Iklan

Pertanyaan

Proses siklus hidrologi yang ditunjukkan oleh angka 3 adalah ....

Proses siklus hidrologi yang ditunjukkan oleh angka 3 adalah ....

  1. Evaporasi

  2. Kondensasi

  3. Presipitasi

  4. Infiltrasi

  5. Perkolasi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

16

:

55

:

51

Iklan

E. Anggraeni

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Siklus hidrologi yang ditunjukkan oleh angka 3 adalah presipitasi. Siklus hidrologi merupakan sirkulasi air yang berasal dari Bumi kemudian menuju ke atmosfer dan kembali lagi ke Bumi yang berlangsung secara terus menerus. Siklus ini terjadi memutar dan berlangsung secara terus-menerus sehingga menyebabkan air di bumi seperti tidak pernah habis. Proses siklus hidrologi berdasarkan gambar pada soal meliputi: Evaporasi (penguapan) Penguapan yang mengawali terjadinya siklus hidrologi adalah penguapan badan air yang ada di Bumi (seperti samudera, laut, danau, rawa, sungai, bendungan). Air tersebut akan berubah menjadi uap air yang berwujud gas karena adanya pemanasan dari sinar matahari. Kondensasi (pembentukan awan) Kondensasi merupakan proses berubahnya uap air menjadi partikel-partikel es. Perubahan wujud ini terjadi karena pengaruh suhu udara yang sangat rendah saat berada di ketinggian tersebut. Partikel-partikel es yang terbentuk tersebut akan saling mendekati satu sama lain dan bersatu hingga membentuk sebuah awan. Presipitasi (turunnya hujan) Presipitasi merupakan proses mencairnya awan hitam akibat adanya pengaruh suhu udara yang tinggi. Pada tahapan inilah terjadinya hujan. Sehingga awan hitam yang tebentuk dari partikel es akan mencair dan air tersebut jatuh ke Bumi menjadi sebuah hujan. Transpirasi (penguapan oleh tumbuhan) Transpirasi juga mengubah air yang berwujud cair dari jaringan makhluk hidup menjadi uap air. Uap air ini juga akan terbawa ke atmosfer. Namun, biasanya penguapan yang terjadi karena transpirasi jumlahnya lebih sedikit daripada penguapan yang terjadi karena evaporasi.

Siklus hidrologi yang ditunjukkan oleh angka 3 adalah presipitasi.

Siklus hidrologi merupakan sirkulasi air yang berasal dari Bumi kemudian menuju ke atmosfer dan kembali lagi ke Bumi yang berlangsung secara terus menerus. Siklus ini terjadi memutar dan berlangsung secara terus-menerus sehingga menyebabkan air di bumi seperti tidak pernah habis. 

Proses siklus hidrologi berdasarkan gambar pada soal meliputi:

  1. Evaporasi (penguapan)
    Penguapan yang mengawali terjadinya siklus hidrologi adalah penguapan badan air yang ada di Bumi (seperti samudera, laut, danau, rawa, sungai, bendungan). Air tersebut akan berubah menjadi uap air yang berwujud gas karena adanya pemanasan dari sinar matahari.
     
  2. Kondensasi (pembentukan awan)
    Kondensasi merupakan proses berubahnya uap air menjadi partikel-partikel es. Perubahan wujud ini terjadi karena pengaruh suhu udara yang sangat rendah saat berada di ketinggian tersebut. Partikel-partikel es yang terbentuk tersebut akan saling mendekati satu sama lain dan bersatu hingga membentuk sebuah awan.
     
  3. Presipitasi (turunnya hujan)
    Presipitasi merupakan proses mencairnya awan hitam akibat adanya pengaruh suhu udara yang tinggi. Pada tahapan inilah terjadinya hujan. Sehingga awan hitam yang tebentuk dari partikel es akan mencair dan air tersebut jatuh ke Bumi menjadi sebuah hujan. 
     
  4. Transpirasi (penguapan oleh tumbuhan)
    Transpirasi juga mengubah air yang berwujud cair dari jaringan makhluk hidup menjadi uap air. Uap air ini juga akan terbawa ke atmosfer. Namun, biasanya penguapan yang terjadi karena transpirasi jumlahnya lebih sedikit daripada penguapan yang terjadi karena evaporasi.

Buka akses jawaban yang telah terverifikasi

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Iklan

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!