Roboguru

Siapakah gubernur Jendral Hindia Belanda yang diangkat pada masa pemerintah kolonial Inggris

Pertanyaan

Siapakah gubernur Jendral Hindia Belanda yang diangkat pada masa pemerintah kolonial Inggris

Pembahasan Soal:

Sejak Indonesia dikuasai oleh Inggris yang ditandai dengan penandatanganan Kapitulasi Tuntang 1811, sebagai Gubernur Jendral Inggris di Indonesia diangkat Thomas Stamford Raffles (1811 – 1816). Tugas Raffles di Indonesia adalah mengatur pemerintahan dan peningkatan perdagangan. Pemerintahan Raffles didasarkan atas prinsip-prinsip liberal, jadi politik kolonial yang ingin diwujudkannya adalah kebebasan dan kepastian hukum.

Dengan demikian gubernur jenderal pada masa kolonial Inggris adalah Thomas Stamford Raffles

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 30 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Salah satu prinsip yang menjadi pedoman Thomas Stamford Raffles saat menjalankan tugas sebagai letnan gubernur di Hindia Belanda pada tahun 1811-1816 adalah ....

Pembahasan Soal:

Pada masa pemerintahannya, Raffles mencoba untuk menghapus pemerintahan feodal yang telah mengakar di Indonesia. Feodalisme dianggap sebagai penghambat perkembangan masyarakat. Salah satu upayanya adlaah Raffles mengganti sistem feodal tradisional dengan sistem organisasi yang lebih modern.  

Roboguru

Raffles merupakan seorang letnan gubernur yang ingin memberikan kesejahteraan bagi rakyat jajahan. Dalam upaya mewujudkan keinginannya tersebut ia sering menemukan kendala. Salah satu kendala yang dih...

Pembahasan Soal:

Raffles merupakan salah satu gubernur jenderal yang pernah menjabat di Nusantara. Tujuan Raffles di Nusantara adalah untuk meningkatkan perdagangan dan keuangan. Namun, dalam menjabat sebagai gubernur jenderal ia juga harus berusaha membawa keuntungan besar untuk Inggris. Kendala yang Raffles hadapi saat menerapkan kebijakannya kekurangan dana untuk melakukan perubahan. Selain itu, Raffles bermaksud menerapkan politik kolonial seperti yang dijalankan oleh inggris di india, menurut suatu sistem yang kemudian terkenal sebagai sistem pajak-tanah (landrent-system). Kesejahteraan rakyat hendak dicapainya dengan memberikan kebebasan serta jaminan hukum kepada rakyat sehinga tidak menjadi korban kesewenang-wenangan para penguasa serta ada dorongan untuk menambah penghasilan serta perbaikan tingkat hidup. Tetapi kegagalan tetap tidak dapat dihindari. Untuk memahami kegagalan itu perlu kita bandingkan sistem pajak tanah Raffles di Indonesia dihubungkan dengan latar belakang politik kolonial Ingrgis bagi India. Dibanding dengan negeri Belanda, Inggris lebih maju dalam industrinya, maka melihat fungsi daerah jajahan sebagai daerah pemasaran hasil industrinya. Pasaran yang bebas dan tingkat kesejahteraan rakyat tertentu merupakan faktor yang mendorong hasil pemasaran itu. Kewajiban pemerintahan hanya menjamin keamanan dan penegakan keadilan pada suatu pihak, serta pemungut pajak bagi penyelengaraan pemerintahan pada pihak lain. Dipandang dari sudut ini maka bagi Raffles yang menjadi penghalang utama bagi pelaksanaan politiknya ialah unsur feodel yang sangat kuat kedudukanya dan sistem ekonomi yang masih bersipat tertutup.

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah D.

Roboguru

Bagaimanakah kepemimpinan Raffles sehingga ia dapat sedikit melegakan rakyat Indonesia?

Pembahasan Soal:

Raffles diangkat sebagai Letnan Gubernur Jawa pada tahun 1811, ketika Kerajaan Inggris mengambil alih jajahan-jajahan Kerajaan Belanda dan ia tidak lama kemudian dipromosikan sebagai Gubernur Sumatra, ketika Kerajaan Belanda diduduki oleh Napoleon Bonaparte dari Prancis. Sewaktu Raffles menjabat sebagai penguasa Hindia Belanda, ia telah mengusahakan banyak hal, yang mana antara lain adalah sebagai berikut: dia mengintroduksi otonomi terbatas, menghentikan perdagangan budak, mereformasi sistem pertanahan pemerintah kolonial Belanda, menyelidiki flora dan fauna Indonesia, meneliti peninggalan-peninggalan kuno seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan, Sastra Jawa serta banyak hal lainnya. Tidak hanya itu, demi meneliti dokumen-dokumen sejarah Melayu yang mengilhami pencarian Raffles akan Candi Borobudur, ia pun kemudian belajar sendiri Bahasa Melayu. Hasil penelitiannya di pulau Jawa dituliskannya pada sebuah buku berjudul: History of Java, yang menceritakan mengenai sejarah pulau Jawa.undefined


Dengan demikian,  kepemimpinan Raffles dapat sedikit melegakan rakyat Indonesia karena banyak jasa-jasa Raffles yang dianggap berguna bagi rakyat Indonesia saat itu, yang sangat jauh berbeda dengan pemerintahan Belanda, diantaranya peduli dengan sejarah, mengintroduksi otonomi terbatas, menghentikan perdagangan budak, mereformasi sistem pertanahan pemerintah kolonial Belanda, menyelidiki flora dan fauna Indonesia.undefined

Roboguru

Di Indonesia, lnggris menunjuk Sir Thomas Raffles sebagai gubernur jenderal. Kebijakan yang ditempuh Raffles selama berkuasa di Indonesia adalah membagi wilayah Pulau Jawa menjadi 16 keresidenan. Pemb...

Pembahasan Soal:

Thomas Stamford Raffles merupakan seorang warga negara Inggris yang menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada tahun 1813 hingga 1816. Selama pemerintahannya, Rffles mengeluarkan kebijakan di berbagai bidang, salah satunya bidang pemerintahan di mana Raffles membagi Pulau Jawa menjadi 16 keresidenan. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kekuasaan para raja dan sultan dengan menempatkan orang-orang Eropa sebagai pemimpin residen yang membawahi pada bupati pribumi. Sehingga, mempermudah pemerintahan untuk melakukan pengawasan terhadap daerah-daerah yang dikuasainya.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah E.

Roboguru

Bagaimana keadaan rakyat Indonesia pada masa penjajahan Inggris?

Pembahasan Soal:

Pendudukan Inggris di Indonesia berlangsung pada tahun 1811-1816, tepatnya pada masa Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles. Pada masa pemerintahan Raffles, pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan, yakni pelaksanaan sistem sewa tanah, penghapusan penyerahan wajib hasil bumi serta kerja rodi, penghapusan sistem monopoli dan peletakan desa sebagai unit administrasi penjajahan. Kebijakan tersebut sebenarnya berdampak positif bagi rakyat pribumi. Namun dalam perkembangannya terjadi penyelewengan sehingga menyebabkan kondisi rakyat pribumi tetap menderita seperti pada masa pemerintahan Daendels. Penyelewengan pada masa pendudukan Inggris yang menyebabkan kondisi rakyat pribumi tetap menderita adalah sistem sewa tanah yang membebani rakyat, monopoli oleh penjajah menyebabkan terjadinya situasi yang tidak sehat dalam perdagangan, serta masih dilakukannya kerja rodi dan penyerahan wajib hasil bumi.

Dengan demikian, kondisi rakyat pada masa pendudukan Inggris tetap menderita akibat penyelewengan kebijakan pemerintah.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved