Iklan

Iklan

Pertanyaan

Seorang dokter melakukan perbandingan terhadap beberapa tipe aktivitas, tempat tinggal, dan pola kebiasaan dari sekelompok masyarakat. Hasil perbandingan menunjukkan beberapa hal diantaranya: rata-rata seorang atlet memiliki jumlah eritrosit lebih tinggi daripada rata-rata orang yang intensitas olahraga lebih sedikit, rata-rata masyarakat yang tinggal pada wilayah dengan ketinggian 10 m di atas permukaan laut memiliki jumlah eritrosit lebih banyak dari pada kelompok masyarakat yang tinggal pada ketinggian 300 m di atas permukaan laut, rata-rata jumlah eritrosit seseorang yang tinggal di perkotaan lebih sedikit daripada rata-rata jumlah eritrosit seseorang yang tinggal di pedesaan. Dari keseluruhan data yang diperoleh tersebut, kesimpulan yang dapat diambil mengenai faktor penentu jumlah eritrosit adalah ….

Seorang dokter melakukan perbandingan terhadap beberapa tipe aktivitas, tempat tinggal, dan pola kebiasaan dari sekelompok masyarakat. Hasil perbandingan menunjukkan beberapa hal diantaranya: rata-rata seorang atlet memiliki jumlah eritrosit lebih tinggi daripada rata-rata orang yang intensitas olahraga lebih sedikit, rata-rata masyarakat yang tinggal pada wilayah dengan ketinggian 10 m di atas permukaan laut memiliki jumlah eritrosit lebih banyak dari pada kelompok masyarakat yang tinggal pada ketinggian 300 m di atas permukaan laut, rata-rata jumlah eritrosit seseorang yang tinggal di perkotaan lebih sedikit daripada rata-rata jumlah eritrosit seseorang yang tinggal di pedesaan. Dari keseluruhan data yang diperoleh tersebut, kesimpulan yang dapat diambil mengenai faktor penentu jumlah eritrosit adalah ….

  1. Jumlah eritrosit dipengaruhi oleh keberadaan oksigen, semakin tinggi jumlah oksigen maka jumlah eritrosit akan semakin banyak, semakin rendah jumlah oksigen maka jumlah eritrosit akan semakin sedikit.

  2. Jumlah eritrosit dipengaruhi oleh keberadaan oksigen, semakin tinggi jumlah oksigen maka jumlah eritrosit akan semakin rendah, semakin rendah jumlah oksigen maka jumlah eritrosit akan semakin banyak.

  3. Jumlah eritrosit dipengaruhi oleh kandungan nutrisi, semakin tinggi nutrisi yang dikonsumsi maka jumlah eritrosit akan semakin rendah, semakin rendah nutrisi yang dikonsumsi maka jumlah eritrosit akan semakin banyak.

  4. Jumlah eritrosit dipengaruhi oleh kandungan nutrisi, semakin tinggi nutrisi yang dikonsumsi maka jumlah eritrosit akan semakin rendah, semakin rendah nutrisi yang dikonsumsi maka jumlah eritrosit akan semakin banyak.

  5. Jumlah eritrosit dipengaruhi oleh kadar polusi di udara, semakin tinggi polusi maka jumlah eritrosit akan semakin rendah, semakin rendah polusi maka jumlah eritrosit akan semakin banyak.

Iklan

A. Handoko

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Makassar

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang benar adalah B.

jawaban yang benar adalah B.

Iklan

Pembahasan

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah eritrosit dalam tubuh. Faktor tersebut diantaranya jumlah oksigen, keberadaan vitamin B12, zat besi pendukung, asam folat, dan hormon eritropoetin. Jika dilakukan analisis dari soal, atlet, ketinggian, dan lingkungan tempat tinggal memiliki persamaan dalam hal keberadaan oksigen. Seorang atlet yang sering melakukan olahraga akan cenderung mengalami kekurangan suplai oksigen dalam tubuh akibat aktivitas secara anaerobik, masyarakat yang tinggal pada tempat tinggi memiliki kondisi yang cenderung memiliki oksigen lebih sedikit karena massa jenis oksigen cenderung membuat oksigen berkumpul pada dataran rendah, dan daerah perkotaan memiliki kadar oksigen lebih rendah karena adanya pencemaran udara. Ketika oksigen dalam jumlah lebih sedikit, maka tubuh akan memproduksi eritrosit lebih banyak dari jumlah normal. Hal ini dilakukan agar kebutuhan oksigen dapat terpenuhi dengan adanya jumlah pengikat oksigen lebih banyak dari semula. Sedangkan faktor lain seperti nutrisi, dan polusi tidak dapat ditarik persamaannya dari ketiga sampel yang ada. Dengan demikian jawaban yang benar adalah B.

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah eritrosit dalam tubuh. Faktor tersebut diantaranya jumlah oksigen, keberadaan vitamin B12, zat besi pendukung, asam folat, dan hormon eritropoetin. Jika dilakukan analisis dari soal, atlet, ketinggian, dan lingkungan tempat tinggal memiliki persamaan dalam hal keberadaan oksigen. Seorang atlet yang sering melakukan olahraga akan cenderung mengalami kekurangan suplai oksigen dalam tubuh akibat aktivitas secara anaerobik, masyarakat yang tinggal pada tempat tinggi memiliki kondisi yang cenderung memiliki oksigen lebih sedikit karena massa jenis oksigen cenderung membuat oksigen berkumpul pada dataran rendah, dan daerah perkotaan memiliki kadar oksigen lebih rendah karena adanya pencemaran udara. Ketika oksigen dalam jumlah lebih sedikit, maka tubuh akan memproduksi eritrosit lebih banyak dari jumlah normal. Hal ini dilakukan agar kebutuhan oksigen dapat terpenuhi dengan adanya jumlah pengikat oksigen lebih banyak dari semula. Sedangkan faktor lain seperti nutrisi, dan polusi tidak dapat ditarik persamaannya dari ketiga sampel yang ada. Dengan demikian jawaban yang benar adalah B.

42

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan pernyataan berikut! kadar O 2 ​ dalam darah meningkat kadar dalam plasma darah meningkat laju difusi dari paru-paru ke dalam darah meningkat suplai darah ke jaringan menjadi ...

170

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia