Roboguru

Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 merupakan...

Pertanyaan

Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 merupakan...

  1. Titik puncak perjuangan rakyat Indonesia

  2. Cita - cita bangsa Indonesia

  3. Awal perjuangan bangsa Indonesia

  4. Tujuan bangsa Indonesia

Pembahasan Soal:

Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, sebagai titik puncak bangsa Indonesia, merupakan buah perjuangan melawan penjajahan. Proklamasi kemerdekaan, sebagai sumber lahirnya Republik Indonesia telah melahirkan sumber hukum bagi pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta merupakan norma pertama dari Tata Hukum Indonesia, yang berarti bahwa bangsa Indonesia mulai saat ni telah mendirikan Tata Hukum yang baru, yaitu Hukum Indonesia.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Lengkapi tabel di bawah ini!

Pembahasan Soal:

Dengan demikian, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan suatu deklarasi atau sikap bangsa Indonesia yang telah merdeka dari segala bentuk penjajahan. 

0

Roboguru

Pengaruh jepang yang semakin mendesak dalam perang dunia kedua dan mengetahui rakyat indonesia berkeinginan akan kemerdekaan kepada rakyat indonesia. Situasi politik yang demikian dimanfaatkan rakyat ...

Pembahasan Soal:

Proklamasi kemerdekaan  Indonesia menjadi wujud puncak perjuangan bangsa Indonesia yang akhirnya mampu terlepas dari bangsa penjajahan dan hidup sebagai negara merdeka.

Dengan demikian, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dimaknai sebagai puncak perjuangan bangsa Indonesia yang terbebas dari tindakan penjajahan sehingga bangsa Indonesia dapat bertanggung jawab dalam mengatur negaranya sendiri.  

0

Roboguru

Peristiwa proklamasi memberi pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia. Peristiwa proklamasi juga memberi gambaran betapa perjuangan dan pengorbanan para pendiri bangsa sangat luar biasa. Pengorbanan d...

Pembahasan Soal:

Proklamasi kemerdekaan merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan selama berabad-abad. Proklamasi kemerdekaan memiliki makna penting di berbagai bidang. Salah satu makna dari proklamasi kemerdekaan yaitu nasionalisme serta semangat persatuan. Hal tersebut tercermin dari perjuangan para pahlawan dalam mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Hal tersebut yang dapat dijadikan pelajaran oleh generasi penerus bangsa.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E.

0

Roboguru

Ceritakan kembali secara singkat peristiwa proklamasi kemerdekaan! Ceritakan menggunakan bahasamu sendiri!

Pembahasan Soal:

Para pejuang terutama kaum muda yang melancarkan gerakan “bawah tanah” segera mengetahui berita penyerahan Jepang. Para pemuda mendesak para tokoh senior untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
Hari Rabu tanggal 15 Agustus 1945 sekitar pukul 21.30 WIB, para pemuda yang dipimpin Wikana, dan Darwis datang di rumah Sukarno di Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Wikana dan Darwis memaksa Sukarno untuk memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. Para pemuda mendesak agar proklamasi malam ini dapat dilaksanakan paling lambat tanggal 16 Agustus 1945 namun tetap gagal untuk meyakinkan Soekarno. Lalu para pemuda malam itu sekitar pukul 24.00 tanggal 15 Agustus mengadakan pertemuan di Jl Cikini 71 Jakarta, yang hadir antara lain Sukarni, Wikana, Yusuf Kunto, Chaerul Saleh, dan Shodanco Singgih. Mereka sepakat untuk membawa Sukarno dan Moh. Hatta ke luar kota (Rengasdengklok). Tujuannya, agar kedua tokoh ini jauh dari pengaruh Jepang dan bersedia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
Jakarta berada dalam keadaan tegang karena tanggal 16 Agustus 1945 seharusnya diadakan pertemuan PPKI, tetapi Sukarno dan Moh. Hatta tidak ada di tempat. Ahmad Subarjo segera mencari kedua tokoh tersebut. Akhirnya setelah terjadi kesepakatan dengan Wikana, Ahmad Subarjo ditunjukkan dan diantarkan ke Rengasdengklok oleh Yusuf Kunto. Dengan jaminan nyawa Ahmad Subarjo maka Shodanco Subeno mewakili para pemuda mengizinkan Subardjo untuk bertemu dan membawa pulang bersama Ir. Sukarno, Drs. Moh.Hatta, dan rombongan kembali ke Jakarta. Petang itu juga Sukarno dan rombongan kembali ke Jakarta, rombongan Sukarno segera kembali ke rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1. Para tokoh-tokoh nasionalis berkumpul di rumah Maeda untuk merumuskan teks proklamasi. Di rumah Maeda, hadir para anggota PPKI, para pemimpin pemuda, para pemimpin pergerakan, dan beberapa anggota Chuo Sangi In yang ada di Jakarta. Demikian pertemuan dini hari itu menghasilkan naskah Proklamasi. Agar seluruh rakyat Indonesia mengetahuinya, naskah itu harus disebarluaskan. Timbullah persoalan tentang bagaimana caranya naskah tersebut disebarluaskan ke seluruh Indonesia. Sukarni mengusulkan agar naskah tersebut dibacakan di Lapangan Ikada, yang telah dipersiapkan bagi berkumpulnya masyarakat Jakarta untuk mendengar pembacaan naskah Proklamasi. Tetapi Sukarno tidak setuju, karena tempat itu adalah tempat umum yang dapat memancing bentrokan antara rakyat dengan militer Jepang. Beliau sendiri mengusulkan agar Proklamasi dilakukan di rumahnya di Jalan Pegangsaan Timur No.56. Usul tersebut disetujui dan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia akan dibacakannya bersama Hatta di tempat itu pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00.WIB. Pada pukul 5 pagi tanggal 17 Agustus 1945, para pemimpin dan pemuda keluar dari rumah Laksamana Maeda dengan diliputi kebanggaan. Mereka telah sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan di rumah Sukarno di Jl. Pegangsaan Timur No. 56 pada pukul 10 pagi. Acara yang direncanakan pada upacara bersejarah itu adalah; pertama pembacaan teks proklamasi; kedua, pengibaran bendera Merah Putih; dan ketiga, sambutan walikota Suwiryo dan dr. Muwardi dari keamanan. Hari Jumat Legi, tepat pukul 10.00 WIB, Sukarno dan Moh. Hatta keluar ke serambi depan, diikuti oleh Ibu Fatmawati. Sukarno dan Moh. Hatta maju beberapa langkah. Sukarno mendekati mikrofon untuk membacakan teks proklamasi. Acara berikutnya adalah pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan oleh Latief Hendraningrat dan S. Suhud. Bersamaan dengan naiknya bendera Merah Putih, para hadirin secara spontan menyanyikan lagu Indonesia Raya tanpa ada yang memimpin. Demikianlah rangkaian proses peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia yaitu Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

0

Roboguru

Dimanakah tempat pembacaan teks proklamasi?

Pembahasan Soal:

Pada hari Jumat pagi tanggal 17 Agustus 1945, halaman rumah Ir. Sukarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta sudah dipenuhi rakyat dan para tokoh yang ingin menyaksikan upacara pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Setelah pembacaan naskah proklamasi, upacara tersebut dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih yang dilakukan oeh S. Suhud dan Latif Hendraningrat.

Dengan demikian, tempat pembacaan teks proklamasi diselenggarakan di halaman rumah Ir. Sukarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved