Roboguru

Proses pembuatan gas NO2​ sesuai dengan reaksi: 2NO(g)+O2​(g)⇌2NO2​(g) Diperoleh data sebagai berikut. Jika suhu dinaikkan pada tekanan tetap, ternyata harga KP turun menjadi 91​ kalinya. Sedangkan jika suhu diturunkan kembali, harga KP akan kembali naik. Pernyataan yang tepat mengenai hal tersebut adalah ... . (SOAL STANDAR KISI-KISI SBMPTN 2020)

Pertanyaan

Proses pembuatan gas NO2 sesuai dengan reaksi:

2NO(g)+O2(g)2NO2(g)

Diperoleh data sebagai berikut.

Jika suhu dinaikkan pada tekanan tetap, ternyata harga KP turun menjadi 91 kalinya. Sedangkan jika suhu diturunkan kembali, harga KP akan kembali naik. Pernyataan yang tepat mengenai hal tersebut adalah ... .

(SOAL STANDAR KISI-KISI SBMPTN 2020)

  1. Reaksi pembentukan gas NO2 adalah reaksi eksotermal, sehingga kenaikan suhu menyebabkan konsentrasi NO2 berkurang.

  2. Reaksi pembentukan gas NO2 adalah reaksi endotermal sehingga penurunan suhu akan mengubah kompisisi zatnya dalam kesetimbangan.

  3. Saat suhu dinaikkan tekanan parsial gas NO2 bertambah, tekanan parsial gas NO dan O2 bertambah.

  4. Saat suhu diturunkan tekanan parsial gas NO2 berkurang, tekanan parsial gas NO dan O2 bertambah.

  5. Saat suhu diturunkan pada tekanan tetap, tekanan parsial gas NO3: gas NH3

Pembahasan Soal:

Pada reaksi pembentukan NO2 maka Kp yang terbentuk sebagai berikut.

Kp=(PNO)2(PO2)(PNO2)2

Berdasarkan Kp yang terbentuk, Jika Kp makin kecil, maka konsentrasi reaktan semakin besar. Hal itu menunjukkan kesetimbangan bergeser ke kiri. Jika suhu dinaikkan, kesetimbangan bergeser ke kiri berarti reaksi pembentukan NO2 adalah reaksi eksoterm dan reaksi peruraian NO2 adalah reaksi endoterm. Maka dapat disimpulkan, pada saat suhu dinaikkan pada tekanan tetap, reaksi pembentukan gas NO, adalah reaksi eksotermal, sehingga kenaikan suhu menyebabkan konsentrasi NO2 berkurang.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

R. Harmiasri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Proses Haber-Bosch merupakan proses pembentukan atau produksi amonia berdasarkan reaksi. 3H2​(g)+N2​(g)⇌NH3​(g)  Data Kc​ dan Kp​ dari reaksi kesetimbangan (dapat balik) tersebut pada berbagai tempe...

Pembahasan Soal:

Berdasarkan data pada tabel, tampak nilai Kc dan Kp berkurang seiring kenaikan suhu. Perhatikan bahwa tetapan kesetimbangan konsetrasi maupun tekanan mengikuti perbandingan produk bagi reaktan.

K=reaktanproduk 

Artinya semakin besar nilai Kc dan Kp maka semakin banyak konsentrasi dan tekanan produk dibanding reaktan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa reaksi pembuatan amonia atau Haber - Bosch optimal pada suhu rendah atau reaksi berlangsung secara eksotermik (perubahan entalpi bernilai negatif). Sebaliknya, reaksi penguraian amonia akan berlangsung secara endodermis (harga perubahan entalpi positif).

Untuk meningkatkan hasil reaksi (NH3) seharusnya suhu diturunkan dan penambahan katalis hanya akan mempercepat laju reaksi (tidak mengubah harga tetapan kesetimbangan).

Jadi, jawaban yang benar adalah B.

 

0

Roboguru

Berikut ini manipulasi proses Haber-Bosch untuk memaksimalkan produk amonia yang benar adalah ....

Pembahasan Soal:

Reaksi pembentukan amonia proses Haber-Bosch, amonia diperoleh dari nitrogen dan hidrogen. Reaksinya membentuk jumlah koefisien lebih kecil sehingga reaksi akan bergeser ke produk pada tekanan tinggi. Tekanan tinggi mempengaruhi ketahanan wadah sehingga tingginya tekanan harus memiliki batas tertentu.
 

Error converting from MathML to accessible text.  


Reaksi pembentukan amonia bersifat eksoterm sehingga pembentukan produk lebih banyak pada suhu rendah. Namun, pada suhu rendah reaksi sulit terjadi karena ikatan gas nitrogen yang kuat. Oleh karena itu, dibutuhkan suhu tinggi dengan batas tertentu agar ikatan pada nitrogen dapat putus namun reaksi tidak banyak bergeser ke arah penguraian amonia.

Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Pada temperatur tertentu dalam wadah tertutup bervolume 1 L terdapat sistem kesetimbangan berikut. N2​(g)+3H2​(g)⇌2NH3​(g)  Pada kondisi kesetimbangan, [NH3​]=2M, [N2​]=2M, dan [H2​]=1M. Kesetimbang...

Pembahasan Soal:

Untuk mengetahui pergeseran kesetimbangan, nilai Kc mula-mula dapat dibandingkan dengan nilai Qc, yaitu nilai tetapan kesetimbangan yang baru. 

  • Jika nilai Qc < Kc maka kesetimbangan bergeser ke kanan (produk)
  • Jika nilai Qc > Kc, kesetimbangan bergeser ke kiri (reaktan)
  • Jika nilai Qc = Kc, kesetimbangan tidak bergeser (setimbang)

Untuk itu nilai Kc dapat dicari sebagai berikut:

Kc===[N2][H2]3[NH3]22×13222 

Nilai tetapan kesetimbangan yang baru sesuai pilihan yang tersedia:

  • Pilihan jawaban A: ditambahkan 2 mol gas NH3 dan 5 mol gas N2(volume = 1 L), maka nilai Qc:
    Qc=====[N2][H2]3[NH3]2(1L2+5mol)×(1L1mol)3(1L2+2mol)27×1427162,285 
    Jika dibandingkan dengan nilai Qc > Kc, maka kesetimbangan bergeser ke kiri. Pernyataan salah.
     
  • Pilihan jawaban B: ditambahkan 2 mol gas NH3 dan 4 mol gas N2 (volume = 1 L), maka nilai Qc:
    Qc=====[N2][H2]3[NH3]2(1L2+4mol)×(1L1mol)3(1L2+2mol)26×1426162,67
    Jika dibandingkan dengan nilai Qc > Kc, maka kesetimbangan bergeser ke kiri. Pernyataan salah.
     
  • Pilihan jawaban C: ditambahkan 1 mol gas NH3 dan 2 mol gas N2 (volume = 1 L), maka nilai Qc:
    Qc=====[N2][H2]3[NH3]2(1L2+2mol)×(1L1mol)3(1L2+1mol)24×132492,25 
    Jika dibandingkan dengan nilai Qc > Kc, maka kesetimbangan bergeser ke kiri. Pernyataan benar.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.

0

Roboguru

Pada wadah 1 L dan temperatur tertentu, terjadi reaksi kesetimbangan berikut         Saat kesetimbangan terdapat 2 mol , 2 mol , dan 4 mol HI. Kesetimbangan tersebut ... (SBMPTN 2017)

Pembahasan Soal:

Tetapan kesetimbangan dapat digunakan untuk memprediksikan arah suatu reaksi untuk mencapai suatu kesetimbangan. Penentuan ke arah mana reaksi bersihnya berlangsung agar kesetimbangan tercapai dapat kita digunakan perbandingan K subscript cdan italic Q subscript c.  Kuosien Reaksi (italic Q subscript c) merupakan hasil bagi reaksi yang diperoleh dengan cara menyubstitusikan konsentrasi awal ke persamaan tetapan kesetimbangan. italic Q subscript c juga disebut sebagai tetapan kesetimbangan sesaat.

  1. Jika italic Q subscript c < K subscript c, jumlah produk masih sedikit sehingga reaksi akan bergeser ke arah pembentukan produk (kanan).
  2. Jika italic Q subscript c = K subscript c, sistem berada dalam kesetimbangan dan tidak terjadi pergeseran kesetimbangan.
  3. Jika italic Q subscript c > K subscript c, jumlah produk terlalu banyak. Untuk mencapai kesetimbangan, produk harus diubah menjadi reaktan, berarti reaksi akan bergeser ke arah pembentukan reaktan (kiri).

Pengaruh penambahan jumlah masing-masing zat dapat ditentukan sebagai berikut.

  1. Tentukan nilai K subscript c.

    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell K subscript c end cell equals cell fraction numerator open square brackets H I close square brackets squared over denominator open square brackets H subscript 2 close square brackets open square brackets I subscript 2 close square brackets end fraction end cell row cell K subscript c end cell equals cell fraction numerator open parentheses begin display style 4 over 1 end style close parentheses squared over denominator open parentheses begin display style 2 over 1 end style close parentheses open parentheses begin display style 2 over 1 end style close parentheses end fraction end cell row cell K subscript c end cell equals cell 16 over 4 end cell row cell K subscript c end cell equals 4 end table 
     

  2. Hitung nilai italic Q subscript c berdasarkan penambahan 1 mol H subscript 2, 1 mol I subscript 2, dan 1 mol HI.
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell italic Q subscript c end cell equals cell fraction numerator open square brackets H I close square brackets squared over denominator open square brackets H subscript 2 close square brackets open square brackets I subscript 2 close square brackets end fraction end cell row cell italic Q subscript italic c end cell equals cell fraction numerator open parentheses begin display style fraction numerator 4 plus 1 over denominator 1 end fraction end style close parentheses squared over denominator open parentheses begin display style fraction numerator 2 plus 1 over denominator 1 end fraction end style close parentheses open parentheses begin display style fraction numerator 2 plus 1 over denominator 1 end fraction end style close parentheses end fraction end cell row cell italic Q subscript c end cell equals cell 5 squared over 3 squared end cell row cell italic Q subscript c end cell equals cell 25 over 9 end cell row cell italic Q subscript italic c end cell equals cell 2 comma 78 end cell end table  

     
  3. Hitung  nilai italic Q subscript c berdasarkan penambahan 2 mol H subscript 2, 2 mol I subscript 2, dan 1 mol HI.
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell italic Q subscript c end cell equals cell fraction numerator open square brackets H I close square brackets squared over denominator open square brackets H subscript 2 close square brackets open square brackets I subscript 2 close square brackets end fraction end cell row cell italic Q subscript italic c end cell equals cell fraction numerator open parentheses begin display style fraction numerator 4 plus 1 over denominator 1 end fraction end style close parentheses squared over denominator open parentheses begin display style fraction numerator 2 plus 2 over denominator 1 end fraction end style close parentheses open parentheses begin display style fraction numerator 2 plus 2 over denominator 1 end fraction end style close parentheses end fraction end cell row cell italic Q subscript c end cell equals cell 5 squared over 4 squared end cell row cell italic Q subscript c end cell equals cell 25 over 16 end cell row cell italic Q subscript italic c end cell equals cell 1 comma 56 end cell end table 
     

Berdasarkan perhitungan diatas, dapat kita simpulkan bahwa :

  1. Pada penambahan 1 mol H subscript 2, 1 mol I subscript 2, dan 1 mol HI, nilai italic Q subscript c < K subscript c berarti reaksi akan bergeser ke arah pembentukan HI (kanan).
  2. Pada 2 mol H subscript 2, 2 mol I subscript 2, dan 1 mol HI, nilai italic Q subscript c < K subscript c berarti reaksi akan bergeser ke arah pembentukan HI (kanan).

Dengan demikian, penambahan 1 mol H subscript 2, 1 mol I subscript 2, dan 1 mol HI akan menyebabkan pergeseran kesetimbangan ke arah kanan.

Jadi, jawaban yang benar adalah B.

0

Roboguru

Reaksi-reaksi kesetimbangan yang belum setara berikut yang menghasilkan produk reaksi lebih besar bila tekanan diperbesar adalah . . . . (1)SO3​(g)⇌SO2​(g)+O2​(g)(2)HI(g)⇌H2​(g)+I2​(g)(3)PCl5​(g)⇌PCl...

Pembahasan Soal:

Pada reaksi kesetimbangan kimia terdapat faktor kesetimbangan, yaitu suhu, tekanan, konsentrasi, volume. Perlu diingat bahwa :

  • ketika volume diperkecil/tekanan diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser ke jumlah mol gas kecil
  • ketika konsentrasi ditambah maka kesetimbangan akan bergeser ke lawan yang ditambah konsentrasinya 
  • ketika dipanaskan suhunya kesetimbangan akan bergeser ke reaksi endoterm.

Reaksi setara pada soal di atas

(1)2SO3(g)2SO2(g)+O2(g)(2)2HI(g)H2(g)+I2(g)(3)PCl5(g)PCl3(g)+Cl2(g)(4)N2(g)+3H2(g)2NH3(g)

Pada soal di atas, jika tekanan diperbesar maka yang akan terjadi yaitu:

open parentheses 1 close parentheses space 2 S O subscript 3 open parentheses italic g close parentheses equilibrium 2 S O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses and O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses space bold left parenthesis bold bergeser bold space bold ke bold space bold arah bold space bold reaktan bold right parenthesis open parentheses 2 close parentheses space 2 H I open parentheses italic g close parentheses equilibrium H subscript 2 open parentheses italic g close parentheses and I subscript 2 open parentheses italic g close parentheses space bold left parenthesis bold tidak bold space bold terjadi bold space bold pergeseran bold right parenthesis open parentheses 3 close parentheses space P Cl subscript 5 open parentheses italic g close parentheses equilibrium P Cl subscript 3 open parentheses italic g close parentheses and Cl subscript 2 open parentheses italic g close parentheses space bold left parenthesis bold bergeser bold space bold ke bold space bold arah bold space bold reaktan bold right parenthesis open parentheses 4 close parentheses space N subscript 2 open parentheses italic g close parentheses and 3 H subscript 2 open parentheses italic g close parentheses equilibrium 2 N H subscript 3 open parentheses italic g close parentheses space bold left parenthesis bold bergeser bold space bold ke bold space bold arah bold space bold produk bold right parenthesis

Berdasarkan uraian di atas, maka reaksi yang akan menghasilkan produk reaksi lebih besar bila tekanan diperbesar adalah reaksi nomor 4.

Jadi, jawaban yang benar adalah D.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved