Roboguru

Sebutkan contoh puisi rakyat!

Pertanyaan

Sebutkan contoh puisi rakyat!space 

Pembahasan Soal:

Puisi rakyat merupakan karya sastra warisan nenek moyang yang memiliki nilai-nilai tertentu dan telah berkembang luas di masyarakat. Puisi rakyat termasuk puisi lama yang masih berpegang pada serangkaian aturan seperti rima, jumlah baris dalam satu bait, dan lain-lain. 

Dengan demikian, ada tiga jenis puisi rakyat yang dikenal di Indonesia, berikut contohnya yaitu:

  1. Pantun, adalah puisi Melayu yang berfungsi untuk mendidik, menegur, dan menghibur. Contoh pantun: 

    Jalan-jalan ke Kota Blitar

    jangan lupa beli sukun

    Jika kamu ingin pintar

    belajarlah dengan tekun

  2. Gurindam, adalah puisi yang terdiri dari dua bait dan dalam setiap baitnya ada dua baris kalimat dengan rima yang sama. isi gurindam berupa nasihat. Contoh gurindam: 
    Jika engkau durhaka pada orang tua
    Engkau akan jauh dari surga

     
  3. Syair, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), syair adalah puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empat larik dan memiliki akhiran dengan bunyi yang sama. Menurut Tim Kemdikbud (2017) contoh puisi rakyat syair adalah sebagai berikut:

    Perteguh jua alat perahumu

    Hasilkan bekal air dan kayu

    Dayung pengayuh taruh di situ

    Supaya laju perahumu itu
     

    Wahai muda, kenali dirimu

    Ialah perahu tamsil hidupmu

    Tiadalah berapa lama hidupmu

    Ke akhirat jua kekal hidupmu
     

    Hai muda arif budiman

    Hasilkan kemudi dengan pedoman

    Alat perahumu jua kerjakan

    Itulah jalan membetuli insanspace 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 07 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Buatlah masing-masing 5 kalimat seruan, berita, tanya, dan perintah!

Pembahasan Soal:

Kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap.

Beberapa jenis kalimat di antaranya:

  1. Kalimat seruan, adalah kalimat yang bertujuan untuk mengungkapkan ekspresi yang ada di dalam diri seseorang, entah itu kekaguman, kemarahan, kekecewaan, perintah, dan lain sebagainya.
    Beberapa ciri kalimat seruan:
    - Intonasi yang naik turun bergantung dari ekspresi yang hendak di sampaikan.
    - Bertujuan mengungkapkan ekspresi kesedihan, kekecewaan, kekaguman, kebahagian, kebingungan, dan kemarahan.
    - Terkadang menggunakan kata jangan atau tolong pada kalimat.
    - Terkadang menggunakan partikel -lah dan -kan dalam kalimatnya.
    - Menggunakan kata seruan seperti wah, wow, hore, atau syukurlah.
  2. Kalimat berita adalah kalimat yang berfungsi untuk memberitahukan sesuatu kepada orang lain.
    Beberapa ciri kalimat berita:
    - Kalimat berupa fakta dan bukan opini.
    - Bisa berbentuk lisan maupun tulisan.
    - Jika berbentuk tulisan, maka kalimat berita diawali huruf kapital dan diakhiri dengan titik.
    - Jika berbentuk lisan, maka diucapkan dengan intonasi yang netral.
  3. Kalimat tanya adalah bentuk verba atau kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan pertanyaan.
    Beberapa ciri kalimat tanya:
    - Terdapat tanda tanya di ujung kalimat.
    - Mengandung kata tanya (5W+1H atau apa, kapan, di mana, kenapa, siapa, dan bagaimana)
    - Menggunakan imbuhan –kah.
    - Membutuhkan jawaban.
  4. Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi permintaan/menyuruh orang lain untuk melakukan sesuatu yang kita kehendaki.
    Beberapa ciri kalimat perintah:
    - Tanpa menggunakan suku kata me- pada kata kerja.
    - Menggunakan partikel –lah dan memiliki intonasi perintah.
    - Jika ditulis ditandai dengan tanda seru (!).

Kita dapat membuat kalimat dengan memperhatikan ciri dan karakteristik setiap jenisnya. 

Dengan demikian, contoh kalimat seruan adalah:

  1. Wah, indahnya pemandangan di atas bukit ini!
  2. Wow, makanannya lezat sekali!
  3. Awas, kalau kamu meminjam pulpenku lagi!
  4. Astaga, aku lupa untuk memeriksa email pagi ini!
  5. Hah, aku salah jalan!

Contoh kalimat berita:

  1. Jajanan anak di SD itu mengandung narkoba.
  2. Karena giat belajar, Budi memiliki nilai UN tertinggi se-Kabupaten.
  3. Rasa seblak basah depan kampus tidak seenak yang ada dibelakang kampus.
  4. Lampu merah di simpang jalan itu tak berjalan sebagaimana mestinya.
  5. Bapak guru mengatakan bahwa dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan, mari memberi hiasan pada gerbang sekolah.

Contoh kalimat tanya:

  1. Ayahmu ada di mana?
  2. Apakah sekolah itu ada di Jakarta?
  3. Mengapa pandemi ini bisa memberi dampak positif pada lingkungan?
  4. Kapan kepala sekolah akan kembali dari Belanda?
  5. Di mana ayahmu tinggal?

Contoh kalimat perintah:

  1. Jangan membuka pintu itu!
  2. Cepat bereskan bukumu yang berserakan!
  3. Kendalikan cara bicaramu!
  4. Dengarkan guru ketika menjelaskan di depan kelas!
  5. Masuklah ke dalam kamar!

0

Roboguru

Buatlah masing-masing 5 majas hiperbola, personifikasi, dan alegori!

Pembahasan Soal:

Majas adalah salah satu bentuk gaya bahasa untuk mendapatkan suasana dalam sebuah kalimat agar semakin hidup. Mudahnya bisa kita memahami bahwa majas dapat menjadi ungkapan yang bisa menghidupkan suatu kalimat.

Jenis majas di antaranya:

  1. Majasa hiperbola, yaitu majas yang mengandung ungkapan yang berlebihan dan tidak masuk akal.
    Ciri majas diperbola di antaranya:
    - Menggunakan bahasa yang melebih-lebihkan.
    - Dramatis dalam penyampaiannya.
    - Gaya bahasanya dapat mempengaruhi pendengar dan dapat memberi efek tertentu.
  2. Majas personifikasi, yaitu majas yang menggambarkan benada mati seolah-olah hidup.
    Ciri majas personifikasi di antaranya:
    - Mengandung unsur sifat atau sikap yang ada dalam diri manusia.
    - Melibatkan panca indera.
  3. Majas alegori, yaitu majas yang menyatakan dengan ungkapan kiasan atau penggambaran.
    Ciri majas alegori di antaranya:
    - Merujuk pada penggunaan retorika dalam menyampaikan suatu maksud.
    - Menggunakan kiasan atau penggambaran dalam menjelaskan suatu hal.

Kita dapat membuat kalimat menggunakan majas dengan memperhatikan ciri dan karakteristik setiap majasnya.

Dengan demikian,

Contoh kalimat dengan majas hiperbola adalah:

  1. Bahagiaku melambung tinggi hingga ke angkasa.
  2. Hatiku hancur remuk redam mendengar kepergiannya.
  3. Dentuman itu menggelegar membelah angkasa.
  4. Tubuhnya kurus kering tinggal tulang dan kulit.
  5. Seribu jalan sudah kutempuh untuk sampai di kota ini.

Contoh kalimat dengan majas personifikasi:

  1. Rerumputan menari-nari ditiup angin yang sepoi.
  2. Lambaian daun kelapa seakan mengajak menari.
  3. Api melahap habis rumah itu.
  4. Langit menangis sepanjang hari.
  5. Langit tersenyum indah menyambutku pergi ke sekolah.

Contoh kalimat dengan majas alegori:

  1. Wajahnya cantik ibarat bunga.
  2. Belajar ibarat meneteskan air di atas batu secara terus-menerus.
  3. Ibadah kepada sang pencipta seperti air sungai bersih yang mengalir.
  4. Otak bagaikan pisau, semakin diasah semakin tajam.
  5. Mencari orang jujur bagaikan mencari jarum di tumpukan jerami. 

0

Roboguru

Isi yang tepat untuk mengisi bagian gurindam yang rumpang di atas adalah ….

Pembahasan Soal:

Gurindam merupakan puisi lama yang berisi nasihat atau sindiran.

Ciri-ciri gurindam:

  1. Tiap bait terdiri atas dua baris.
  2. Berima a-a.
  3. Baris pertama dan kedua mempunyai hubungan sebab akibat.
  4. Kedua baris gurindam adalah kalimat majemuk.
  5. Mengandung nasihat.

Analisis:

Bila terkena penyakit kikir (a)
……………………………. (a)

Sesuai dengan ciri-ciri gurindam, isi yang tepat untuk mengisi bagian gurindam yang rumpang di atas adalah baris yang berakhiran sama seperti baris sebelumnya (kata berakhiran kir).


Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.space  

0

Roboguru

Larik yang tepat untuk melengkapi gurindam tersebut adalah ….

Pembahasan Soal:

Gurindam merupakan satu di antara puisi lama. Gurindam adalah puisi lama yang terdiri dari dua bait, tiap bait terdiri dari dua baris kalimat dengan rima yang sama dan merupakan satu kesatuan yang utuh.

Larik yang tepat untuk melengkapi gurindam tersebut adalah "nanti hilang akal di kepala". Larik tersebut sangat tepat untuk melengkapi gurindam tersebut karena memiliki akhiran yang sama dengan larik yang rumpang di atas. Berikut ini bentuk gurindam di atas bila ditambahkan dengan larik tersebut:

Pekerjaan salah jangan dibela
Nanti hilang akal di kepala

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.undefined 

0

Roboguru

Contoh puisi rakyat gurindam yang tepat adalah ….

Pembahasan Soal:

Terdapat empat ciri gurindam, yaitu:

  • Satu bait, terdiri atas dua baris.
  • Memiliki hubungan sebab akibat
  • Berima sama
  • Tiap lariknya terdiri atas 10-14 suku kata

Berdasarkan ciri-ciri gurindam di atas, contoh puisi rakyat gurindam yang tepat adalah sebagai berikut.

Jika engkau kena penyakit kikir
Pastilah teman dan saudara akan menyingkir

Bait di atas sudah sesuai dengan ciri-ciri gurindam. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved