Roboguru

Perwakilan Indonesia yang menandatangani Pengakuan Kedaulatan di Belanda adalah....

Pertanyaan

Perwakilan Indonesia yang menandatangani Pengakuan Kedaulatan di Belanda adalah....

  1. Dr. Muh Hatta

  2. Ahmad Soebarjo

  3. Ir.Soekarno

  4. Muh. Yamin

Pembahasan Soal:

Sesuai hasil kesepakatan dalam KMB, pada tanggal 27 Desember 1949, diadakan upacara pengakuan kedaulatan dari Pemerintah Belanda kepada Republik Indonesia Serikat.Pada tanggal 20 Desember 1949, Drs. Moh. Hatta dilantik sebagai Perdana Menteri Republik Indonesia Serikat. Pengakuan kedaulatan Indonesia dilaksanakan di Belanda dan di Indonesia. Wakil Indonesia yang menandatangani pengakuan kedaulatan di negeri Belanda adalah Drs. Muh. Hatta dan wakil dari Belanda adalah Ratu Yuliana. Adapun proses penandatanganan di Indonesia, pihak Belanda diwakili oleh Lovink dan wakil Indonesia adalah Sultan Hamengkubuwono IX. Dengan adanya pengakuan kedaulatan tersebut, berakhirlah penjajahan dan kekuasaan Belanda atas Indonesia. Peristiwa tersebut juga menandai berdirinya negara Republik Indonesia Serikat (RIS).


Berdasarkan penjelasan di atas maka jawaban yang tepat adalah A

 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

E. Mardiana

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Apa yang harus dilakukan Indonesia agar Belanda mengaku Indonesia merdeka dan meninggalkannya?

Pembahasan Soal:

Pada tanggal 27 Desember 1949, telah terjadi penyerahan kedaulatan Belanda kepada Indonesia yang dilakukan di Belanda dan di Indonesia. Di Negeri Belanda, delegasi Indonesia dipimpin oleh Moh. Hatta sedangkan pihak Belanda hadir Ratu Juliana, Perdana Menteri Willem Drees, dan Menteri Seberang Lautan Sasseu bersama-sama menandatangani akte penyerahan kedaulatan di Ruang Tahta Amsterdam. Di Indonesia dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Wakil Tinggi Mahkota Belanda A.H.S. Lovink. Pengakuan Kedaulatan yang diberikan Belanda kepada Indonesia tidak terlepas juga dari adanya Konferensi Meja Bundar yang dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 1949 di Den Haag. Meskipun pada akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia, tetapi ada syarat-syarat yang harus di lakukan oleh Indonesia hingga Belanda akhirnya mau mengakui kedaualatan tersebut. Adapun syarat-syarat tersebut di antara lain adalah.

  1. Belanda mengakui keberadaan negara RIS (Republik Indonesia Serikat) sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. RIS terdiri dari RI dan 15 negara bagian/daerah yang pernah dibentuk Belanda.
  2. RIS harus membayar utang-utang Hindia Belanda sampai waktu pengakuan kedaulatan. Adapun beban utang Hindia Belanda yang harus ditanggung RIS sebesar 4,3 miliar gulden.
  3. Masalah Irian Barat akan diselesaikan setahun kemudian, setelah pengakuan kedaulatan penundaan soal penyelesaian Irian Barat yang merupakan masalah yang menjadi pekerjaan panjang bangsa Indonesia.

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah Indonesia harus membayar utang Hindia Belanda sebesar 4.3 Miliar, lalu negara yang diakui oleh Belanda adalah negara RIS, dan mengenai masalah Irian Barat akan diselesaikan satu tahun kemudian.

0

Roboguru

Selain di Belanda, proses penyerahan kedaulatan negara dilakukan antara ....... dan ......... di Jakarta

Pembahasan Soal:

Setelah Konferensi Meja Bundar (KMB) selesai dilaksanakan pada 2 November 1949. Belanda menyerahkan kedaulatan politik di dua tempat, yakni di Belanda dan Indonesia. Untuk di Belanda, lokasi penyerahan kedaulatannya dilakukan di ruang takhta Amsterdam. Indonesia diwakili oleh Mohammad Hatta dan Belanda diwakili oleh Ratu Juliana, Perdana Menteri Dr. Willem Dress serta Mr. E.M.J.A. (Maan) Sassen selaku Menteri Seberang Laut. Untuk di Indonesia, lokasi penyerahan kedaulatannya dilakukan di Istana Merdeka Indonesia. Perwakilan dari Indonesia adalah Sultan Hamengkubuwono IX. Sedangkan perwakilan dari Belanda adalah A.H.J. Lovink selaku Wakil Tinggi Mahkota Belanda.

Dengan demikian, jawaban yang paling tepat adalah E.

0

Roboguru

3 faktor Indonesia mendapatkan pengakuan kedaulatan dari Belanda....

Pembahasan Soal:

Pada tanggal 23 Desember 1949, Wakil Presiden Mohammad Hatta berangkat ke Belanda memimpin delegasi RIS. Misi utamanya adalah mendantangani naskah pengakuan kedaulatan dari pemerintah Belanda. Adapun faktor-faktor yang membuat Belanda memberikan kedaulatan kepada Indonesia diantaranya adalah faktor dari dalam (intern) dan faktor dari luar (ekstern). Masyarakat bangsa Indonesia memiliki rasa cinta yang sangat besar terhadap tanah air, mereka kemudian menggunakan taktik gerilya, dan juga sekaligus memiliki kegigihan perjuangan yang tinggi dan tidak pernah lelah yang pada akhirnya membuat Belanda meninggalkan Indonesia. 

Berikut faktor-faktor yang membuat Belanda keluar dari Indonesia dan memberikan pengakuan kedaulatan kepada Indonesia. 

  1. Faktor dari Dalam. Belanda menyadari bahwa dari dalam negeri Indonesia, kekuatan militernya tidak cukup kuat untuk memaksa RI tunduk kepadanya.
  2. Perang yang berkepanjangan berakibat pada hancurnya perkebunan dan pabrik-pabrik Belanda. Untuk menghindari kejadian tersebut, Belanda harus mengubah strateginya.
  3. Belanda tidak mendapat dukungan politik dari dalam negeri Indonesia. Ketika membujuk Sultan Hamengkubuwono IX untuk menjadi pemimpin sebuah negara di Jawa, Belanda ditolak.
  4. Para pejuang Republik Indonesia terus melakukan perang gerilya dan serangan umum.
     

Selain faktor dari dalam adapula faktor dari luar yaitu PBB dan Amerika Serikat mengambil sikap yang lebih tegas terhadap Belanda. Belanda mendapat ancaman dari Amerika Serikat dengan dihentikannya bantuan pembangunan yang menjadi tumpuan perekonomian Belanda. Dengan adanya kedua faktor itu, maka diselenggarakanlah Konferensi Meja Bundar (KMB) yang bermuara diakuinya kedaulatan Republik Indonesia Serikat pada tanggal 27 Desember 1949, sehingga memaksa Belanda keluar dari bumi Indonesia.


Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah Belanda tidak mendapat dukungan politik dari dalam negeri Indonesia. Ketika membujuk Sultan Hamengkubuwono IX untuk menjadi pemimpin sebuah negara di Jawa, Belanda ditolak.Belanda menyadari bahwa dari dalam negeri Indonesia, kekuatan militernya tidak cukup kuat untuk memaksa RI tunduk kepadanya dan  Belanda mendapat ancaman dari Amerika Serikat dengan dihentikannya bantuan pembangunan yang menjadi tumpuan perekonomian Belanda.
 

 

0

Roboguru

Belanda secara resmi menyerahkan kedaulatan kepada Indonesia pada ….

Pembahasan Soal:

Menindaklanjuti kesepakatan Konferensi Meja Bundar (KMB) terkait poin pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda, maka Kabinet RIS di bawah pimpinan Perdana Menteri Moh. Hatta kemudian berangkat menuju Belanda pada 23 Desember ke Belanda. Rombongan ini berangkat untuk menghadiri acara penyerahan kedaulatan Indonesia oleh Belanda. Kemudian, pada 27 Desember 1949, secara resmi Belanda menyerahkan akta kedaulatan Indonesia. Penyerahan kedaulatan ini dilakukan di ruang tahta Istana Dam oleh Ratu Juliana, Perdana Menteri Willem Drees, Menteri Seberang Lautan Sasseu sebagai perwakilan pihak Belanda dan Moh. Hatta sebagai perwakilan Indonesia.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.undefined 

0

Roboguru

Hal yang menyebabkan kepemilikan wilayah Irian Barat menjadi permasalahan antara RI dan Belanda, sehingga munculah upaya pembebasan Irian Barat dari tahun 1945-1963 adalah ...

Pembahasan Soal:

Pembebasan Irian Barat merupakan salah isu kedaulatan terbesar pada awal masa kemerdekaan Republik Indonesia. Konflik ini muncul ketika Belanda tidak bersedia untuk menyerahkan Irian Barat ke dalam bagian NKRI, dan memilih untuk menjadikan wilayah itu sebagai negara boneka. Padahal pada awalnya Irian Barat merupakan wilayah jajahan Belanda dan bagian dari kesatuan dari pulau-pulau lain di Indonesia dalam Hindia Belanda. Namun, ketika penyerahan kemerdekaan kepada RI, Irian Barat belum disertakan di dalamnya. Hal ini menyebabkan kepemilikan wilayah itu menjadi permasalahan antara RI dan Belanda, sehingga munculah upaya pembebasan Irian Barat dari tahu 1945-1963. 

Padahal dalam sidang BPUPKI pun ditegaskan bahwa wilayah Republik Indonesia mencakup seluruh wilayah bekas Hindia Belanda, yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Oleh karena itu, ketika Indonesia merdeka maka Irian Barat sudah seharusnya ikut merdeka. Namun, Belanda tidak mau mengakui kemerdekaan Indonesia, tetapi justru melakukan agresi ke NKRI, sehingga berkobarlah perang kemerdekaan (1945-1949). Akibat perjuangan Indonesia dan dukungan forum internasional, Belanda akhirnya mengakui kemerdekaan Indonesia melalui Konferensi Meja Bundar pada tahun 1949. Kendati Belanda telah mengakui, namun dalam penyerahan kedaulatan tersebut Irian Barat belum disertakan dan baru akan dirundingkan satu tahun kemudian. Pada kenyataannya masalah Irian Barat tidak mudah untuk diselesaikan, karena Belanda tetap bersikeras mempertahankan wilayah itu. Oleh karena itu, tuntutan yang dilancarkan pihak Indonesia terus mengalami jalan buntu. Meskipun mendapati jalan buntu, namun pemerintah Indonesia tidak putus asa. Sebagai solusi pertama, Indonesia menggunakan jalur diplomasi untuk merundingkan penyerahan Irian Barat ke Indonesia.


Berdasarkan penjelasan di atas maka jawaban yang tepat adalah B


 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved