Jadi, jawaban yang benar adalah D.
Unsur–unsur yang terletak pada periode 3 total ada 8 unsur, dari kiri ke kanan berturut-turut yaitu natrium (Na), magnesium Mg), aluminium (Al), silikon (Si), fosfor (P), belerang (S), klor (Cl), dan argon (Ar).
Terdapat beberapa anomali pada kecenderungan sistem periodik unsur periode 3. Energi ionisasi dari Na ke Ar cenderung semakin besar. Namun terjadi penyimpangan pada Al dan S. Seharusnya energi ionisasi Al > Mg dan energi ionisasi S > P. Tapi kenyataannya energi ionisasi Al < Mg dan energi ionisasi S < P. Hal ini terjadi karena unsur Mg dan P memiliki orbital 3s dan 3p yang stabil (penuh atau setengah penuh). Oleh karena itu Mg dan P membutuhkan energi yang lebih besar untuk melepaskan elektronnya.
Jari-jari atom dari Na ke Cl semakin kecil berarti semakin sukar melepaskan elektron. Semakin mudah melepaskan elektron semakin kuat pereduksinya (reduktor), sebaliknya semakin sukar melepaskan elektron semakin kuat kemampuan mengoksidasinya. Dengan demikian semakin ke kiri reduktor makin kuat dan semakin ke kanan oksidator semakin kuat.
Sifat titik leleh dan titik didih unsur periode ketiga memiliki kecenderungan dari kiri ke kanan semakin naik dan maksimalnya pada Si, dan kemudian turun tajam ke kanan. Sehingga Si memiliki titik didih unsur paling tinggi.
Jadi, pernyataan yang salah adalah Si memiliki titik didih paling kecil.