Roboguru

Sebutkan (4 saja) dari 10 unsur pokok kehidupan asli Indonesia menurut Dr. Brandes!

Pertanyaan

Sebutkan (4 saja) dari 10 unsur pokok kehidupan asli Indonesia menurut Dr. Brandes!

Pembahasan Soal:

Revolusi kehidupan manusia dari food gathering ke food producing dapat dibuktikan dengan adanya beberapa hal seperti yang dikemukakan oleh Dr. Brandes, seorang ahli purbakala, yang mengemukakan bahwa sebelum kedatangan pengaruh Hindu -Budha, telah terdapat 10 (sepuluh) unsur pokok dalam
kehidupan asli masyarakat Indonesia.

  1. Kemampuan Berlayar. Pembawa kebudayaan Neolitikum masuk ke Indonesia ialah ras bangsa Austronesia yang menjadi nenek moyang bangsa Indonesia. Mereka datang ke Indonesia dengan menggunakan perahu bercadik. Kemampuan berlayar disertai dengan pengetahuan astronomi, yakni pengetahuan tentang perbintangan. Satu ciri perahu bangsa Indonesia adalah penggunaan cadik, yaitu alat dari bambu dan kayu yang dipasang di kanan kiri perahu agar tidak mudah oleng.
  2. Mengenal Astronomi. Pengetahuan astronomi memang diperlukan untuk pelayaran pada malam hari. Oleh karena itu, mereka berlayar pada malam hari. Untuk pelayaran, mereka menggunakan rasi bintang pari (sebutan para nelayan) atau bintang gubug penceng (sebutan orang Jawa). Bintang-bintang juga diperlukan untuk mengenal atau mengetahui datangnya musim bagi keperluan pertanian. Bintang Beruang Besar disebut bintang Waluku, yang berarti bintang bajak.
  3. Kepandaian Bersawah. Sejak zaman Neolitikum bangsa Indonesia telah bertempat tinggal tetap. Kehidupan demikian mendorong mereka untuk hidup sebagai food producing. Dalam bidang pertanian pada awalnya dilakukan dengan sistem ladang, tetapi untuk lebih meningkatkan hasil pertanian (produksi padi) digunakan sistem sawah. Untuk itu tata pengaturan air (irigasi) sudah dilakukan dengan membuat saluran atau bendungan.
  4. Mengatur Masyarakat. Dengan kehidupan berkelompok yang sudah menetap, maka perlu diadakan aturan masyarakat. Dari desa-desa kuno di Indonesia dapat diketahui bahwa salah satu aturan yang dikenal adalah adanya kehidupan yang demokratis. Seseorang yang dianggap mempunyai kemampuan lebih (primus interpares) dan dapat melindungi masyarakat terhadap gangguan baik dari dalam maupun dari luar serta dapat mengatur masyarakat dengan baik, dipilih menjadi pemimpin. Apabila pemimpin meninggal, maka makamnya dipuja oleh penduduk daerah tersebut.

Dengan demikian, empat unsur pokok kehidupan asli Indonesia menurut Dr. Brandes yaitu kemampuan berlayar, mengenal astronomi, dan mengatur masyarakat.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 30 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Apa saja alat-alat yang digunakan manusia purba pada masa bercocok tanam ....

Pembahasan Soal:

Setelah masa berburu dan mengumpulkan makanan kehidupan masyarakat mengalami perkembangan, yaitu mulai mengenal masa bercocok tanam. Pada awalnya masyarakat mengenal bercocok tanam dengan sistem huma atau ladang. Pada masa ini masyarakat hidup menetap tetapi sifatnya sementara atau sering disebut dengan bercocok tanam tingkat awal. Pada masa bercocok tanam ini, teknologi mengalami perkembangan yang luar biasa. Pada masa ini terjadi revolusi secara besar-besaran dalam peradaban manusia yaitu dari kehidupan food gathering menjadi food producing. Sehingga terjadi perubahan yang sangat mendalam dan meluas dalam seluruh penghidupan umat manusia. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh perkakas yang mereka miliki saat itu yaitu Kapak Persegi dan Kapak Lonjong yang dihasilkan dari proses mengasah batu yang mereka gunakan sebagai perkakas karena mereka sudah memiliki kepandaian mengasah ( mengupam ). Dengan diasah maka perkakas mereka sudah lebih tajam dari perkakas sebelumnya sehingga sudah bisa digunakan untuk menggali tanah untuk berladang. Kebudayaan atau tekonologi pada masa bercocok tanam semakin berkembang pesat, manusia telah dapat mengembangkan dirinya untuk menciptakan kebudayaan yang lebih baik.  Peninggalan kebudayaan manusia pada masa bercocok tanam semakin banyak dan beragam, baik yang terbuat dari tanah liat, batu maupun tulang.

Ada pun sebagian kecil hasil kebudayaan pada masa bercocok tanam adalah sebagai berikut.

  1. Beliung Persegi.
  2. Kapak Lonjong.
  3. Mata panah. Gerabah. Perhiasan  Bangunan Megalitikum seperti  menhir, dolmen, sarkofagus, kubur batu, unden berundak, waruga,  Arca

Berdasarkan penjelasan diatas yang paling benar jawabanya adalah Kapak persgi dan kapal lonjong

Roboguru

Pusat kebudayaan tertua di India yaitu …

Pembahasan Soal:

Peradaban lembah sungai Shindu (Indus) dan Gangga merupakan salah satu peradaban besar yang muncul di wilayah India. Sungai Shindu (Indus) dan Gangga adalah sungai yang berada di daerah India bagian utara yang merupakan daerah subur, sehingga sangat padat penduduknya. Kota Mohenjo-Daro diperkirakan sebagai ibu kota daerah lembah Sungai Shindu bagian selatan dan kota Harappa sebagai ibu kota lembah Sungai Shindu bagian utara. Mohenjo-Daro dan Harappa merupakan pusat peradaban bangsa India pada masa lampau yang juga merupakan pusat peradaban tertua di India.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka jawaban yang tepat adalah C.

Roboguru

Apa saja lima peralatan hidup manusia yang dihasilkan pada masa perundagian?

Pembahasan Soal:

Perundagian merupakan salah satu pembabakan kehidupan manusia praaksara berdasarkan teknologi yang digunakan. Pada masa ini, menusia telah mengenal teknik peleburan logam dan mencetaknya menjadi berbagai jenis peralatan sehari-hari. Masa ini dibagi ke dalam dua jenis yakni zaman perunggu dan zaman besi. Hasil kebudayaan pada masa ini adalah sebagai berikut.

  1. Kapak corong yang berfungsi untuk memasang tangkai kayu. Benda ini merupakan hasil kebudayaan pada zaman perunggu.
  2. Nekara digunakan dalam upacara memanggil hujan pada zaman perunggu. Benda ini menandakan kemajuan peradaban manusia, di mana telah terbentuk sistem kepercayaan.
  3. Moko merupakan benda yang dijadikan sebagai mas kawin pada zaman perunggu. Benda ini menandakan bahwa manusia purba pada masa ini telah mengenal budaya menikah yang populer sekarang dengan memberikan mas kawin.
  4. Mata tombak dari besi berfungsi sebagai alat untuk menangkap hewan buruan pada zaman besi/logam. Benda ini menjadi bukti kemajuan teknologi manusia yang tidak hanya menggunakan batu untuk berburu, namun telah memanfaatkan besi/ logam yang lebih tahan lama dan mudah dibentuk.
  5. Gerabah digunakan sebagai peralatan sehari-hari, selain itu gerabah juga menjadi tempayan kubur pada zaman besi/ logam. 

Dengan demikian, lima hasil kebudayaan pada masa perundagian adalah kapak corong, nekara, moko, mata tombak, dan gerabah.

Roboguru

Bangunan dari zaman Megalitikum berupa meja batu sebagai tempat meletakkan sesajian untuk roh nenek moyang adalah ….

Pembahasan Soal:

Zaman Megalitikum merupakan zaman yang ditandai dengan hasil budaya berupa bangunan-bangunan pemujaan arwah roh nenek moyang yang berukuran besar, salah satunya adalah dolmen. Dolmen merupakan meja batu besar yang memiliki permukaan rata. Kegunaan dolmen ialah untuk tempat meletakkan roh, tempat duduk ketua suku agar memperoleh berkat magis para leluhur dan tempat meletakkan sesaji untuk roh nenek moyang. Hasil kebudayaan zaman Megalitikum ini memiliki alas yang berbentuk lempengan batu besar dengan permukaan datar, kemudian diberikan empat batu panjang sebagai penyangganya.

Berdasaekan penjelasan di atas, maka jawaban yang tepat adalah B.

Roboguru

Bagaimana manusia purba Indonesia menjalankan kehidupannya sehari-hari dari segi budaya dan kepercayaan, jelaskan 2 alasan

Pembahasan Soal:

Pada Masa Praaksara, seiring dengan perkembangan kemampuan berpikir, manusia purba mulai mengenal kepercayaan terhadap kekuatan-kekuatan lain di luar dirinya yang disebut sistem kepercayaan manusia purba/zaman pra aksara. Oleh sebab itu, mereka berusaha mendekatkan diri dengan kekuatan tersebut. Caranya ialah dengan mengadakan berbagai upacara, seperti pemujaan, pemberian sesaji, yang paling menonjol upacara penguburan orang meninggal ataupun upacara ritual lainnya Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya lukisan-lukisan di dinding goa di Sulawesi Selatan dan juga berbagai alat ritual lainnya yang akan dijelaskan nanti. Sistem kepercayaan masyarakat Indonesia zaman praaksara diperkirakan tumbuh pada masa berburu dan mengumpulkan makanan. Upacara sebagai bentuk ritual kepercayaan mengalami perkembangan seiring zaman. Mereka melakukan upacara tidak hanya berkaitan dengan leluhur, akan tetapi berkaitan dengan mata pencaharian hidup yang mereka lakukan. Misalnya ada upacara khusus yang dilakukan oleh masyarakat pantai khususnya para nelayan. Upacara yang dilakukan oleh masyarakat pantai ini, yaitu penyembahan kekuatan yang dianggap sebagai penguasa pantai. Penguasa inilah yang mereka anggap memberikan kemakmuran kehidupannya. Sedang di daerah pedalaman atau pertanian ada upacara persembahan kepada kekuatan yang dianggap sebagai pemberi berkah terhadap hasil pertanian.

Dengan demikian, masa berburu makanan tingkat lanjut diperkirakan pada zaman mesolithikum. Kehidupan kepercayaan masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut ditandai dengan adanya lukisan dinding gua. Lukisan cap tangan dengan latar belakang warna merah mengandung arti kekuatan pelindung untuk mencegah roh jahat, dan cap-cap tangan yang jari-jarinya tidak lengkap dianggap sebagai tanda berkabung. Kepercayaan yang dianut manusia purba pada masa ini adalah animisme (memuja adanya roh di benda-benda), dinamisme (mempercayai adanya kekuatan gaib yang misterius dan memuja arwah nenek moyang) dan totemisme. contoh peninggalan budaya pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut adalah kapak sumatra.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved