Iklan

Iklan

Pertanyaan

Perlawanan di Singaparna dipimpin oleh ...

Perlawanan di Singaparna dipimpin oleh ...space

Iklan

A. Jasmine

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

perlawanan di Singaparna dipimpin olehK. H. Zainal Mustofa.

perlawanan di Singaparna dipimpin oleh K. H. Zainal Mustofa.

Iklan

Pembahasan

Keberhasilan Jepang menguasai beberapa wilayah Indonesia, merupakan akibat dari propaganda-propaganda yang dilakukan oleh Jepang terhadap bangsa Indonesia, tujuannya adalah menarik simpati sehingga rakyat tidak melakukan perlawanan. Banyak masyarakat yang menderita saat wilayahnya dikuasai oleh Jepang. Hal ini dikarenakan, mereka dipaksa untuk membuat parit, jalan, lapangan terbang, dan juga dipaksa oleh Jepang untuk menjadi Romusha. Romusha adalah sebutan untuk orang-orang yang dipekerjakan sebagai buruh secara paksa oleh Jepang ketika menduduki Indonesia. Bangsa Indonesia kemudian mencoba untuk membuat berbagai siasat untuk melakukan perlawanan terhadap Jepang. Bentuk perlawanan rakyat Indonesia yang berbeda dilakukan oleh bangsa Indonesia, akan tetapi tujuan dan cita-cita perjuangan mereka tetaplah sama, mencapai kemerdekaanIndonesia. Strategi yang dilakukan untuk melawan Jepang dilakukan melalui organisasi-organisasi yang dibentuk oleh Jepang, melalui gerakan-gerakan bawah tanah, dan melalui perjuangan secara fisik. Perjuangan secara fisik dilakukan di beberapa daerah seperti, Aceh, Indramayu, Blitar, dan Singaparna. Singaparna, Tasikmalaya merupakan salah satu wilayah yang berhasil di duduki oleh Jepang. Pada masa itu, rakyat Singaparna dipaksa untuk mengikuti upacara seikerei. Upacara seikerei merupakan upacara penghormatan kepada kaisar Jepang dengan cara membungkuk kearah matahari terbit. Dengan cara seperti ini, masyarakat Singaparna merasa sangat dipermalukan dan dilecehkan. Selain itu, mereka juga merasa menderita karena diperlakukan secara sewenang-wenang dan kasar oleh Jepang. Akibatnya, pada bulan Februari 1944, rakyat Singaparna melakukan perlawanan terhadap Jepang. Pasukan perlawanan dipimpin oleh K. H. Zainal Mustofa. Akan tetapi, Jepang berhasil menangkap K. H. Zainal Mustofa pada tanggal 25 Februari 1944dan pada tanggal 25 Oktober 1944, beliau harus menghentikan perjuangannya setelah beliau dihukum mati. Dengan demikian, perlawanan di Singaparna dipimpin olehK. H. Zainal Mustofa.

Keberhasilan Jepang menguasai beberapa wilayah Indonesia, merupakan akibat dari propaganda-propaganda yang dilakukan oleh Jepang terhadap bangsa Indonesia, tujuannya adalah menarik simpati sehingga rakyat tidak melakukan perlawanan. Banyak masyarakat yang menderita saat wilayahnya dikuasai oleh Jepang. Hal ini dikarenakan, mereka dipaksa untuk membuat parit, jalan, lapangan terbang, dan juga dipaksa oleh Jepang untuk menjadi Romusha. Romusha adalah sebutan untuk orang-orang yang dipekerjakan sebagai buruh secara paksa oleh Jepang ketika menduduki Indonesia.

Bangsa Indonesia kemudian mencoba untuk membuat berbagai siasat untuk melakukan perlawanan terhadap Jepang. Bentuk perlawanan rakyat Indonesia yang berbeda dilakukan oleh bangsa Indonesia, akan tetapi tujuan dan cita-cita perjuangan mereka tetaplah sama, mencapai kemerdekaan Indonesia. Strategi yang dilakukan untuk melawan Jepang dilakukan melalui organisasi-organisasi yang dibentuk oleh Jepang, melalui gerakan-gerakan bawah tanah, dan melalui perjuangan secara fisik. Perjuangan secara fisik dilakukan di beberapa daerah seperti, Aceh, Indramayu, Blitar, dan Singaparna.

Singaparna, Tasikmalaya merupakan salah satu wilayah yang berhasil di duduki oleh Jepang. Pada masa itu, rakyat Singaparna dipaksa untuk mengikuti upacara seikerei. Upacara seikerei merupakan upacara penghormatan kepada kaisar Jepang dengan cara membungkuk kearah matahari terbit. Dengan cara seperti ini, masyarakat Singaparna merasa sangat dipermalukan dan dilecehkan. Selain itu, mereka juga merasa menderita karena diperlakukan secara sewenang-wenang dan kasar oleh Jepang. Akibatnya, pada bulan Februari 1944, rakyat Singaparna melakukan perlawanan terhadap Jepang. Pasukan perlawanan dipimpin oleh K. H. Zainal Mustofa. Akan tetapi, Jepang berhasil menangkap K. H. Zainal Mustofa pada tanggal 25 Februari 1944 dan pada tanggal 25 Oktober 1944, beliau harus menghentikan perjuangannya setelah beliau dihukum mati.space

Dengan demikian, perlawanan di Singaparna dipimpin oleh K. H. Zainal Mustofa.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

152

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan gambar tokoh berikut! Perlawanan yang dipimpin tokoh pada gambar di atas disebabkan oleh...

275

3.8

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia