Iklan

Pertanyaan

Seorang peneliti menyilangkan galur murni tanaman kacang kapri biji bulat warna hijau dengan biji kisut warna kuning (bulat dan kuning bersifat dominan). Penelitian sesuai hukum Mendel, dilakukan sampai diperoleh keturunan F 2 . Hasil panen biji F 2 diperoleh 6400 biji kacang kapri. Bila ingin memisahkan biji bulat warna kuning dengan biji kisut warna hijau, maka secara berurutan masing-masing berjumlah... .

Seorang peneliti menyilangkan galur murni tanaman kacang kapri biji bulat warna hijau dengan biji kisut warna kuning (bulat dan kuning bersifat dominan). Penelitian sesuai hukum Mendel, dilakukan sampai diperoleh keturunan F2. Hasil panen biji F2 diperoleh 6400 biji kacang kapri. Bila ingin memisahkan biji bulat warna kuning dengan biji kisut warna hijau, maka secara berurutan masing-masing berjumlah... .space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

26

:

52

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

persilangan kedua menghasilkan biji kapri bulat warna kuning sebanyak 3.600 biji dan biji kapri kisut warna hijau sebanyak 400 biji.

persilangan kedua menghasilkan biji kapri bulat warna kuning sebanyak 3.600 biji dan biji kapri kisut warna hijau sebanyak 400 biji.space 

Pembahasan

Pembahasan
lock

Persilangan antara dua sifat yang berbeda disebut dengan persilangan dihibrid. Berdasarkan soal tersebut, tanaman kacang kapri biji bulat berwarna hijau dapat kita asumsikan memiliki genotipe HHkk, sedangkantanaman kacang kapri biji kisut berwarna kuning dapat kita asumsikan memiliki genotipe hhKK. Gen H (bulat) bersifat dominan terhadap gen h (kisut), sedangkan gen K (kuning)bersifat dominan terhadap gen k (hijau). Persilangan untuk mendapatkan keturunan pertama (F 1 ) dapat dijabarkan sebagai berikut. P 1 : ♀ hhKK > < ♂HHkk (biji kisut, kuning) (biji bulat, hijau) G 1 : hK Hk F 1 : 100% HhKk (biji bulat, kuning) Apabila keturunan pertama (F 1 ) disilangkan dengan sesamanya, maka persilangan yang terjadi adalah sebagai berikut. P2: ♀ HhKk > < ♂HhKk (biji bulat, kuning) (biji bulat, kuning) G2 : HK, Hk, hK, hk HK, Hk, hK, hk P2: Fenotipe pada F2: Biji bulat kuning: nomor 1, 2, 3, 4, 5, 7, 9, 10, 13 Biji bulat hijau: nomor 6, 8, 14 Biji kisut kuning: nomor 11, 12, 15 Biji kisut hijau: nomor 16 Rasio fenotipe F2 adalah biji bulat kuning : biji bulat hijau : biji kisut kuning : biji kisut hijau = 9 : 3 : 3 : 1 Apabila jumlah hasil panen F2 yang diperoleh sebanyak 6.400 biji kacang kapri, maka jumlah F2 yang berfenotipe biji bulat warna kuning dan biji kisut warna hijau secara berurutan adalah sebagai berikut. Jadi, persilangan kedua menghasilkan biji kapri bulat warna kuning sebanyak 3.600 biji dan biji kapri kisut warna hijau sebanyak 400 biji.

Persilangan antara dua sifat yang berbeda disebut dengan persilangan dihibrid. Berdasarkan soal tersebut, tanaman kacang kapri biji bulat berwarna hijau dapat kita asumsikan memiliki genotipe HHkk, sedangkan tanaman kacang kapri biji kisut berwarna kuning dapat kita asumsikan memiliki genotipe hhKK. Gen H (bulat) bersifat dominan terhadap gen h (kisut), sedangkan gen K (kuning) bersifat dominan terhadap gen k (hijau). Persilangan untuk mendapatkan keturunan pertama (F1) dapat dijabarkan sebagai berikut.

P1 :          ♀ hhKK               > <              ♂  HHkk

        (biji kisut, kuning)                   (biji bulat, hijau)

G1 :       hK                                                       Hk

F1:                                    100% HhKk

                                   (biji bulat, kuning)

Apabila keturunan pertama (F1) disilangkan dengan sesamanya, maka persilangan yang terjadi adalah sebagai berikut.

P2:               ♀ HhKk             > <              ♂  HhKk

           (biji bulat, kuning)                 (biji bulat, kuning)

G2 :         HK, Hk, hK, hk                      HK, Hk, hK, hk

P2:

Fenotipe pada F2:

  1. Biji bulat kuning: nomor 1, 2, 3, 4, 5, 7, 9, 10, 13
  2. Biji bulat hijau: nomor 6, 8, 14
  3. Biji kisut kuning: nomor 11, 12, 15
  4. Biji kisut hijau: nomor 16

Rasio fenotipe F2 adalah biji bulat kuning : biji bulat hijau : biji kisut kuning : biji kisut hijau = 9 : 3 : 3 : 1

Apabila jumlah hasil panen F2 yang diperoleh sebanyak 6.400 biji kacang kapri, maka jumlah F2 yang berfenotipe biji bulat warna kuning dan biji kisut warna hijau secara berurutan adalah sebagai berikut.

begin mathsize 14px style biji space bulat space kuning equals 9 over 16 cross times 6.400 equals 3.600 space biji end style

begin mathsize 14px style biji space kisut space hijau equals 1 over 16 cross times 6.400 equals 400 space biji end stylespace space 

Jadi, persilangan kedua menghasilkan biji kapri bulat warna kuning sebanyak 3.600 biji dan biji kapri kisut warna hijau sebanyak 400 biji.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Iklan

Pertanyaan serupa

Tanaman kacang ercis berbiji bulat kuning (BbKk) disilangkan dengan kacang ercis berbiji keriput kuning (bbKk). Bila dihasilkan 800 tanaman, maka tanaman yang berbiji bulat hijau berjumlah ....

13

3.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia