Roboguru

Persilangan antara tikus berbulu kuning A*a dan tikus berbulu kuning A*a menghasilkan turunan letal dalam susunan homozigot (A*A*). Persentase individu yang dapat hidup adalah....

Pertanyaan

Persilangan antara tikus berbulu kuning A*a dan tikus berbulu kuning A*a menghasilkan turunan letal dalam susunan homozigot (A*A*). Persentase individu yang dapat hidup adalah.... 

  1. 0% 

  2. 25%

  3. 50%

  4. 75%

  5. 100%

Pembahasan Soal:

A*A* bersifat letal

Terlihat dari persilangan bahwa yang hidup ada 3 dari 4 keturunan. Sehingga, (3/4) x 100% = 75%
Persentase individu yang dapat hidup adalah 75%

Dengan demikian, jawaban yang tepat ialah D.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

S. Intan

Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Bagaimanakah perbandingan keturunannya, jika tikus kuning jantan dikawinkan dengan tikus betina abu-abu normal? Buatlah bagan perkawinannya!

Pembahasan Soal:

Gen tikus kuning merupakan contoh dari gen letal dominan. Dalam keadaan homozigot bersifat letal, sedangkan dalam keadaan heterozigot bersifat subletal yang menyebabkan tikus berwarna kuning. Tikus yang normal umumnya berwarna hitam atau abu-abu. Pembentukan pigmen hitam atau abu-abu ini ditentukan oleh gen resesif y. Alelnya, gen Y (yellow), menyebabkan tikus tidak membentuk warna hitam atau abu-abu, tetapi akan berwarna kuning. Tikus kuning yang hidup bergenotipe Yy, sedangkan tikus YY tidak pernah ada karena letal dan tikus normal bergenotip yy.

Persilangan tikus kuning jantan dengan tikus betina abu-abu normal

P     :  tikus kuning jantan     x     tikus betina abu-abu normal
                    Yy                                              yy

G     :           Y, y                                             y

F     :  Yy (tikus kuning), yy (tikus normal)

Rasio fenotipnya adalah tikus kuning : tikus normal = 1 : 1space

0

Roboguru

Perhatikan gambar berikut! Persentase kerturunan yang mengalami letal berdasarkan gambar tersebut adalah…

Pembahasan Soal:

Gen letal atau gen kematian adalah gen yang dalam keadaan homozigotik dapat menyebabkan kematain individu yang dimilikinya. Ada gen letal yang bersifat dominan dan ada pula yang resesif. Kematian ini dapat terjadi pada masa embrio atau beberapa saat setelah kelahiran.

Gen letal resesif cenderung menghasilkan fenotipe normal pada individu heterozigot dan mengalami kematian ketika dalam keadaan homozigot resesif misalnya adalah gen penyebab albino pada tanaman jagung. Tanaman jagung dengan genotipe gg akan mengalami kematian setelah cadangan makanan di dalam biji habis, karena tanaman ini tidak mampu melakukan fotosintesis sehubungan dengan tidak adanya khlorofil.

Gen letal dominan adalah gen dominan yang bila homozigotik akan menyebabkan individunya mati. Gen letal dominan dalam keadaan heterozigot dapat menimbulkan efek subletal atau kelainan fenotipe. Peristiwa letal dominan antara lain dapat dilihat pada tikus gen letal dominan Y (dari bahasa inggris yellow) atau K (dalam bahasa indonesia kunung). Dalam kondisi heterozigot menyebabkan kulit tikus berpigmen kuning. Tikus homozigot dominan YY tidak dikenal karena letal. Tikus homozigot resesif yy normal berbulu kelabu. Persilangan dua tikus kuning menyebabkan perbandingan 1 tukus letal (mati) : 2 tikus kuning : 1 tikus kelabu (normal), dengan perbandingan genotipe 1 KK (letal): 2 Kk (kuning): 1 kk (normal).

Maka untuk menghitung persentasenya adalah:

begin mathsize 14px style 1 fourth cross times space 100 percent sign space equals space 25 percent sign space end style 

Jadi persentase keturunan yang letal berdasarkan perkawinan pada soal adalah 25%

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Pada tikus, sifat tubuh besar (B) dominan terhadap kecil (b), rambut kuning (K) dominan terhadap bukan kuning (k), dan gen rambut kuning bersifat letal (K*K*). Jika tikus besar rambut kuning heterozig...

Pembahasan Soal:

Persilangan antara tikus rambut kuning melibatkan alel letal. Alel letal adalah kondisi alel homozigot menyebakan kematian individu. Alel letal pada persilangan ini adalah gen rambut bewarna kuning. Persilangan tikus besar rambut kuning heterozigot (BbKk) disilangkan dengan sesamanya sebagai berikut:

Parental: BbKk (Tubuh besar bewarna kuning) X BbKk (Tubuh besar bewarna kuning)

F1: 

  BK Bk bK bk
BK BBKK BBKk BbKK BbKk
  Besar kuning Besar Kuning Besar Kuning Besar Kuning
Bk BBKk BBkk BbKk Bbkk
  Besar Kuning Besar bukan kuning Besar Kuning besar bukan kuning
bK BbKK BbKk bbKK bbKk
  Besar kuning Besar Kuning kecil kuning kecil kuning
bk BbKk Bbkk bbKk bbkkk
  Besar Kuning Besar bukan kuning kecil  kuning kecil putih bukan kuning

Genotip Tubuh besar kuning: BBKK, BBKk, BbKK, BbKk, BBKk, BbKk, BbKK, BbKk, BbKk
Genotip Tubuh besar bukan kuning: BBkk, Bbkk, Bbkk
GenotipTubuh kecil kuning: bbKK, bbKk, bbKk
Genotip Tubuh kecil bukan kuning: bbkk
Jadi, perbandingannya keturunan F1 besar kuning : besar bukan kuning : kecil kuning : kecil bukan kuning=  9 : 3 : 3 : 1 space space 

0

Roboguru

Bila A = bulu kuning, a = bukan kuning, B = bulu kasar, b = bulu halus, dan gen A homozigot bersifat letal. Persilangan tikus berbulu kuning, kasar heterozigot antar sesamanya, akan menghasilkan perba...

Pembahasan Soal:

Diketahui AA bersifat letal. Disilangkan tikus berbulu kuning kasar heterozigot dengan sesamanya.

P1  AaBb  >< AaBb
G  AB, Ab, aB, ab  >< AB, Ab, aB, ab

 

F1 AB Ab aB ab
AB AABB
(letal)
AAbb
(letal)
AaBB AaBb
Ab AABb
(letal)
AAbb
(letal)
AaBb Aabb
aB AaBB AaBb aaBB aaBb
ab AaBb Aabb aaBb aabb

maka perbandingan keturunan yang hidup dan letal = 12 : 4 = 3: 1.space 

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C.space space 

0

Roboguru

Tikus jantan kuning disilangkan dengan tikus betina kuning. Diketahui A adalah gen dominan untuk bulu kuning yang bersifat letal, dan a untuk alelnya yang bukan kuning. Maka perbandingan genotipe ketu...

Pembahasan Soal:

Gen tikus kuning merupakan contoh dari gen letal dominan. Dalam keadaan homozigot bersifat letal, sedangkan dalam keadaan heterozigot bersifat subletal yang menyebabkan tikus berwarna kuning. Diketahui A adalah gen dominan untuk bulu kuning yang bersifat letal, dan a untuk alelnya yang bukan kuning.

Persilangan tikus kuning jantan dengan tikus betina kuning

P     :  tikus kuning jantan     x     tikus betina kuning
                    Yy                                      Yy

G     :           Y, y                                    Y, y

F     :  YY (letal/mati)
          Yy (kuning)
          Yy (kuning)
          yy (bukan kuning)

Rasio fenotipnya adalah mati : tikus kuning : tikus bukan kuning = 1 : 2 : 1

Persentase tikus letal, kuning dan bukan kuning adalah sebagai berikut.

Mati : 1 fourth cross times space 100 percent sign space equals space 25 percent sign

Kuning : 2 over 4 cross times 100 percent sign space equals space 50 percent sign

Bukan kuning : 1 fourth cross times 100 percent sign space equals space 25 percent sign

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.space

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved