Roboguru

Perkembangan politik pasca pemilu 1955 memperlihatkan tanda renggangnya hubungan dwi tunggal (Soekarno-Hatta). Berilah alasan mundurnya Hatta sebagai Wakil Presiden pada tanggal 1 Desember 1955.

Pertanyaan

Perkembangan politik pasca pemilu 1955 memperlihatkan tanda renggangnya hubungan dwi tunggal (Soekarno-Hatta). Berilah alasan mundurnya Hatta sebagai Wakil Presiden pada tanggal 1 Desember 1955. space

Pembahasan Soal:

Perkembangan politik Indonesia pasca Pemilu 1955 mengalami ketegangan. Pemilu pun tidak mampu menciptakan stabilitas politik yang diharapkan masyarakat. Salah satu bentuk ketegangan tersebut adalah renggangnya hubungan dwi tunggal atau Soekarno dan Hatta yang berimbas kepada mundurnya Hatta sebagai Wakil Presiden pada tanggal 1 Desember 1955.

Walaupun keduanya bersahabat, namun Hatta sering tidak menyetujui pemikiran-pemikiran Soekarno,. Salah satunya adalah ketika Presiden pertama Indonesia tersebut ingin menerapkan sistem Kabinet Parlementer. Bentuk kabinet tersebut menempatkan Presiden sebagai kepala negara yang berfungsi sebagai simbol, sehingga kedudukan Wakil Presiden tidak diperlukan lagi. Maka dengan alasan tersebut, Hatta membuat pernyataan untuk mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden setelah parlemen dan konstituante pilihan rakyat sudah terbentuk.

Jadi, alasan mundurnya Hatta sebagai Wakil Presiden adalah karena Soekarno ingin menerapkan sistem Kabinet Parlementer dimana menempatkan Presiden sebagai kepala negara yang berfungsi sebagai simbol, sehingga kedudukan Wakil Presiden tidak diperlukan lagi. space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Terakhir diupdate 18 Mei 2021

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved