RoboguruRoboguru
SD

Perhatikan tajuk rencana berikut!       Banjir yang menggenangi sebagian wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang menjadi penanda memasuki 2020 ternyata juga ikut menggerus pengunjung pusat perbelanjaan. Khusus untuk kawasan Jakarta, pengurus asosiasi pengelola pusat belanja Indonesia (APPBI) membeberkan terjadi penurunan sekitar 30% pengunjung pusat perbelanjaan dalam 3 hari terakhir semenjak banjir.  Pengunjung yang masih menyempatkan ke pusat perbelanjaan lebih fokus pada penjualan makanan dan minuman ketimbang penjualan fashion. Banjir yang melanda wilayah Jabodetabek memang sebuah pukulan telak bisnis ritel dan pusat perbelanjaan yang selama ini bisa mengaruh keuntungan di musim libur seperti libur Natal dan tahun baru. Perhatian masyarakat yang terkena musibah banjir sibuk menyelamatkan diri dan harta benda yang ikut terendam. Selain bisnis ritel, yang paling terpukul akibat banjir adalah sektor usaha logistik. Sejumlah infrastruktur jalanan hingga bandara tergenang air. Sebagian besar aset sektor logistik mengalami kerusakan karena terendam banjir yang berujung pada beban perbaikan dan pemeliharaan yang tinggi.    Di tengah kondisi dan situasi masyarakat korban banjir berjibaku menyelamatkan diri dan harta benda, para elit malah berpolemik seputar program dan cara menangani banjir selama ini di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, motor dengan konsep natural naturalisai. Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki hadimuljono, tetap mempertahankan program normalisasi sungai. Faktanya, dua program tersebut tidak ada yang berjalan sebagaimana mestinya. Program naturalisasi didefinisikan sebagai sebuah cara mengelola pasarana sumber daya air melalui konsep pengembangan ruang terbuka hijau, mempertahankan kapasitas tampungan, fungsi pengendalian banjir, dan konservasi. Sementara itu, program normalisasi sungai sepanjang 33 kilometer baru terealisasi sepanjang 16 kilometer. Alasannya, terkendala kebebasan lahan yang menjadi tanggung jawab Pemda DKI Jakarta.    Semua orang paham bahwa persoalan utama sungai di Jakarta adalah pendangkalan dan penyempitan yang parah. Lebar sungai di Jakarta rata-rata menyusut dari sekitar 50 meter menjadi hanya 15 meter pengerukan sungai dan hunian pada di bantaran kali adalah inti dari penataan sungai untuk mengatasi banjir.    Oleh karena itu, pencegahan banjir harus segera dilakukan. Pengerukan sungai dan hunian yang melanggar aturan mutlak direlokasi. Jangan menyuburkan polemik antara program naturalisasi yang diusung Pemprov DKI Jakarta dan program normalisasi yang sudah dijalankan pemerintah pusat yang macet. (Disadur dari: https://nasional. sindonews.//1487080/16/banjir-gerus-bisnis-ritel-1578066655, diunduh 11 Maret 2020) Identifikasikanlah struktur tajuk rencana tersebut!

Pertanyaan

Perhatikan tajuk rencana berikut!
 

    Banjir yang menggenangi sebagian wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang menjadi penanda memasuki 2020 ternyata juga ikut menggerus pengunjung pusat perbelanjaan. Khusus untuk kawasan Jakarta, pengurus asosiasi pengelola pusat belanja Indonesia (APPBI) membeberkan terjadi penurunan sekitar 30% pengunjung pusat perbelanjaan dalam 3 hari terakhir semenjak banjir.

 Pengunjung yang masih menyempatkan ke pusat perbelanjaan lebih fokus pada penjualan makanan dan minuman ketimbang penjualan fashion. Banjir yang melanda wilayah Jabodetabek memang sebuah pukulan telak bisnis ritel dan pusat perbelanjaan yang selama ini bisa mengaruh keuntungan di musim libur seperti libur Natal dan tahun baru. Perhatian masyarakat yang terkena musibah banjir sibuk menyelamatkan diri dan harta benda yang ikut terendam. Selain bisnis ritel, yang paling terpukul akibat banjir adalah sektor usaha logistik. Sejumlah infrastruktur jalanan hingga bandara tergenang air. Sebagian besar aset sektor logistik mengalami kerusakan karena terendam banjir yang berujung pada beban perbaikan dan pemeliharaan yang tinggi.

   Di tengah kondisi dan situasi masyarakat korban banjir berjibaku menyelamatkan diri dan harta benda, para elit malah berpolemik seputar program dan cara menangani banjir selama ini di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, motor dengan konsep natural naturalisai. Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki hadimuljono, tetap mempertahankan program normalisasi sungai. Faktanya, dua program tersebut tidak ada yang berjalan sebagaimana mestinya. Program naturalisasi didefinisikan sebagai sebuah cara mengelola pasarana sumber daya air melalui konsep pengembangan ruang terbuka hijau, mempertahankan kapasitas tampungan, fungsi pengendalian banjir, dan konservasi. Sementara itu, program normalisasi sungai sepanjang 33 kilometer baru terealisasi sepanjang 16 kilometer. Alasannya, terkendala kebebasan lahan yang menjadi tanggung jawab Pemda DKI Jakarta.

   Semua orang paham bahwa persoalan utama sungai di Jakarta adalah pendangkalan dan penyempitan yang parah. Lebar sungai di Jakarta rata-rata menyusut dari sekitar 50 meter menjadi hanya 15 meter pengerukan sungai dan hunian pada di bantaran kali adalah inti dari penataan sungai untuk mengatasi banjir.

   Oleh karena itu, pencegahan banjir harus segera dilakukan. Pengerukan sungai dan hunian yang melanggar aturan mutlak direlokasi. Jangan menyuburkan polemik antara program naturalisasi yang diusung Pemprov DKI Jakarta dan program normalisasi yang sudah dijalankan pemerintah pusat yang macet.

(Disadur dari: https://nasional. sindonews.//1487080/16/banjir-gerus-bisnis-ritel-1578066655, diunduh 11 Maret 2020)


Identifikasikanlah struktur tajuk rencana tersebut!undefined 

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

struktur teks editorial tersebut adalah pernyataan pendapat paragraf 1, argumentasi paragraf 2, 3, dan 4, penegasan ulang paragraf 5.

Pembahasan

Teks editorial adalah artikel yang ditulis oleh redaktur terhadap suatu isu/masalah aktual. Struktur teks editorial terbagi menjadi tiga, yaitu:

1. Pernyataan pendapat, yaitu pandangan redaktur terhadap isu yag dibahas. 2. Argumentasi, yaitu pernyataan umum yang menguatkan pernyataan pendapat. Argumentasi bisa berupa data atau fakta terkait isu. 3. Penegasan ulang, yaitu penguatan kembali pendapat dan argumentasi yang telah disampaikan sebelumnya dengan disertai saran.

Skema struktur teks di atas adalah:

  1. Pernyataan pendapat: paragraf satu karena berisi sudut pandang penulis terhadap permasalahan yang diangkat, yaitu banjir yang terjadi di Jabodetabek.
  2. Argumentasi: paragraf dua, tiga, dan 4 karena berisi bukti-bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan tesis pada paragraf satu.
  3. Penegasan Ulang: paragraf lima karena berisi penegasan ulang atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi.undefined

Jadi, struktur teks editorial tersebut adalah pernyataan pendapat paragraf 1, argumentasi paragraf 2, 3, dan 4, penegasan ulang paragraf 5.

741

0.0 (0 rating)

Pertanyaan serupa

Sejenak, mari kita belokkan perhatian. Alih-alih melengkap kesyikan bergosip infotainment, sistem pemerintahan yang carut-marut, dan gemar Piala Dunia.      Lima tahun sudah, diselenggarakan rintisan...

9rb+

4.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia