Roboguru

Politik balas budi yang dilakukan oleh pemerintah Belanda meliputi tiga program, sebagai berikut kecuali ....

Pertanyaan

Politik balas budi yang dilakukan oleh pemerintah Belanda meliputi tiga program, sebagai berikut kecuali ....

  1. Pendidikan

  2. Kesehatan

  3. Transmigrasi

  4. Irigasi

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Politik etis atau balas budi merupakan salah satu kebijakan pemerintah Hindia Belanda yang diterapkan pada tahun 1901. Politik ini merupakan gagasan dari van Deventer. Dalam Politik Etis, Pemerintah Belanda mempunyai keharusan untuk memajukan kesejahteraan melalui 3 program yang diusung, yaitu irigasi, edukasi, dan emigrasi. Irigasi ialah berkenaan dengan aktifitas pertanian dan perkebunan, edukasi berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, dan emigrasi yaitu pemerataan kepadatan penduduk.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 30 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Politik Etis atau Politik Balas Budi yang dikeluarkan pemerintah Belanda meliputi, kecuali...

Pembahasan Soal:

Politik Etis adalah kebijakan Belanda yang dilakukan sebagai dampak dari Sistem Tanam Paksa. Penduduk asli Indonesia harus menderita karena harus bekerja dengan gaji kecil dan kondisi berat dalam Sistem Tanam Paksa, sementara belanda memperoleh keuntungan. Politik Etis juga didorong desakan kelompok Liberal di Belanda pada akhir abad ke 19 M, seperti Conrad Theodore van Deventer. Pemerintah Belanda menjalankan Politik Etis atau Politik Balas Budi ini dalam tiga kebijakan yang disebut dengan “Trias van Deventer”, yaitu Irigasi, Edukasi dan Imigrasi. Berikut ini penerapan “Trias van Deventer”, yaitu:

  1. Edukasi (pendidikan). Edukasi dilakukan dengan membangun lembaga pendidikan modern di Indonesia, misalnya adalah Technische Hogereschool te Bandung (THS, Sekolah Teknik Bandung, sekarang ITB) Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA, sekolah pegawai negeri) dan School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA, sekolah dokter).
  2. Irigasi (pembangunan saluran pengairan). Irigasi dilakukan dengan membangun waduk, bendungan dan saluran irigasi untuk mengairi lahan perswahan dan perkebunan. Misalnya adalah waduk Prijetan, yang Irigasi di zaman Belanda di Lamongan, Jawa Timur
  3. Imigrasi (perpindahan penduduk). Transmigrasi dilakukan dengan memindahkan penduduk dari Jawa yang padat untuk bekerja di perkebunan Belanda di luar Jawa, yang juga disebut dengan Transmigrasi. Program ini menguntungkan Belanda sebab pengusaha perkebunan Belanda mendapatkan buruh pekerja untuk lahannya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.

Roboguru

Pada akhir abad XIX pemerintahan kolonial mulai mengubah kebijaksananya di Indonesia. Salah satu politik Belanda adalah politik balas budi (etische politic) pada 1901. Politik tersebut terdiri atas ti...

Pembahasan Soal:

Setelah dihapuskannya sistem Tanam Paksa, sebagai upaya untuk membalas budi terhadap tanah jajahan, maka muncul politk balas budi atau yang dikenal dengan politik etis. Politik etis atau balas budi merupakan suatu pemikiran yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan bumiputera. Digagas oleh C.Th. van Deventer dan resmi diterapkan di Indonesia pada tahun 1901. Tiga program pokok disebut dengan Trias van Devebter yaitu Irigasi, Edukasi dan Emigrasi. 

Jadi jawaban yang tepat adalah B.

Roboguru

Van Deventer adalah tokoh yang menentang dilaksanakannya praktik liberalisme yang gagal memperbaiki nasib kehidupan rakyat Indonesia. Gagasan Van Deventer terkenal dengan nama Trilogi Van Deventer, ya...

Pembahasan Soal:

Penderitaan rakyat Hindia Belanda ketika di jajah oleh Belanda memicu kritik melalui tulisan dari kaum etis yang dipelopori wartawan koran De Locomotief, Pieter Broosshooft (1845-1921), dan seorang politikus Belanda Conrad Theodore van Deventer (1857-1915). Pada intinya, mereka menyatakan agar pemerintah kolonial Belanda harus lebih memperhatikan nasib pribumi di tanah jajahan dan memiliki tanggung jawab moral terhadap kesejahteraan masyarakat pribumi. Kritik mereka mempengaruhi lahirnya politik etis. Dalam pidatonya pada 17 September 1901, Ratu Wilhelmina dengan tegas menyatakan pemerintah Belanda memiliki panggilan moral terhadap kaum pribumi Hindia Belanda. Orasi ratu Belanda dalam sidang pembukaan parlemen itu kemudian umum disepakati sebagai momentum kelahiran paham atau aliran etis dalam kancah politik kolonial. Ratu Wilhelmina kemudian menuangkan panggilan moral tadi ke dalam apa yang kelak disebut trias van Deventer, yang meliputi sebagai berikut. 

  1. Irigasi (Pengairan), yaitu membangun dan memperbaiki pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian.
  2. Migrasi, yaitu mendorong transmigrasi sehingga terjadi keseimbangan jumlah penduduk.
  3. Edukasi, yaitu menyelenggarakan pendidikan dengan memperluas bidang pengajaran dan pendidikan. 

Terlihat sekilas, trias van Deventer sangat mulia. Namun praktiknya di lapangan tidak seindah gagasannya. Pemerintah kolonial tidak menerjemahkan politik etis ke dalam kebijakan kolonial yang dilaksanakan secara konsekuen. Gagasan ini juga tidak mengakar secara luas dalam masyarakat Belanda di Hindia Belanda. Di negeri jajahan yang kemudian bernama Indonesia, politik etis hanya di pahami oleh sekelompok kecil pejabat, cendekiawan, sastrawan, dan wartawan yang memiliki pengaruh besar kendati jumlahnya kecil. Akibatnya, banyak terjadi penyimpangan penerapan politik etis di lapangan. 


Berdasarkan penjelasan di atas jawabannya adalah C. 

Roboguru

Pada masa Hindia Belanda terjadi persebaran penduduk dengan cara transmigrasi dengan tujuan menyebarkan tenaga-tenaga murah dari Jawa ke daerah yang jarang penduduknya. Daerah tujuan transmigrasi pada...

Pembahasan Soal:

Salah satu kebijakan pemerintah kolonial Belanda yang termasuk ke dalam Politik Etis adalah transmigrasi. Pemerintah kolonial Belanda merintis kebijakan ini pada awal abad ke-19 untuk mengurangi kepadatan pulau Jawa dan memasok tenaga kerja untuk perkebunan di wilayah Gedong Tataan, Lampung, Sumatra, dan Kalimantan.

Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

Roboguru

Belanda melancarkan siasat politik etis atau balas budi yang berisi 3 program yaitu...

Pembahasan Soal:

Politik Etis adalah kebijakan Belanda yang dilakukan sebagai dampak dari Sistem Tanam Paksa. Penduduk asli Indonesia harus menderita karena harus bekerja dengan gaji kecil dan kondisi berat dalam Sistem Tanam Paksa, sementara belanda memperoleh keuntungan

Politik Etis juga didorong desakan kelompok Liberal di Belanda pada akhir abad ke 19 M, seperti Conrad Theodore van Deventer. Pemerintah Belanda menjalankan Politik Etis atau Politik Balas Budi ini dalam tiga kebijakan yang disebut dengan “Trias van Deventer”, yaitu Irigasi, Edukasi dan Imigrasi. Irigasi adalah kebijakan bangsa Belanda untuk memperbaiki bendungan serta memberikan sarana pangairan modern terhadap perkebunan pribumi, adapun kebijakan edukasi ialah memberikan pendidikan bagi pribumi, dan kebijakan imigrasi adalah pemerataan penduduk pribumi.


Dengan demikian, tiga program politik etis atau politik balas budi tersebut adalah Irigasi, Edukasi, Imigrasispace space 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved