Sebutkan perbedaan kedua penggalan cerpen tersebut dari sisi penggunaan sudut pandang, gaya bahasa, dan jenis kalimat! Jawaban ditulis berupa tabel!

Pertanyaan

Perhatikan teks berikut!


Teks 1

Bulan perak sebesar semangka bertengger di langit. la diam tak bergerak, seperti terjebak dalam bingkai jendela kamar perempuan itu. Dari dalam kamarnya, perempuan itu menatap bulan lekat-lekat, seolah mengisap seluruh cahayanya. Suatu kebiasaan yang membuat hatinya bergetar. Kini bulan itu menari-nari di manis matanya. Menjelma wajah seorang lelaki yang sangat dirindukannya: suaminya, yang jantungnya meledak oleh timah panas pada sebuah zaman yang begitu gelap, begitu kalap, di mana setiap kekuatan dan semangat menjelma menjadi api yang membakar ratusan ribu jiwa hingga tinggal rangka. Memandang bulan itu, ia merasakan ada getaran kerinduan yang mengalir di rongga jiwanya. Kerinduan yang terasa pahit, tapi tetap saja diharapkan hadir memeluknya.


Teks 2

Kerinduanku pada mendiang ayah tak membuat langkahku surut untuk menyambangi komplek pemakaman. Di sana, kulihat kerumunan peziarah sedang riuh membaca yasin di sekeliling pemakaman. "Kau tentu tahu di mana posisi pusara ayahmu, bukan? Sebab setiap kali ziarah, kaulah yang selalu memimpin zikir dan doa," desah Ibu. Kubayangkan makam ayah yang selalu sendirian, hening, dan tanpa peziarah-seperti tahun-tahun sebelumnya. Tetapi, dugaanku ternyata salah. Di sekeliling pusara ayah, kulihat seorang wanita paruh baya beserta tiga orang pemuda, serta seorang gadis yang usianya seukuran denganku. Aku sempat tak percaya dengan pemandangan yang saat ini aku lihat. Langkahku gemetaran.space 

Sebutkan perbedaan kedua penggalan cerpen tersebut dari sisi penggunaan sudut pandang, gaya bahasa, dan jenis kalimat! Jawaban ditulis berupa tabel!space  

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Cerpen adalah karya fiksi berupa prosa yang ditulis dengan permasalahan tertentu, bersifat imajinatif dari penulisnya. Sebuah cerpen dibangun oleh dua unsur, unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. 

Berikut ini unsur-unsur yang ada di dalam cerpen, diantaranya:

a. Sudut pandang adalah cara pengarang menempatkan dirinya dan hadir sebagai pelaku atau tokoh dalam cerita. Sudut pandang dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Sudut pandang orang pertama tunggal menggunakan kata ganti "aku", dan sudut pandang orang pertama jamak menggunakan kata ganti "kami".
  • Sudut pandang orang kedua menggunakan kata ganti "kamu” atau “kau” atau “anda”.
  • Sudut pandang orang ketiga tunggal menggunakan kata ganti "dia", dan sudut pandang orang ketiga jamak menggunakan kata ganti "mereka".
  • Sudut pandang orang campuran menggunakan kata ganti “aku”, “kamu”, “kami”, “mereka”, dan atau “dia”.

b. Gaya bahasa adalah cara yang digunakan oleh pengarang dalam mengungkapkan pemikiran atau idenya melalui bahasa yang bergaya khas di dalam suatu karya tulis. Ada beberapa gaya bahasa yang yang sering digunakan di dalam cerpen, diantaranya:

  • Gaya bahasa personifikasi, yaitu gaya bahasa yang mengumpamakan benda mati sebagai benda yang hidup.
  • Gaya bahasa hiperbola, yaitu gaya bahasa yang mengandung suatu pernyataan yang berlebihan, dengan membesar-besarkan sesuatu hal yang diungkapkan secara berlebihan.

c. Jenis-jenis kalimat yang sering digunakan di dalam cerpen diantaranya:

  • Kalimat bermakna lampau, yaitu kalimat yang menerangkan bahwa kejadian dalam teks adalah kejadian di masa lalu.
  • Kalimat langsung, yaitu kalimat yang ditulis sesuai dengan kutipan pembicaraan orang.
  • Kalimat tidak langsung, yaitu kalimat yang memberitahukan perkataan orang dalam bentuk kalimat berita.


Dengan demikian, berdasarkan penjelasan di atas maka perbedaan kedua penggalan cerpen tersebut dari sisi penggunaan sudut pandang, gaya bahasa, dan jenis kalimat adalah sebagai berikut.undefined

No Unsur Teks 1 Teks 2
1. Sudut pandang Orang ketiga tunggal, karena menggunakan kata ganti "ia". Orang pertama karena menggunakan kata ganti "aku".
2. Gaya bahasa Gaya bahasa personifikasi, tampak pada kalimat, "...bulan itu menari-nari di manis matanya." Gaya bahasa hiperbola, tampak pada kalimat "...tak membuat langkahku surut..."
3. Jenis kalimat Kalimat bermakna lampau yang ditandai oleh fungsi-fungsi kelampauan, terlihat pada kalimat, "pada sebuah zaman yang begitu gelap,..."

Kalimat langsung yang ditandai adanya tuturan langsung, yakni "kau tentu tahu di mana posisi pusara ayahmu, bukan?Sebab setiap kali ziarah, kaulah yang selalu memimpin zikir dan doa," desah Ibu.

 

463

5.0 (2 rating)

Pertanyaan serupa

Ketika kami datang, mereka melakukan diskusi yang hebat. Kalimat utama dalam kalimat adalah ...

505

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia