Roboguru

Raja yang menghianati ayahnya untuk bergabung dengan VOC adalah ....

Pertanyaan

Raja yang menghianati ayahnya untuk bergabung dengan VOC adalah ....

  1. Sultan Trenggono

     

  2. Sultan Haji

  3. Sultan Hasanuddin

  4. Sultan Adipati

  5. Opsi 5

Pembahasan Soal:

Salah satu strategi yang diterapkan oleh VOC untuk menguasai Nusantara adalah devide et impera. Strategi ini diterapkan oleh VOC pada kerajaan-kerajaan besar di Nusantara. Salah satu kerajaan yang menjadi sasaran VOC adalah kerajaan Banten. Kerajaan bercorak Islam tersebut memiliki Sultan Ageng Tirtayasa yang sangat anti VOC. Pada masa kepemimpinannya, beliau sangat menentang keberadaan VOC. Namun, VOS mencari celah dengan bekerjasama dengan sang anak yakni Sultan Haji. Oleh karena itu, Sultan Haji yang diiming-iming kekuasaan oleh VOC menghianati ayahnya dengan melakukan kerja sama dengan VOC. Sultan Haji melengserkan ayahnya dan menggantikan posisi sebagai Sultan utama. Namun, Sultan Haji hanya dijadikan raja boneka oleh Belanda sebab semua keputusan tergantung Belanda.

Dengan demikian, raja yang menghianati ayahnya untuk bergabung dengan VOC adalah Sultan Haji.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

E. Mar'Atus

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perang saudara yang terjadi di Banten disebabkan...

Pembahasan Soal:

Pada masa akhir pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa, muncul konflik di istana kerajaan yang disebabkan oleh penentangan yang dilakukan Sultan Ageng Tirtayasa terhadap VOC. Hal ini tidak disetujui oleh Sultan Haji selaku raja muda pada saat itu sehingga terjadi keretakan di dalam istana yang oleh VOC kemudian dimanfaatkan dengan mengusung politik devide et impera. VOC kemudian membantu Sultan Haji dalam menentang Sultan Ageng Tirtayasa sehingga kekuasaannya berakhir di bawah naungan VOC. Hal ini kemudian membuat raja-raja yang menguasi kesultanan Banten adalah raja-raja yang lemah dalam hal pemerintahan sehingga lambat laun, kesultanan Banten pun mengalami kemunduran. Pada tahun 1680, perselisihan antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan Sultan Haji di Kesultanan Banten tidak bisa dielakkan. VOC yang saat itu melihat pertikaian tersebut kemudian berusaha menjalankan politiknya dengan membantu Sultan Haji melancarkan serangan terhadap Sultan Ageng Tirtayasa. Hal itu kemudian memicu perang saudara yang pada akhirnya menimbulkan keruntuhan kerajaan Banten.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.

Roboguru

Perhatikan beberapa syarat berikut!   1) Banten harus menyerahkan Cirebon kepada VOC.  2) Perdagangan lada di Banten menjadi hak monopoli VOC.  3) Semua orang Eropa, kecuali Belanda harus meninggal...

Pembahasan Soal:

Dalam usaha menghancurkan Kerajaan Banten, VOC melakukan politik adu domba atau devide et impera. Sultan Haji sebagai putra mahkota pada tahun 1671 diangkat menjadi Raja Pembantu yang mengurusi urusan dalam negeri kerajaan, sedangkan Sultan Ageng Tirtayasa bertanggung jawab untuk mengurusi urusan luar negeri bersama dengan putranya yang lain.

W. Caeff dari pihak VOC mendekati Sultan Haji dan menghasutnya agar urusan pemerintahan Banten tidak di pisah-pisah dan jangan sampai kekuasaan jatuh ke tangan Arya Purbaya. Tanpa pikir panjang Sultan Haji melakukan persekongkolan dengan VOC, dalam persekongkolan tersebut VOC sanggup membantu Sultan Haji untuk merebut Kesultanan Banten tetapi dengan empat syarat, antara lain:

  1. Banten harus menyerahkan Cirebon kepada VOC.
  2. Monopoli lada di Banten dipegang oleh VOC dan harus menyingkirkan pedagang  Persia, India, dan Cina.
  3. Banten harus membayar 600.000 ringgit apabila ingkar janji.
  4. Pasukan  Banten yang menguasai daerah pantai dan pedalaman Priangan segera ditarik kembali.

Isi perjanjian itu kemudian di setujui oleh Sultan Haji.  

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah B. 

Roboguru

VOC memihak kepada Sultan Haji ketika terjadi perselisihan dengan Sultan Ageng Tirtayasa. Apa tujuan VOC lebih memihak Sultan Haji? Jelaskan pendapat Anda!

Pembahasan Soal:

VOC melakukan strategi politik adu domba (devide et impera) untuk melawan Kerajaan Banten. VOC menghasut Sultan Haji yang berkedudukan sebagai pembantu raja dengan mengatakan bahwa pangeran Arya Purbaya yang akan naik tahta menggantikan Sultan Ageng Tritayasa. Mengetahui hal tersebut, Sultan Haji marah dan segera menyetujui kesepakatan yang diberika oleh VOC, padahal kesepakatan itu sangat merugikan. Alasannya menyetujui kesepakatan tersebut karena Ia akan dibantu oleh VOC untuk menjadi Raja Banten selanjutnya. Berdasarkan pernyataan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa tujuan VOC memihak Sultan haji karena :

  • Merusak internal kerajaan Banten lebih mudah dilakukan untuk mengalahkan kekuatan Banten.
  • Maka, VOC memilih Sultan Haji karena ia haus akan kekuasaan dan mudah diajak bekerja sama.
  • Hal tersebut terbukti dari ambisi Sultan Haji dalam menyetujui perjanjian dengan VOC agar dapat menjadi Raja dari Kesultanan Banten.
Roboguru

Perhatikan uraian berikut!  Dalam konflik perebutan kekuasaan di Banten, VOC memberikan bantuan kepada Sultan Haji untuk melengserkan kekuasaan Sultan Ageng Tirtayasa. Setelah berhasil melengserkan ...

Pembahasan Soal:

Praktik politik devide et impera terlihat saat VOC ikut campur dalam konflik internal di Kerajaan Banten antara Sultan Haji (Putra Mahkota Banten) dan Sultan Ageng Tirtayasa yang berselisih karena pergantian kekuasaan. Dalam konflik tersebut, VOC memberikan bantuan kepada Sultan Haji untuk melengserkan Sultan Ageng Tirtayasa dari takhta kerajaan. Setelah berhasil melengserkan Sultan Ageng Tirtayasa, VOC meminta imbalan berupa hak kekuasaan atas wilayah Banten. Selain itu, VOC mendapatkan hak monopoli perdagangan di Banten. dari politik devide et impera VOC membatu salah satu pihak dalam pertikaian. 
Maka, Jawaban yang tepat adalah C.

Roboguru

VOC bersedia membantu Sultan Haji dengan mengajukan syarat, salah satu syarat itu adalah ....

Pembahasan Soal:

VOC bersedia membantu Sultan Haji dengan mengajukan empat syarat, yaitu menyerahkan Cirebon kepada VOC, monopoli lada dikendalikan oleh VOC, membayar 600.000 ringgit apabila ingkar janji, dan menarik pasukan Banten yang berada di daerah pesisir pantai dan pedalaman Priangan. Syarat tersebut dipenuhi oleh Sultan Haji. Pada tanggal 27 Februari 1682  pecahlah perang antara Sultan Haji yang dibantu VOC melawan ayahnya sendiri, yaitu Sultan Ageng Tirtayasa.

Berdasarkan pembahasan di atas, maka jawaban yang tepat adalah C

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved