Iklan

Pertanyaan

Sebutkan dan jelaskan tentang karakteristik dan dinamika perairan laut? (jenis laut, kedalaman laut, keadaan fisik laut, batas laut, morfologi dasar laut, manfaat laut)

Sebutkan dan jelaskan tentang karakteristik dan dinamika perairan laut? (jenis laut, kedalaman laut, keadaan fisik laut, batas laut, morfologi dasar laut, manfaat laut)space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

27

:

46

Klaim

Iklan

A. Kusuma

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Jenis Laut Menurut Proses Terjadinya Laut Transgresi, ialah laut yang terjadi karena adanya suatu perubahan permukaan laut secara positif (secara meluas). Perubahan permukaan ini terjadi karena naiknya permukaan air laut atau daratannya yang turun, sehingga bagian-bagian daratan yang rendah tergenang air laut. Perubahan ini terjadi pada zaman es. Contohnya pada laut jenis ini yaitu Laut Jawa, Laut Arafuru, dan Laut Utara. Laut Ingresi, yaitu laut yang terjadi karena adanya penurunan tanah di dasar laut. Oleh sebab itu laut ini sering disebut dengan laut tanah turun. Penurunan tanah di dasar laut akan membentuk sebuah lubuk laut dan palung laut. Contohnya pada lubuk Sulu, Lubuk Sulawesi, dan Lubuk Karibia. Laut Regresi, ialah laut yang menyempit. Penyempitan terjadi karena adanya pengendapan oleh batuan (pasir, lumpur, dan lain-lain) yang dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di laut tersebut. Penyempitan laut banyak terjadi di pantai utara pulau Jawa. Jenis Laut Menurut Letaknya Laut Tepi, ialah laut yang terletak di tepi benua (kontinen) dan seolah-olah terpisah dari samudera luas oleh daratan pulau-pulau atau jazirah. Contohnya pada Laut Cina Selatan dipisahkan oleh kepulauan Indonesia dan Kepulauan Filipina Laut Pertengahan, yaitu laut yang terletak diantara benua-benua. Lautnya dalam dan memiliki gugusan pulau-pulau. Contohnya pada Laut tengah diantara benua Afrika-Asia dan Eropa. Laut pedalaman, ialah laut-laut yang hampir seluruhnya dikelilingi oleh daratan. Contohnya pada Laut Hitam. Jenis Laut Menurut Kedalamannya Zona Lithoral, ialah wilayah pantai atau pesisir. Di wilayah ini pada saat air pasang akan tergenang air, dan pada saat air surut berubah menjadi daratan. Oleh sebab itu wilayah ini sering juga disebut dengan Wilayah Pasang-Surut. Zona Neritic, ialah baris batas wilayah pasang surut hingga kedalaman 150 m. Pada zona ini masih bisa ditembus oleh sinar matahari sehingga pada wilayah ini paling banyak terdapat berbagai jenis kehidupan baik hewan maupun tumbuhan. Zona Bathyal, ialah wilayah laut yang mempunyai kedalaman antara 150 hingga 1800 m. Wilayah ini tidak bisa tertembus sinar matahari, oleh sebab itu kehidupan organismenya tidak sebanyak yang terdapat di Wilayah Neritic. Zona Abysal, ialah wilayah laut yang mempunyai kedalaman lebih dari 1800 m. Di wilayah ini suhunya sangat dingin dan tidak ada tumbuh-tumbuhan. Jenis hewan yang dapat hidup di wilayah ini sangat terbatas. Keadaan fisik lautadalah sebagai berikut. Susunan Kimiawi dan Salinitas Air laut Air laut rasanya asin dan kepahit-pahitan. Hal ini disebabkan air laut mengandung garam-garaman. Suhu atau Temperatur Air Laut Suhu air laut adalah suatu faktor yang penting bagi kehidupan organisme di lautan karena suhu memengaruhi perkembangan organisme-organisme tersebut. Warna Air Laut Warna air laut bergantung kepada beberapa faktor, yaitu bergantung pada zat larutan dari organisme atau zat lain yang terdapat di dalam air. Contohnya Laut Merah airnya kadang-kadang kelihatan merah karena banyak ganggang laut (algae) yang sifatnya memantulkan warna merah dari sinar matahari. Serta bergantung pada warna dasar lautnya. Laut Hitam (sebelah utara Turki) air lautnya kelihatan hitam karena dasar laut itu warnanya hitam. Arus Laut Arus laut adalah gerakan air laut. Pada umumnya arus laut disebabkan oleh pengaruh angin, perbedaan kadar garam air laut, perbedaan suhu, pasang naik, dan pasang surut air laut. Gelombang Laut Gelombang adalah alunan permukaan air yang ditimbulkan oleh angin. Embusan angin sepoi-sepoi pun dapat menimbulkan riak gelombang dan jika terjadi angin badai dapat menimbulkan gelombang besar, demikian juga jika terjadi gempa di dasar laut akan menimbulkan gelombang. Pasang Surut Pasang naik dan pasang surut air laut adalah naik dan turunnya air laut secara beraturan waktunya (periodik), yaitu pada periode 24 jam 50 menit, dan di setiap tempat di bumi mengalami dua kali pasang-naik dan dua kali pasang-surut. Batas laut ini ada beberapa zona, diantaranya adalah: Batas Laut Teritorial Batas laut teritorial adalah batas laut yang ditarik dari sebuah garis dasar dengan jarak 12 mil (19,3 km) ke luar ke arah laut lepas. Batas Landasan Kontinen Batas landasan kontinen merupakan dasar laut yang jika dilihat dari segi geologi maupun geomorfologinya merupakan kelanjutan dari kontinen atau benua. Landas kontinen memiliki kedalaman kurang dari 200 m. Oleh karena itu, wilayah laut dangkal dengan kedalaman 200 m merupakan bagian dari wilayah negara yang berada di kawasan laut tersebut. Batas landas kontinen diukur mulai dari garis dasar pantai ke arah luar dengan jarak paling jauh adalah 200 mil. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) ZEE adalah wilayah laut sejauh 200 mil dari pulau terluar saat air surut. Luas ZEE Indonesia adalah 2.936.345 km2. Morfologi laut adalah sebagai berikut. Lereng benua adalah lereng yang berada di antara benua dan samudra. Lubuk laut adalah cekungan yang ada di dalam laut. Lubuk laut juga bisa disebut sebagai basin. Lubuk laut berbetuk cekungan oval yang tidak terlalu dalam. Lubuk laut terjadi akibat adanya penurunan dasar laut. Penurunan ini dapat disebabkan oleh lipatan. Palung laut adalah cekungan di dalam laut yang berbentuk panjang dan dalam. Palung laut adalah lubuk laut yang terus mengalami penurunan bawah atau ingresi. Ingresi yeng terjadi terus menerus, membuat lubuk laut menjadi semakin kerucut kebawah dan semakin dalam. Sehingga menjadi palung laut. Ambang laut adalah dataran tinggi yang ada di dalam laut. Ambang laut berada pada kedalaman kurang dari 200 meter dari atas permukaan laut. Punggung laut adalah kumpulan dataran tinggi yang ada di laut. Puncak dari punggung laut dapat keluar dari permukaan laut, dan menjadi pulau- pulau. Paparan benua adalah dataran yang semakin mendekati darat, maka ketinggiannya akan semakin melandai. Manfaat Laut Tempat rekreasi dan hiburan Tempat hidup sumber makanan kita Pembangkit listrik tenaga ombak, pasang surut, angin, dsb. Tempat budidaya ikan, kerang mutiara, rumput laun, dll. Tempat barang tambang berada Salah satu sumber air minum (desalinasi) Sebagai jalur transportasi air Sebagai tempat cadangan air bumi Sebagai objek riset penelitian dan pendidikan

Jenis Laut Menurut Proses Terjadinya

  • Laut Transgresi, ialah laut yang terjadi karena adanya suatu perubahan permukaan laut secara positif (secara meluas). Perubahan permukaan ini terjadi karena naiknya permukaan air laut atau daratannya yang turun, sehingga bagian-bagian daratan yang rendah tergenang air laut. Perubahan ini terjadi pada zaman es. Contohnya pada laut jenis ini yaitu Laut Jawa, Laut Arafuru, dan Laut Utara.
  • Laut Ingresi, yaitu laut yang terjadi karena adanya penurunan tanah di dasar laut. Oleh sebab itu laut ini sering disebut dengan laut tanah turun. Penurunan tanah di dasar laut akan membentuk sebuah lubuk laut dan palung laut. Contohnya pada lubuk Sulu, Lubuk Sulawesi, dan Lubuk Karibia. 
  • Laut Regresi, ialah laut yang menyempit. Penyempitan terjadi karena adanya pengendapan oleh batuan (pasir, lumpur, dan lain-lain) yang dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di laut tersebut. Penyempitan laut banyak terjadi di pantai utara pulau Jawa.

Jenis Laut Menurut Letaknya

  • Laut Tepi, ialah laut yang terletak di tepi benua (kontinen) dan seolah-olah terpisah dari samudera luas oleh daratan pulau-pulau atau jazirah. Contohnya pada Laut Cina Selatan dipisahkan oleh kepulauan Indonesia dan Kepulauan Filipina
  • Laut Pertengahan, yaitu laut yang terletak diantara benua-benua. Lautnya dalam dan memiliki gugusan pulau-pulau. Contohnya pada Laut tengah diantara benua Afrika-Asia dan Eropa.
  • Laut pedalaman, ialah laut-laut yang hampir seluruhnya dikelilingi oleh daratan. Contohnya pada Laut Hitam.

Jenis Laut Menurut Kedalamannya

  • Zona Lithoral, ialah wilayah pantai atau pesisir. Di wilayah ini pada saat air pasang akan tergenang air, dan pada saat air surut berubah menjadi daratan. Oleh sebab itu wilayah ini sering juga disebut dengan Wilayah Pasang-Surut.
  • Zona Neritic, ialah baris batas wilayah pasang surut hingga kedalaman 150 m. Pada zona ini masih bisa ditembus oleh sinar matahari sehingga pada wilayah ini paling banyak terdapat berbagai jenis kehidupan baik hewan maupun tumbuhan.
  • Zona Bathyal, ialah wilayah laut yang mempunyai kedalaman antara 150 hingga 1800 m. Wilayah ini tidak bisa tertembus sinar matahari, oleh sebab itu kehidupan organismenya tidak sebanyak yang terdapat di Wilayah Neritic.
  • Zona Abysal, ialah wilayah laut yang mempunyai kedalaman lebih dari 1800 m. Di wilayah ini suhunya sangat dingin dan tidak ada tumbuh-tumbuhan. Jenis hewan yang dapat hidup di wilayah ini sangat terbatas.

Keadaan fisik laut adalah sebagai berikut.

