Roboguru

Seorang etnolog Inggris yang mengusulkan istilah Indunesians dan Malayunesians untuk penduduk Kepulauan Hindia atau Malayan Archipelago ialah...

Pertanyaan

Seorang etnolog Inggris yang mengusulkan istilah Indunesians dan Malayunesians untuk penduduk Kepulauan Hindia atau Malayan Archipelago ialah...

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Seorang etnolog Inggris yang mengusulkan istilah Indunesians dan Malayunesians untuk penduduk Kepulauan Hindia atau Malayan Archipelago ialah George Samuel Windsor Earl. Ia menggunakan istilah 'Indu-nesians' dalam artikel jurnal Journal of The Indian Archipelago untuk menyebut penduduk di wilayah Kepulauan Hindia. Istilah Indu-nesians kemudian dipopulerkan dan diadopsi sebagai nama Indonesia.

Dengan demikian, pencetus istilah Indunesians dan Malayunesians adalah George Samuel WIndsor Earl.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

K. Ivan

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Buatlah perbandingan dari beberapa sifat pergerakan nasional dari tahun 1900-an hingga tahun 1930-an!

Pembahasan Soal:

Pada tahun 1900-an, pergerakan nasional adalah sebagai berikut.

  1. Pergerakan nasional diwarnai dengan perjuangan untuk memperbaiki kondisi sosial dan budaya. Hal ini terlihat dari beberapa organisasi yang muncul pada saat ini seperti (1) Budi Utomo yang bertujuan untuk memajukan pengajaran dan kebudayaan; (2) Sarekat Islam yang bertujuan untuk memajukan perdagangan, membantu para anggotanya yang kesulitan, dan memajukan kehidupan agama Islam; dan (3) Muhammadiyah yang bertujuan untuk memajukan pendidikan dan pengajaran yang berdasarkan agama Islam.
  2. Sifat gerakannya moderat dan kooperatif atau kerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda. Hal ini tercermin dengan beberapa anggota Budi Utomo dan Sarekat Islam yang ditempatkan di Volksraad atau Dewan Rakyat, sebuah lembaga perwakilan di Hindia Belanda. 
  3. Pergerakan nasional bersifat kedaerahan dengan mementingkan golongannya sendiri. Misalnya, dalam tujuan Budi Utomo, tujuannya hanya terfokus untuk penduduk Jawa dan Madura. Selain itu, beberapa organisasi kepemudaan daerah lainnya juga lebih bersifat kedaerahan seperti Jong Bataks Bond (organisasi pemuda suku Batak dari Sumatera), Jong Sumatranen Bond (pemuda Sumatera terutama dari suku Minang dan Melayu), dan Jong Cleebes (organisasi pemuda Sulawesi terutama suku Minahasa).

Sedangkan pada tahun 1930-an, pergerakan nasional adalah sebagai beriku.

  1. Adanya rasa persatuan setelah Sumpah Pemuda 1928 sehingga bersifat nasional. Sumpah Pemuda 1928 menyatukan berbagai pemuda yang berasal dari suku bangsa, agama, dan budaya yang berbeda sehingga timbul rasa persatuan dengan menjunjung gerakan yang bersifat nasional. Realisasi dari Sumpah Pemuda tersebut adalah adanya satu wadah bagi berbagai  organisasi pemuda lokal yang bernama Indonesia Muda pada tahun 1930.
  2. Organisasi bergerak di bidang politik. Organisasi yang muncul pada periode ini banyak yang bergerak di bidang politik dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Salah satu organisasi ini adalah Partai Indonesia yang didirikan pada tahun 1931.
  3. Pergerakan bersifat non-kooperatif atau tidak mau bekerja sama dengan pemerintah Belanda dan menuntut kemerdekaan Indonesia. Akibat pemerintah kolonial Belanda yang semakin bertindak represif kepada organisasi pergerakan nasional, banyak para tokoh pergerakan yang ditangkap dan diasingkan. Salah satunya adalah Ir. Soekarno yang diasingkan ke kota Ende, Pulau Flores pada tahun 1934. Hal ini dipicu karena tindakan non-kooperatif para tokoh pergerakan yang menuntut kemerdekaan Indonesia.

Jadi, perbedaan dari pergerakan nasional tahun 1900-an hingga 1930-an adalah pada 1900-an pergerakan nasional diwarnai dengan perjuangan untuk memperbaiki kondisi sosial dan budaya, sifat gerakannya moderat dan kooperatif atau kerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda, dan pergerakan nasional bersifat kedaerahan dengan mementingkan golongannya sendiri. Sedangkan pada tahun 1930-an adalah adanya rasa persatuan setelah Sumpah Pemuda 1928 sehingga pergerakan bersifat nasional, organisasi bergerak di bidang politik, dan pergerakan bersifat non-kooperatif atau tidak mau bekerja sama dengan pemerintah Belanda serta menuntut kemerdekaan Indonesia. space

0

Roboguru

Alasan digunakannya jalur organisasi untuk perjuangan meraih kemerdekaan adalah….

Pembahasan Soal:

Gerakan rakyat yang dimotori para cendikiawan ini menghindari cara-cara kekerasan, kecuali dalam kasus pemberontakan PKI pada tahun 1926-1927 di Jawa dan Sumatera Barat. Alasan digunakan jalur organisasi untuk perjuangan meraih kemerdekaan karena bangsa Indonesia sadar bahwa mereka tidak sanggup untuk menandingi kekuatan persenjataan, keuangan, organisasi serta militer yang dimiliki Belanda. Penggunaan media masa untuk menyuarakan aspirasi dianggap sebagai upaya persuasi dan diplomasi. Pada saat itu banyak tokoh terpelajar yang memprakarsai terbitnya berbagai media yang melakukan kritik serta agitasi menentang berbagai kebijakan pemerintah kolonial Belanda.

0

Roboguru

Dibawah ini bukan ciri perlawanan terhadap kolonialisme sebelum lahirnya kesadaran Nasional....

Pembahasan Soal:

Selama masa penjajahan, bangsa Indonesia melakukan berbagai strategi perlawanan. Namun, terdapat strategi perlawanan yang dilakukan sebelum dan sesudah peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928. Peristiwa Sumpah Pemuda merupakan puncak dari Pergerakan Nasional yang bermula dengan berdirinya organisasi Budi Utomo tahun 1908. Sehingga pola perjuangan yang dilakukan berbeda antara sebelum dan sesudah tahun 1908. Berikut ini merupakan pola perjuangan sebelum tahun 1908.

  • Berbagai bentuk perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia masih bersifat kedaerahan.
  • Perlawanan yang dilakukan tidak dilakukan secara bersama-sama dan serentak.
  • Perlawanan hanya bergantung pada instruksi dan arahan pemimpin, sehingga ketika pemimpin tertangkap maka perlawanan akan tidak berlanjut.
  • Kualitas senjata yang dimiliki rakyat Indonesia tidak sebanding dengan senjata milik Belanda.
  • Rakyat Indonesia yang masih saja berulang kali terjebak politik licik milik Belanda (Politik adu domba).
  • Adanya beberapa masyarakat Indonesia yang khianat terhadap bangsanya sendiri, dimana ia justru membeberkan suatu rahasia perlawanan pimpinannya kepada bangsa Belanda.
  • Belum terciptanya perasaan senasib yang kuat di antara masyarakat Indonesia.
  • Berbagai bentuk perlawanan masih belum terorganisasi secara modern.
  • Masih rendahhnya mutu pendidikan dan kesehatan masyarakat Indonesia kala itu.
  • Bentuk-bentuk perlawanan masih menggunakan fisik, belum menggunakan jalur diplomasi.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Pada abad ke 20 perjuangan rakyat Indonesia lebih mengutamakan perjuangan melalui organisasi hal ini disebabkan oleh ....

Pembahasan Soal:

Setelah diterapkan Politik Etis, pendidikan di tanah Hindia Belanda semakin berkembang, termasuk kaum bumiputera mendapat kesempatan bersekolah. Berkembangnya pendidikan yang diikuti kaum bumiputera telah melahirkan kaum terpelajar yang kemudian mendorong gerakan nasionalisme untuk berjuang melawan penjajahan lewat munculnya organisasi-organisasi di Indonesia.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Beberapa organisasi yang lahir pada masa pergerakan nasional, adalah...

Pembahasan Soal:

Pergerakan Nasional merupakan suatu gerakan, yang bertujuan untuk melawan segala bentuk penjajahan di tanah air tanpa menggunakan perlawanan senjata. Dan Pergerakan ini pun dilakukan dalam berbagai bidang, seperti politik, ekonomi, sosial dan juga budaya. Gerakan ini dilakukan melalui berbagai organisasi, yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Adapun beberapa organisasi yang lahir pada masa pergerakan nasional diantaranya Budi Utomo, Sarekat Islam, Perhimpunan Indonesia dan berbagai organisasi lainnya.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved