Roboguru

Peristiwa Agresi Militer Belanda I menunjukan bahwa Belanda ......

Pertanyaan

Peristiwa Agresi Militer Belanda I menunjukan bahwa Belanda ......

  1. Mengadu domba bangsa Indonesia 

  2. Tidak menepati perundingan Renville 

  3. Tidak mematuhi aturan PBB 

  4. Mengingkari perjanjian Linggarjati 

Pembahasan Soal:

Agresi Militer Belanda 1 dilatar belakangi oleh Belanda yang tidak menerima hasil Perundingan Linggajati yang telah disepakati bersama pada tanggal 25 Maret 1947. Atas dasar tersebut, pada tanggal 21 Juli 1947, Belanda melakukan agresi militer pertamanya dengan menggempur Indonesia. Agresi militer pertama yang dilakukan oleh Belanda mengandung beberapa misi yang harus mereka selesaikan. Berikut ini tujuan dari agresi militer ini yaitu:

  1. Bidang Politik. Mengepung ibu kota RI dan menghapus RI dari peta (menghilangkan de facto RI).
  2. Bidang Ekonomi. Merebut daerah-daerah penting, seperti Jawa Barat dan Timur sebagai penghasil bahan makanan, Sumatera sebagai wilayah perkebunan dan pertambangan.
  3. Bidang Militer. Menghancurkan Tentara Negara Indonesia (TNI).

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Sebagai akibat penolakan Indonesia terhadap Nota Ultimatum yang diajukan Belanda, pihak Belanda kemudian melancarkan Agresi Militer I terhadap Indonesia. Bagaimana dunia internasional menyikapi  sikap...

Pembahasan Soal:

Setelah Belanda melancarkan agresi militer ke beberapa wilayah Indonesia sebagai akibat sikap penolakan Indonesia terhadap Nota Ultimatum yang diajukannya, dunia internasional pun merespon dengan cepat.  Sebagai contoh, pihak Amerika dan Inggris yang tidak menyukai agresi tersebut meminta Belanda untuk segera menghentikan peperangan terhadap Republik Indonesia. Tindakan lebih tegas bahkan diambil oleh India dan Australia yang pada tanggal 30 Juli 1947 mengajukan permintaan resmi agar masalah Indonesia-Belanda dimasukan dalam agenda Dewan Keamanan PBB. Dengan adanya permintaan penyelesaian masalah Indonesia-Belanda, maka tanggal 1 Agustus 1947, Dewan Keamanan PBB memerintahkan penghentian permusuhan kedua belah pihak. Lalu pada tanggal 3 Agustus 1947 Belanda menerima resolusi Dewan Keamanan PBB dan memerintahkan kepada Van Mook untuk menghentikan agresi militernya. Dengan demikian gencatan senjata resmi berlaku sejak tanggal 4 Agustus 1947.

0

Roboguru

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Sumatra, Jawa, dan Madura. Belanda sudah harus meninggalkan daer...

Pembahasan Soal:

Perundingan Linggarjati adalah suatu perundingan antara Indonesia dan Belanda di Linggarjati, Jawa Barat yang menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaan Indonesia. Hasil perundingan ini ditandatangani di Istana Merdeka Jakarta pada 15 November 1946 dan ditandatangani secara sah oleh kedua negara pada 25 Maret 1947. 

Isi dari Perundingan Linggarjati antara lain:

  1. Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera dan Madura.
  2. Belanda harus meninggalkan wilayah RI paling lambat tanggal 1 Januari 1949.
  3. pihak Belanda dan Indonesia Sepakat membentuk negara Republik Indonesia Serikat (RIS).
  4. dalam bentuk RIS Indonesia harus tergabung dalam Persemakmuran Indonesia-Belanda dengan mahkota negeri Belanda sebagai kepala uni.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Di bawah pimpinan sekutu yang mengeluarkan ultimatum agar rakyat dan pemimpin Surabaya menyerahkan semua senjata adalah ...

Pembahasan Soal:

Kematian Brigjen AWS Mallaby yang disebabkan peluru yang menyasar mendapat respon keras oleh atasannya Divisi ke-5 Jawa Timur. Jenderal EC Mansergh mengeluarkan ultimatum kepada pasukan Indonesia di Surabaya pada tanggal 9 November 1945 untuk menyerahkan senjata tanpa syarat. Hal inilah yang kemudian membuka jalan lebar menuju pertempuan 10 November 1945.

Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Perhatikan informasi berikut. 1) Menerima penyerahan Indonesia kepada Belanda. 2) Membebaskan bangsa Eropa yang menjadi tatanan perang Jepang. 3) Meliputi dan memenangkan tentara Jepang. 4) Menega...

Pembahasan Soal:

Pada 29 September 1945, pasukan SEAC di bawah bendera AFNEI (Allied Forces Netherlands Indies) datang ke Jakarta dipimpin oleh Leman Jenderal Sir Philip Christison. Adapun tugas pasukan AFNEI yakni sebagai berikut.

1) Menerima penyerahan Jepang kepada Sekutu.

2) Membebaskan bangsa Eropa yang menjadi tawanan perang Jepang.

3) Melucuti dan memulangkan tentara Jepang.

4) Menegakkan serta memelihara kondisi damai uncuk diserahkan ke pemerincahan sipil.

5) Mencari informasi tentang para penjahat perang Jepang yang akan diserahkan ke pengadilan Sekutu.

 

Dari penjelasan di atas maka tugas AFNEI di Indonesia ditunjukkan oleh nomor (2), membebaskan bangsa Eropa yang menjadi tawanan perang Jepang (3) melucuti dan memulangkan tentara Jepang dan (5) mencari informasi tentang para penjahat perang Jepang yang akan diserahkan ke pengadilan Sekutu.

 

0

Roboguru

Mengapa tahun 1945-1949 bangsa Indonesia harus berperang lagi melawan Belanda dan Sekutu padahal kita sudah Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945?

Pembahasan Soal:

Belanda datang kembali ke Indonesia untuk merebut kekuasaan dari pemerintah Indonesia pimpinan Soekarno-Hatta. Belanda datang ke Indonesia dengan menumpang kapal tentara Sekutu (AFNEI) yang sedang bertugas untuk melucuti dan memulangkan tentara Jepang di Indonesia. Pada 15 September 1945, Pasukan Belanda tiba di Jakarta dan diikuti kedatangan Belanda di kota-kota lain. Pihak Belanda berupaya untuk menaklukan beberapa wilayah Indonesia. Rakyat Indonesia merespon kedatangan Belanda dengan melakukan perlawanan di beberapa daerah.

Setelah Proklamasi kemerdekaan Indonesia tersebar ke seluruh penjuru dunia, muncul berbagai respon dari negara-negara internasional. Belanda merespon hal tersebut dengan datang kembali ke Indonesia untuk merebut kekuasaan dari pemerintah Indonesia pimpinan Soekarno-Hatta. Belanda datang ke Indonesia dengan menumpang kapal tentara Sekutu (AFNEI) yang sedang bertugas untuk melucuti dan memulangkan tentara Jepang di Indonesia. Pada 15 September 1945, Pasukan Belanda tiba di Jakarta dan diikuti kedatangan Belanda di kota-kota lain. Pihak Belanda berupaya untuk menaklukan beberapa wilayah Indonesia. Rakyat Indonesia merespon kedatangan Belanda dengan melakukan perlawanan di beberapa daerah.

Dengan demikian, bangsa Indonesia harus berperang lagi melawan Belanda dan Sekutu karena kedatangan AFNEI dan NICA yang ingin mengembalikan kekuasaan Belanda di Indonesia.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved