Roboguru

Perwujudan bentuk akulturasi Indonesia dan Hindu-Buddha pada sistem kepercayaan dapat dilihat dari ....

Pertanyaan

Perwujudan bentuk akulturasi Indonesia dan Hindu-Buddha pada sistem kepercayaan dapat dilihat dari ....

  1. upacara keagamaan yang sama dengan yang ada di India

  2. upacara pentirtaan

  3. upacara asmaweda

  4. upacara keagamaan yang menggabungkan unsur pemujaan roh nenek moyang dengan tata cara upacara keagamaan Hindu-Budha

  5. upacara pengangkatan raja

Pembahasan Soal:

Bangsa India merupakan penyebar agama Hindu-Buddha di Indonesia. Pada perkembangannya, agama Hindu-Buddha berakulturasi dengan sistem kepercayaan animisme dan dinamisme. Akulturasi dalam bidang sistem kepercayaan dapat kita lihat melalui upacara keagamaan masyarakat kuno Indonesia. Masyarakat kuno Indonesia tidak hanya menyembah dewa-dewi Hindu atau Buddha, namun juga melakukan pemujaan terhadap roh nenek moyang.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Berkaitan dengan sistem kepercayaan, nenek moyang bangsa Indonesia sudah mengenal simbol-simbol yang bermakna filosofis. Mereka juga sudah mengenal sistem kepercayaan yang akhirnya berkembang menjadi ...

Pembahasan Soal:

Sebelum masuk pengaruh Hindu-Budha ke Indonesia, bangsa Indonesia mengenal dan memiliki kepercayaan yaitu pemujaan terhadap roh nenek moyang (animisme dan dinamisme). Masuknya agama Hindu-Budha mendorong masyarakat Indonesia mulai menganut agama Hindu-Budha walaupun tidak meninggalkan kepercayaan asli seperti pemujaan terhadap arwah nenek moyang dan dewa-dewa alam. Telah terjadi semacam sinkritisme yaitu penyatuaan paham-paham lama seperti animisme, dinamisme, totemisme dalam keagamaan Hindu-Budha.

Dengan demikian bangsa Indonesia memiliki kepercayaan animisme dan dinamisme setelah masuknya agama Hindu-Budha masyarakat Indonesia mulai menganut agama Hindu-Budha.

0

Roboguru

Jelaskan pengaruh Hindu Buddha pada periode awal, tengah, dan akhir!

Pembahasan Soal:

Periode awal (pertumbuhan) terjadi ketika adanya hubungan atau kontak dengan para pedagang dari India, atau beberapa bangsa pendatang yang berkaitan dengan teori masuknya agama Hindu-Buddha ke Nusantara. Kontak inilah yang kemudian menyebabkan adanya perkenalan kebudayaan masyarakat Nusantara dengan agama dan kebudayaan India. Beberapa pengaruh yang ditimbulkan oleh kontak dengan bangsa pendatang ini dapat dilihat pada bidang arsitektur/seni bangunan, aksara, pemerintahan, agama dan kepercayaan, sistem penanggalan, dan sistem sosial. Hingga saat ini, bukti-bukti pengaruh kebudayaan dan agama Hindu Buddha di Nusantara masih banyak dijumpai.
Periode tengah (perkembangan) ditandai dengan muncul dan berkembangnya kerajaan tradisional bercorak Hindu-Buddha di Nusantara, diantaranya adalah kerajaan Kutai yang merupakan kerajaan Hindu tertua di Nusantara, Tarumanegara yang merupakan kerajaan Hindu tertua di Jawa, serta kerajaan kerajaan lain, seperti kerajaan Sriwijaya, Kalingga, Kediri, Singasari, Majapahit dan lain-lain. Periode perkembangan membuat kerajaan yang berdiri berlangsung cukup lama. Pada masa perkembangan, kerajaan menghasilkan banyak kebudayaan berupa seni bangunan, kesusastraan berupa kitab-kitab yang digubah oleh para pujangga pada masa klasik.
Periode akhir (kemunduran) identik dengan kemunduran/ keruntuhan kebudayaan Hindu Buddha di Nusantara. Keruntuhan dalam konteks ini bukan berarti sama sekali menghilangkan pengaruh Hindu Buddha di Nusantara, namun pengaruh tersebut tergeser oleh adanya dominasi agama dan kebudayaan Islam yang masuk ke Nusantara. Perkembangan Islam mencapai puncaknya pada abad ke-15 dan mulai mendominasi Nusantara. Namun, tidak berarti pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha hilang tergantikan oleh kebudayaan Islam. Agama Islam berakulturasi dengan kebudayaan Hindu-Buddha, seperti penggunaan wayang kulit sebagai media penyebaran Islam di Jawa dengan mengubah cerita Mahabarata dan Ramayana yang berkembang pada kepercayaan Hindu menjadi cerita-cerita islam.

Dengan demikian, pengaruh Hindu-Buddha pada periode awal merupakan masa bertumbuhnya Hindu-Buddha di Nusantara, ditandai dengan perkembangan kebudayaan yang mengadopsi gaya atau tradisinya. Periode tengah merupakan masa perkembangan Hindu-Buddha di Nusantara ditandai dengan kemunculan berbagai kerajaan tradisional beraliran Hindu-Buddha. Dan periode akhir merupakan masa keruntuhan kerajaan-kerajaan tradisional Hindu-Buddha ditandai dengan mulai mendominasinya Islam di Nusantara.

0

Roboguru

Terdapat banyak kerajaan bercorak Hindu dan Buddha di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, dalam satu kerajaan terdapat agama Hindu dan agama Buddha yang dipraktikkan bersama. Hal ini menggambarkan b...

Pembahasan Soal:

Contoh penerapan toleransi pada masa kerajaan Hindu/Buddha terjadi ketika Kerajaan Majapahit, disana berkembang agama Hindu Syiwa dan Buddha. Kedua umat beragama itu memiliki toleransi yang besar sehingga tercipta kerukunan umat beragama yang baik. Raja Hayam Wuruk beragama Syiwa, sedangkan Gajah Mada beragama Buddha. Namun, mereka dapat bekerja sama dengan baik. Rakyat ikut meneladaninya, bahkan Empu Tantular menyatakan bahwa kedua agama itu merupakan satu kesatuan yang disebut Syiwa–Buddha. Hal itu ditegaskan lagi dalam kitab Sutasoma dengan kalimat Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharmma Mangrwa. Artinya, walaupun beraneka ragam, tetap dalam satu kesatuan, tidak ada agama yang mendua. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B

0

Roboguru

Apakah yang dimaksud dengan Waprakeswara dan upacara Aswamedha?

Pembahasan Soal:

Dalam ajaran Hindu banyak sekali istilah yang perlu kita pahami, seperti :

  • Waprakeswara, artinya adalah suatu tempat suci untuk mengadakan persajian berupa sedekah benda-benda upacara, untuk dipersembahkan kepada para dewa,
  • Aswamedha, artinya suatu upacara untuk menentukan luas wilayah kekuasaan seorang saja. Biasanya upacara ini dilakukan dengan kampanye militer, kemudian dilanjutkan dengan membebaskan seekor kuda lalu para prajurit mengikuti kuda tersebut dan kawasan yang dilalui kuda tersebut ditaklukkan,
  • Wamsakarta, artinya pendiri kerajaan atau dinasti,
  • Vratyastoma, artinnya upacara penyucian diri dalam agama Hindu, sebagai salah satu syarat memeluk agama tersebut.

Dengan demikian, waprakeswara adalah tempat suci agama Hindu serta Aswamedha adalah upacara menentukan luas kekuasaan seorang raja.

0

Roboguru

Terdapat beberapa pengaruh budaya India terhadap perkembangan masyarakat Indonesia, salah satu pengaruh terbesar dari proses interaksi bangsa Indonesia dengan budaya India adalah sejak saat itu bangsa...

Pembahasan Soal:

Pengaruh budaya India dalam bidang bahasa dan aksara terlihat dari penggunaan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta oleh Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia. Pada pertengahan abad ke-8 Masehi, huruf Pallawa berakulturasi dengan kebudayaan Jawa dan menghasilkan huruf Jawa Kuno atau huruf Kawi.

Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved