Iklan

Pertanyaan

Perkawinan politik antara Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya dengan Pramodhawardhani dari Dinasti Syailendra berdampak pada banyak dibangunnya candi bercorak Hindu dan Buddha. Pernyataan tersebut menunjukkan tentang...

Perkawinan politik antara Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya dengan Pramodhawardhani dari Dinasti Syailendra berdampak pada banyak dibangunnya candi bercorak Hindu dan Buddha. Pernyataan tersebut menunjukkan tentang...

  1. pengaruh kultus Dewaraja

  2. teknologi arsitektur modern

  3. keanekaragaman local genius

  4. kekuatan politik Mataram Kuno

  5. toleransi beragama di Mataram Kuno

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

18

:

43

:

29

Klaim

Iklan

A. Maryam

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra di Mataram Kuno pernah bertikai masalah kekuasaan sepeninggalan Rakai Panangkaran. Kedua dinasti kerajaan yang telah lama bertikai itu kemudian dipersatukan kembali dengan perkawinan politik. Perkawinan antara Rakai Pikatan dari dari Dinasti Sanjaya (Hindu) dan Pramodhawardhani dari Dinasti Syailendra (Buddha) dapat menyatukan pemerintahan Mataram Kuno. Hal itu juga berdampak pada pemeluk agama Hindu dengan pemeluk agama Buddha dapat hidup berdampingan, dengan kata lain menunjukkan toleransi beragama masyarakat di Mataram Kuno. Toleransi itu terlihat pada pembangunan banyak candi, misalnya candi terbesar yaitu Candi Prambanan (Hindu) dan Candi Borobudur (Buddha). Pembangunan Candi Prambanan juga melibatkan peran umat Buddha, sementara pembangunan Candi Borobudur dibantu oleh umat Hindu.

Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra di Mataram Kuno pernah bertikai masalah kekuasaan sepeninggalan Rakai Panangkaran. Kedua dinasti kerajaan yang telah lama bertikai itu kemudian dipersatukan kembali dengan perkawinan politik. Perkawinan antara Rakai Pikatan dari dari Dinasti Sanjaya (Hindu) dan Pramodhawardhani dari Dinasti Syailendra (Buddha) dapat menyatukan pemerintahan Mataram Kuno. Hal itu juga berdampak pada pemeluk agama Hindu dengan pemeluk agama Buddha dapat hidup berdampingan, dengan kata lain menunjukkan toleransi beragama masyarakat di Mataram Kuno. Toleransi itu terlihat pada pembangunan banyak candi, misalnya candi terbesar yaitu Candi Prambanan (Hindu) dan Candi Borobudur (Buddha). Pembangunan Candi Prambanan juga melibatkan peran umat Buddha, sementara pembangunan Candi Borobudur dibantu oleh umat Hindu.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Pemimpin Mataram Kuno yang mendukung perkembangan agama Buddha adalah....

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia