Iklan

Pertanyaan

Perhatikanlah kutipan puisi berikut! Keranda Joko Pinurbo Ranjang meminta kembali tubuh yang pernah dilahirkan dan diasuhnya dengan sepenuh cinta. “Semoga anakku yang pemberani, yang jauh merantau ke negeri-negeri igauan menemukan jalan pulang; pun jika aku sudah lapuk dan karatan.” Tapi tubuh sudah begitu jauh mengembara. Kalaupun sesekali pulang, ia datang hanya untuk menabung luka. Dan ketika akhirnya pulang ia sudah mayat tinggal rangka. Ranjang yang demikian tegar lagi penyabar memeluknya erat: “Aku rela jadi keranda untukmu.” ======================================== Yang Terampas dan Yang Putus Chairil Anwar kelam dan angin lalu mempesiang diriku, menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin, malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu; tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang tubuhku diam dan sendiri , cerita dan peristiwa berlalu beku Persamaan kedua karya itu adalah…

Perhatikanlah kutipan puisi berikut!

Keranda

Joko Pinurbo

 

Ranjang meminta kembali tubuh

yang pernah dilahirkan dan diasuhnya

dengan sepenuh cinta.

“Semoga anakku yang pemberani,

yang jauh merantau ke negeri-negeri igauan

menemukan jalan pulang;

pun jika aku sudah lapuk dan karatan.”

Tapi tubuh sudah begitu jauh mengembara.

Kalaupun sesekali pulang, ia datang

hanya untuk menabung luka.

Dan ketika akhirnya pulang

ia sudah mayat tinggal rangka.

Ranjang yang demikian tegar lagi penyabar

memeluknya erat: “Aku rela jadi keranda untukmu.”

========================================

Yang Terampas dan Yang Putus

Chairil Anwar

 

kelam dan angin lalu mempesiang diriku, menggigir juga

ruang di mana dia yang kuingin, malam tambah merasuk,

rimba jadi semati tugu

di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin

aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang

dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu; tapi kini

hanya tangan yang bergerak lantang

tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku

 

Persamaan kedua karya itu adalah…

  1. Menjelaskan tema tentang kematian.

  2. Menggambarkan kepasrahan menghadapi ajal.

  3. Mendeskripsikan sakratul maut.

  4. Membahas suasana kamar.

  5. Menguraikan kesunyian yang mencekam.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

19

:

35

:

12

Klaim

Iklan

M. Rozalina

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Jambi

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Kedua puisi itu menggambarkan kepasrahan jelang ajal. Hal itu ditunjukkan pada larik masing-masing puisi. Dalam puisi Keranda, terdapat kalimat “Tapi tubuh sudah begitu jauh mengembara. Kalaupun sesekali pulang, ia datang hanya untuk menabung luka. Dan ketika akhirnya pulang ia sudah mayat tinggal rangka.” Sementara itu, dalam Puisi Yang Terhempas dan Yang Putus, terdapat kalimat “dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu; tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku.” Semua larik itu menyatakan kepasrahan.

Kedua puisi itu menggambarkan kepasrahan jelang ajal. Hal itu ditunjukkan pada larik masing-masing puisi. Dalam puisi Keranda, terdapat kalimat “Tapi tubuh sudah begitu jauh mengembara. Kalaupun sesekali pulang, ia datang hanya untuk menabung luka. Dan ketika akhirnya pulang ia sudah mayat tinggal rangka.” Sementara itu, dalam Puisi Yang Terhempas dan Yang Putus, terdapat kalimat “dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu; tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku.” Semua larik itu menyatakan kepasrahan.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Bacalah dengan cermat puisi berikut! Anganku Di kala perjalanan jauh Sejenak aku terhenti Banyak persimpangan di hadapanku Entah arah mana yang harus kutempuh Kutengok ke sekelili...

4

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia