Sumber daya manusia merupakan salah satu aset penting yang dimiliki negara. Tanpa kualitas sumber daya yang baik, negara tidak dapat berkembang ke arah yang lebih baik. Apabila kualitas sumber daya yang dimiliki suatu negara rendah, akan timbul berbagai permasalahan sosial seperti pengangguran, kemiskinan, dan maraknya kelompok marginal. Sebagai peserta didik sekaligus penerus bangsa, diharuskan terbiasa untuk memiliki pola pikir yang kritis. Berpikir kritis mendorong seseorang mampu memahami permasalahan sosial yang terjadi di lingkungannya. Hanya sekadar paham belum dapat dikatakan berpikir kritis. Arus globalisasi berlangsung sangat cepat, masalah sosial akibat globalisasi bisa dialami oleh siapa saja. Sehingga berpikir kritis sangat diperlukan untuk generasi muda dalam menyikapi permasalahan sosial akibat globalisasi.
Kemudian, meningkatkan kemampuan dengan memperkaya softskill. Hal ini tentu berguna bagi kemampuan individu yang banyak sekali manfaatnya, terutama dalam mempersiapkan dirinya menuju tantangan di dunia pekerjaan, maupun perkuliahan. Banyak sekali orang yang memiliki pendidikan tinggi, tetapi kemampuan yang dimiliki terbatas. Sehingga sulit untuk mereka mendapatkan pekerjaan.
Kualitas sumber daya manusia tidak hanya diukur dalam aspek intelektualitas, tetapi juga aspek kepribadian dan spiritualitas. Agama sebagai pedoman hidup manusia terdapat norma-norma yang diajarkan. Norma tersebut dibentuk untuk memelihara keharmonisan hubungan sosial masyarakat, hubungan antarmanusia dengan Tuhan, serta manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Dengan berpegang teguh pada norma tersebut, peserta didik dapat terhindar dari dampak negatif globalisasi.
Jadi, dapat disimpulkan jawaban yang tepat adalah D.