah wilayah yang terletak di Inti kota atau pusat kota yang menjadi tempat pusat kegiatan ekonomi, pusat pelayanan publik, dan pusat pemerintahan. Daerah CBD memiliki ciri-ciri yaitu banyak ditemukan gedung-gedung perkantoran yang digunakan untuk kantor kegiatan ekonomi atau untuk pusat pelayanan. 

Jadi, jawaban yang benar adalah C

Roboguru

Wilayah A, B, C dan D saling berinteraksi. Jumlah penduduk wilayah A sebesar 60.000 orang. Jumlah penduduk wilayah B sebesar 72.000 orang. Jumlah penduduk wilayah C sebesar 51.200 orang. Jumlah pendud...

Pembahasan Soal:

Diketahui:

  • Jumlah penduduk wilayah A sebesar 60.000 orang (straight P subscript straight A).
  • Jumlah penduduk wilayah B sebesar 72.000 orang (straight P subscript straight B).
  • Jumlah penduduk wilayah C sebesar 51.200 orang (text P end text subscript text C end text end subscript).
  • Jumlah penduduk wilayah D sebesar 64.000 orang (straight P subscript straight D).
  • Jarak dari wilayah A ke B adalah 12 km (straight d subscript AB).
  • Jarak dari wilayah A ke C adalah 16 km (straight d subscript AC).
  • Jarak dari wilayah A ke D adalah 8 km (straight d subscript AD).
  • Jarak dari wilayah B ke C adalah 8 km (straight d subscript BC).
  • Jarak dari wilayah B ke D adalah 14 km (straight d subscript BD).
  • Jarak dari wilayah C ke D adalah 18 km (straight d subscript CD).

Ditanya:

Berapa presentase potensi penduduk wilayah yang paling rendah?

Jawab:

Menurut Bintarto, interaksi wilayah merupakan kontak/hubungan antara dua wilayah atau lebih yang dapat menimbulkan gejala atau masalah baru. Untuk menganalisis interaksi antar wilayah menggunakan beberapa teori, salah satunya adalah teori potensi penduduk. Teori ini menjelaskan nilai potensi penduduk menggambarkan berapa besar kemungkinan penduduk di suatu wilayah untuk mengadakan pergerakan (migrasi) atau berinteraksi dengan penduduk di wilayah lain. Adapun rumus dan penyelesaian soal teori potensi penduduk adalah sebagai berikut.

PP subscript straight A equals fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight A over denominator open parentheses begin display style 1 half end style cross times straight d subscript AX close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight B over denominator open parentheses begin display style straight d subscript AB end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight C over denominator open parentheses begin display style straight d subscript AC end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight D over denominator open parentheses begin display style straight d subscript AD end style close parentheses squared end fraction PP subscript straight A equals fraction numerator 1 cross times 60.000 over denominator open parentheses 1 half cross times 8 close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 72.000 over denominator open parentheses begin display style 12 end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 51.200 over denominator open parentheses begin display style 16 end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 64.000 over denominator open parentheses begin display style 8 end style close parentheses squared end fraction PP subscript straight A equals fraction numerator 60.000 over denominator 16 end fraction plus fraction numerator 72.000 over denominator 144 end fraction plus fraction numerator 51.200 over denominator 256 end fraction plus fraction numerator 64.000 over denominator 64 end fraction PP subscript straight A equals 3.750 plus 500 plus 200 plus 1.000 PP subscript straight A equals 5.450

PP subscript straight B equals fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight B over denominator open parentheses begin display style 1 half cross times straight d subscript BX end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight A over denominator open parentheses begin display style straight d subscript BA end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight C over denominator open parentheses begin display style straight d subscript BC end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight D over denominator open parentheses begin display style straight d subscript BD end style close parentheses squared end fraction PP subscript straight B equals fraction numerator 1 cross times 72.000 over denominator open parentheses 1 half cross times 8 close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 60.000 over denominator open parentheses begin display style 12 end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 51.200 over denominator open parentheses begin display style 8 end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 64.000 over denominator open parentheses begin display style 14 end style close parentheses squared end fraction PP subscript straight B equals fraction numerator 72.000 over denominator 16 end fraction plus fraction numerator 60.000 over denominator 144 end fraction plus fraction numerator 51.200 over denominator 64 end fraction plus fraction numerator 64.000 over denominator 196 end fraction PP subscript straight B equals 4.500 plus 416 comma 67 plus 800 plus 326 comma 53 PP subscript straight B equals 6.043 comma 2 space tilde space 6.043

PP subscript straight C equals fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight C over denominator open parentheses begin display style 1 half cross times straight d subscript CX end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight A over denominator open parentheses begin display style straight d subscript CA end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight B over denominator open parentheses begin display style straight d subscript CB end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight D over denominator open parentheses begin display style straight d subscript CD end style close parentheses squared end fraction PP subscript straight C equals fraction numerator 1 cross times 51.200 over denominator open parentheses 1 half cross times 8 close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 60.000 over denominator open parentheses begin display style 16 end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 72.000 over denominator open parentheses begin display style 8 end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 64.000 over denominator open parentheses begin display style 18 end style close parentheses squared end fraction PP subscript straight C equals fraction numerator 51.200 over denominator 16 end fraction plus fraction numerator 60.000 over denominator 256 end fraction plus fraction numerator 72.000 over denominator 64 end fraction plus fraction numerator 64.000 over denominator 324 end fraction PP subscript straight C equals 3.200 plus 234 comma 4 plus 1.125 plus 197 comma 5 PP subscript straight C equals 4.756 comma 9 space tilde space 4.757

PP subscript straight D equals fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight D over denominator open parentheses begin display style 1 half cross times straight d subscript DX end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight A over denominator open parentheses begin display style straight d subscript AD end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight B over denominator open parentheses begin display style straight d subscript BD end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator straight k cross times straight P subscript straight C over denominator open parentheses begin display style straight d subscript CD end style close parentheses squared end fraction PP subscript straight D equals fraction numerator 1 cross times 64.000 over denominator open parentheses 1 half cross times 8 close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 60.000 over denominator open parentheses begin display style 8 end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 72.000 over denominator open parentheses begin display style 14 end style close parentheses squared end fraction plus fraction numerator 1 cross times 51.200 over denominator open parentheses begin display style 18 end style close parentheses squared end fraction PP subscript straight D equals fraction numerator 64.000 over denominator 16 end fraction plus fraction numerator 60.000 over denominator 64 end fraction plus fraction numerator 72.000 over denominator 196 end fraction plus fraction numerator 51.200 over denominator 324 end fraction PP subscript straight D equals 4.000 plus 937.5 plus 367 comma 35 plus 158 PP subscript straight D equals 5.462 comma 85

Untuk mengetahui persentase potensi penduduk, maka diperlukan perhitungan berikut.

Persentase space PPA equals fraction numerator 5.450 over denominator 6.043 end fraction cross times 100 ⁒ space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space equals 90 comma 2 ⁒ Persentase space PPB equals fraction numerator 6.043 over denominator 6.043 end fraction cross times 100 ⁒ space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space equals 100 ⁒ Persentase space PPC equals fraction numerator 4.757 over denominator 6.043 end fraction cross times 100 ⁒ space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space equals 78 ⁒ Persentase space PPD equals fraction numerator 5.462 comma 85 over denominator 6.043 end fraction cross times 100 ⁒ space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space equals 90 comma 4 ⁒

Dari perhitungan di atas, potensi penduduk tertinggi adalah Kota B sebesar 100%, sedangkan potensi penduduk terendah adalah Kota C sebesar 78%.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.space 

 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved