Persilangan antara dua sifat yang berbeda disebut dengan persilangan dihibrid. Berdasarkan soal tersebut, tanaman bunga berwarna kuning dan berbuah manis dapat kita asumsikan memiliki genotipe KKMM, sedangkan tanaman bunga putih berbuah asam dapat kita asumsikan memiliki genotipe hhmm. Gen K (kuning) bersifat dominan terhadap gen k (putih), sedangkan gen M (rasa manis) bersifat dominan terhadap gen m (rasa asam). Persilangan untuk mendapatkan keturunan pertama (F1) dapat dijabarkan sebagai berikut.
P1 : ♀ KKMM > < ♂ kkmm
(kuning, rasa manis) (putih, rasa asam)
G1 : KM km
F1: 100% KkMm
(kuning, rasa manis)
Apabila keturunan pertama (F1) disilangkan dengan sesamanya, maka persilangan yang terjadi adalah sebagai berikut.
P2: ♀ KkMm > < ♂ KkMm
(kuning, rasa manis) (kuning, rasa manis)
G2: KM, Km, kM, km KM, Km, kM, km
P2:

Fenotipe pada F2:
- Kuning, rasa manis: nomor 1, 2, 3, 4, 5, 7, 9, 10, 13
- Kuning, rasa asam: nomor 6, 8, 14
- Putih, rasa manis: nomor 11, 12, 15
- Putih, rasa asam: nomor 16
Rasio fenotipe:
Kuning, rasa manis : kuning, rasa asam : putih, rasa manis : putih, rasa asam = 9 : 3 : 3 : 1
Maka, persentase keturunan kedua (F2) tanaman bunga kuning berbuah asam adalah:

Jadi, persentase F2 yang diharapkan berbunga kuning buah asam adalah 18,75%.