Iklan

Pertanyaan

Si Tanpa Biji yang Manis dan Mudah Berbuah Dalam usaha tani semangka seedless , mudah tidaknya pembentukan buah hasil persilangan menjadi salah. satu indikator utama varietas semangka jenis ini menjadi pilihan. Pasalnya, penyerbukan bunga semangka ini masih harus dibantu tenaga manusia sehingga bisa dibayangkan, andaikata sebuah varietas semangka seedless buahnya sulit terbentuk. Padahal petani tentusaja sudah mengeluarkan biaya ekstra, tidak hanya untuk ongkos penyerbukan, tapi juga ongkos yang lainnya. Demikian pula dengan Sigit. Salah satu alasan ia langsung menyukai Classic adalah karena pembentukan buahnya sangat mudah dan seragam. ''Pembentukan buahnya garnpang sekali mas. Buah yang terbentuk juga lebih seragam ukurannya," ujar Sigit Menurut Tipyono, umur semangka ini juga lebih genjah lima sampai seminggu dibanding semangka seedless lain. Setidaknya saat memasuki umur 60HST semangka ini sudah bisa dipanen. Sigit juga mengatakan, ukuran buah semangka seedless Classic itu sudah sangat ideal. Dalam artian ideal sesuai standar pasar. Dari basil panennya, berat per buahnya rata-rata 6 kg. "Bahkan tidak sedikit yang mencapai delapan sampai sembilan kilo. Pasarnya juga tidak ada masalah, karena sudah bisa langsung diterirna pasar," terangnya. Demikian puladengan Tipyono. Dari sekitar 8.000 pohon yang ditanamnya, rata-rata bisa menghasilkan buah dengan berat berkisar antara 5-6 kg/buah. Meskipun ditanam dalam kondisi lingkungan yang kurang optimal, karena lahannya sering tergenang akibat hujan, lebih dari satu ton semangkanya masih bisa masuk kelas A. “Menurut pedagang yang membeli semangka saya ini, ada semangka jenis lain yang kondisi lingkungannya sama dengan di sini, hanya bisa menghasilkan empat kwintal kelas A dari total luasan satu hektar. Jadi ini masih lebih baik," ucap Tipyono. Tidak heran kalau sejumlah petani mulai tertarik untuk mengembangkan semangka tanpa biji Classic ini Sigit sendiri mengatakan sudah ada tiga petani lainnya yang ikut menanam dan sudah memasuki masa panen. "Petani di sini mulai banyak yang menyukai semangka ini. Sekarang sudah ada tiga petani yang menanam dan sebentar lagi panen Mereka tertarik karena pembuahannya memang bagus dan buah yang dihasilkan juga sesuai standar," terang Sigit kepada Abdi Tani: (AT : Vol. 11 No. 3 Edisi XL, Juli - September 2010) Sumber: -www.tanindo.com/index.php ?option=coni_conte nt&view=article&id=349:si-tanpa-biJi-yang-manis-dan-mudah berbuah&catid=367:si-tanpa- berbuah&Itemid=95 diakses 12Agustus 2014 biji-yang-manis-dan-mudah Mengapa semangka tanpa biji memiliki karakter yang lebih unggul dari sudut pandang manusia?

Si Tanpa Biji yang Manis dan Mudah Berbuahspace space 
 

    Dalam usaha tani semangka seedless, mudah tidaknya pembentukan buah hasil persilangan menjadi salah. satu indikator utama varietas semangka jenis ini menjadi pilihan. Pasalnya, penyerbukan bunga semangka ini masih harus dibantu tenaga manusia sehingga bisa dibayangkan, andaikata sebuah varietas semangka seedless buahnya sulit terbentuk. Padahal petani tentu saja sudah mengeluarkan biaya ekstra, tidak hanya untuk ongkos penyerbukan, tapi juga ongkos yang lainnya.space space 


    Demikian pula dengan Sigit. Salah satu alasan ia langsung menyukai Classic adalah karena pembentukan buahnya sangat mudah dan seragam. ''Pembentukan buahnya garnpang sekali mas. Buah yang terbentuk juga lebih seragam ukurannya," ujar Sigit Menurut Tipyono, umur semangka ini juga lebih genjah lima sampai seminggu dibanding semangka seedless lain. Setidaknya saat memasuki umur 60HST semangka ini sudah bisa dipanen.space space 


    Sigit juga mengatakan, ukuran buah semangka seedless Classic itu sudah sangat ideal. Dalam artian ideal sesuai standar pasar. Dari basil panennya, berat per buahnya rata-rata 6 kg. "Bahkan tidak sedikit yang mencapai delapan sampai sembilan kilo. Pasarnya juga tidak ada masalah, karena sudah bisa langsung diterirna pasar," terangnya.space space 


    Demikian puladengan Tipyono. Dari sekitar 8.000 pohon yang ditanamnya, rata-rata bisa menghasilkan buah dengan berat berkisar antara 5-6 kg/buah. Meskipun ditanam dalam kondisi lingkungan yang kurang optimal, karena lahannya sering tergenang akibat hujan, lebih dari satu ton semangkanya masih bisa masuk kelas A. “Menurut pedagang yang membeli semangka saya ini, ada semangka jenis lain yang kondisi lingkungannya sama dengan di sini, hanya bisa menghasilkan empat kwintal kelas A dari total luasan satu hektar. Jadi ini masih lebih baik," ucap Tipyono. Tidak heran kalau sejumlah petani mulai tertarik untuk mengembangkan semangka tanpa biji Classic ini Sigit sendiri mengatakan sudah ada tiga petani lainnya yang ikut menanam dan sudah memasuki masa panen. "Petani di sini mulai banyak yang menyukai semangka ini. Sekarang sudah ada tiga petani yang menanam dan sebentar lagi panen Mereka tertarik karena pembuahannya memang bagus dan buah yang dihasilkan juga sesuai standar," terang Sigit kepada Abdi Tani: (AT : Vol. 11 No. 3 Edisi XL, Juli - September 2010)space space 


Sumber: -www.tanindo.com/index.php ?option=coni_conte nt&view=article&id=349:si-tanpa-biJi-yang-manis-dan-mudah berbuah&catid=367:si-tanpa- berbuah&Itemid=95 diakses 12Agustus 2014 biji-yang-manis-dan-mudahspace space 

Mengapa semangka tanpa biji memiliki karakter yang lebih unggul dari sudut pandang manusia?space space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

13

:

55

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pembahasan
lock

Semangka tanpa biji dalam proses pemanfaatan jumlah kromosom pada semangka sehingga sifatnya adalah triploid . Dampak dari semangka triploid ini adalah tidak menghasilkannya keturunan/ biji . Hal ini merupakan karakter unggul dari sudut pandang manusia, karena b erat perbuahnya sangat ideal, laku dipasaran karena konsumen memakan tanpa terganggu dengan bijinya, dan petani menjualnya lebih mahal dibandingkan semangka jenis lainnya.

Semangka tanpa biji dalam proses pemanfaatan jumlah kromosom pada semangka sehingga sifatnya adalah triploid. Dampak dari semangka triploid ini adalah tidak menghasilkannya keturunan/ biji. Hal ini merupakan karakter unggul dari sudut pandang manusia, karena berat perbuahnya sangat ideal, laku dipasaran karena konsumen memakan tanpa terganggu dengan bijinya, dan petani menjualnya lebih mahal dibandingkan semangka jenis lainnya.space space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Si Tanpa Biji yang Manis dan Mudah Berbuah Dalam usaha tani semangka seedless , mudah tidaknya pembentukan buah hasil persilangan menjadi salah. satu indikator utama varietas semangka jenis ini m...

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia