Diare adalah buang air besar dengan konsistensi tinja lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensi lebih sering dari biasanya (tiga kali atau lebih) dalam satu hari. Penyakit diare adalah penyakit yang disebabkan adanya infeksi bakteri atau protozoa pada usus besar. Infeksi tersebut mengakibatkan proses penyerapan air di usus besar terganggu sehingga feses menjadi encer. Walaupun terjadi dikarenakan infeksi bakteri, namun dokter biasanya memberikan obat berupa vitamin B kompleks. Vitamin B kompleks dibutuhkan oleh tubuh untuk proses metabolisme, menggunakan energi dari makanan, memproduksi sel darah merah, untuk menjaga sistem saraf pusat, meningkatkan kesehatan kulit dan saraf, memproduksi DNA dan membantu pertumbuhan tubuh.
Selain itu, dalam vitamin B kompleks, terdapat kandungan bakteri asam laktat, yang berfungsi untuk meningkatkan nilai nutrisi makanan, mengontrol infeksi pada usus, dan meningkatkan digesti (pencernaan) laktosa. Bakteri ini juga bisa menghambat pertumbuhan bakteri lain dengan memproduksi protein yang disebut bakteriosin, bahkan beberapa spesies bakteri asam laktat bersifat probiotik yang dapat bertahan melewati pH lambung yang rendah dan menempel di usus. Bakteri jahat di usus akan berkurang karena kalah melawan bakteri asam laktat ini.
Jadi, vitamin B kompleks mengandung bakteri asam laktat, yang berfungsi untuk meningkatkan nilai nutrisi makanan, mengontrol infeksi pada usus, meningkatkan digesti (pencernaan) laktosa, dan menghambat pertumbuhan bakteri lain.