  • Susunan Kimiawi dan Salinitas Air laut
    Air laut rasanya asin dan kepahit-pahitan. Hal ini disebabkan air laut mengandung garam-garaman.
  • Suhu atau Temperatur Air Laut
    Suhu air laut adalah suatu faktor yang penting bagi kehidupan organisme di lautan karena suhu memengaruhi perkembangan organisme-organisme tersebut.
  • Warna Air Laut
    Warna air laut bergantung kepada beberapa faktor, yaitu bergantung pada zat larutan dari organisme atau zat lain yang terdapat di dalam air. Contohnya Laut Merah airnya kadang-kadang kelihatan merah karena banyak ganggang laut (algae) yang sifatnya memantulkan warna merah dari sinar matahari.  Serta bergantung pada warna dasar lautnya. Laut Hitam (sebelah utara Turki) air lautnya kelihatan hitam karena dasar laut itu warnanya hitam. 
  • Arus Laut
    Arus laut adalah gerakan air laut. Pada umumnya arus laut disebabkan oleh pengaruh angin, perbedaan kadar garam air laut, perbedaan suhu, pasang naik, dan pasang surut air laut.
  • Gelombang Laut
    Gelombang adalah alunan permukaan air yang ditimbulkan oleh angin. Embusan angin sepoi-sepoi pun dapat menimbulkan riak gelombang dan jika terjadi angin badai dapat menimbulkan gelombang besar, demikian juga jika terjadi gempa di dasar laut akan menimbulkan gelombang.
  • Pasang Surut
    Pasang naik dan pasang surut air laut adalah naik dan turunnya air laut secara beraturan waktunya (periodik), yaitu pada periode 24 jam 50 menit, dan di setiap tempat di bumi mengalami dua kali pasang-naik dan dua kali pasang-surut.

Batas laut ini ada beberapa zona, diantaranya adalah:

  • Batas Laut Teritorial
    Batas laut teritorial adalah batas laut yang ditarik dari sebuah garis dasar dengan jarak 12 mil (19,3 km) ke luar ke arah laut lepas. 
  • Batas Landasan Kontinen
    Batas landasan kontinen merupakan dasar laut yang jika dilihat dari segi geologi maupun geomorfologinya merupakan kelanjutan dari kontinen atau benua. Landas kontinen memiliki kedalaman kurang dari 200 m. Oleh karena itu, wilayah laut dangkal dengan kedalaman 200 m merupakan bagian dari wilayah negara yang berada di kawasan laut tersebut. Batas landas kontinen diukur mulai dari garis dasar pantai ke arah luar dengan jarak paling jauh adalah 200 mil. 
  • Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
    ZEE adalah wilayah laut sejauh 200 mil dari pulau terluar saat air surut. Luas ZEE Indonesia adalah 2.936.345 km2. 

Morfologi laut adalah sebagai berikut.

  • Lereng benua adalah lereng yang berada di antara benua dan samudra. 
  • Lubuk laut adalah cekungan yang ada di dalam laut. Lubuk laut juga bisa disebut sebagai basin. Lubuk laut berbetuk cekungan oval yang tidak terlalu dalam. Lubuk laut terjadi akibat adanya penurunan dasar laut. Penurunan ini dapat disebabkan oleh lipatan.
  • Palung laut adalah cekungan di dalam laut yang berbentuk panjang dan dalam. Palung laut adalah lubuk laut yang terus mengalami penurunan bawah atau ingresi. Ingresi yeng terjadi terus menerus, membuat lubuk laut menjadi semakin kerucut kebawah dan semakin dalam. Sehingga menjadi palung laut.
  • Ambang laut adalah dataran tinggi yang ada di dalam laut. Ambang laut berada pada kedalaman kurang dari 200 meter dari atas permukaan laut.
  • Punggung laut adalah kumpulan dataran tinggi yang ada di laut. Puncak dari punggung laut dapat keluar dari permukaan laut, dan menjadi pulau- pulau.
  • Paparan benua adalah dataran yang semakin mendekati darat, maka ketinggiannya akan semakin melandai.

Manfaat Laut

  • Tempat rekreasi dan hiburan
  • Tempat hidup sumber makanan kita
  • Pembangkit listrik tenaga ombak, pasang surut, angin, dsb.
  • Tempat budidaya ikan, kerang mutiara, rumput laun, dll.
  • Tempat barang tambang berada
  • Salah satu sumber air minum (desalinasi)
  • Sebagai jalur transportasi air
  • Sebagai tempat cadangan air bumi
  • Sebagai objek riset penelitian dan pendidikan

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia