Iklan

Pertanyaan

Perhatikan proses inflamasi berikut ini: Sel yang cedera memproduksi histamin Kemotaksis fagosit oleh neutrofil dan monosit Jika inflamasi tidak berhasil, akan terbentuk abses Terjadi vasodilatasi pembuluh darah dan edema Pelepasan fibrinogen, yang kemudian berubah menjadi fibrin Pembentukan jaringan parut Pembentukan dan pergerakan nanah ke permukaan untuk dihancurkan Urutan peristiwa inflamasi yang tepat adalah…

Perhatikan proses inflamasi berikut ini:

  1. Sel yang cedera memproduksi histamin
  2. Kemotaksis fagosit oleh neutrofil dan monosit
  3. Jika inflamasi tidak berhasil, akan terbentuk abses
  4. Terjadi vasodilatasi pembuluh darah dan edema
  5. Pelepasan fibrinogen, yang kemudian berubah menjadi fibrin
  6. Pembentukan jaringan parut
  7. Pembentukan dan pergerakan nanah ke permukaan untuk dihancurkan

 

Urutan peristiwa inflamasi yang tepat adalah…

  1. 1 – 4 – 5 – 2 – 7 – 3 – 6

  2. 1 – 4 – 2 – 5 – 7 – 3 – 6

  3. 1 – 4 – 2 – 5 – 7 – 6 – 3

  4. 4 – 1 – 5 – 2 – 7 – 6 – 3

  5. 4 – 1 – 2 – 5 – 7 – 3 – 6

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

08

:

12

:

44

Klaim

Iklan

A. Acfreelance

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Rangkaian peristiwa inflamasi: Sel yang cedera memproduksi faktor kimiawi (histamin) yang dapat menyebabkan vasodilatasi dan edema. Pelepasan fibrinogen untuk pembatasan area cedera. Fibrinogen berubah menjadi fibrin membentuk bekuan di area cedera. Kemotaksis fagosit (neutrofil dan monosit) dengan cara marginasi (fagosit melekat ke dinding endotelium kapiler yang rusak) dan diapedesis (migrasi fagosit melalui dinding kapiler menuju ke area yang rusak) Fagositosis terhadap agen infeksi pada area cedera. Pembentukan nanah dari sel darah putih, sel jaringan yang mati, dan berbagai cairan tubuh. Nanah bergerak ke permukaan tubuh untuk dihancurkan. Inflamasi tidak berhasil, akan terbentuk kantung nanah (abses). Tahap pemulihan (regenerasi jaringan atau pembentukan jaringan parut)

Rangkaian peristiwa inflamasi:

  1. Sel yang cedera memproduksi faktor kimiawi (histamin) yang dapat menyebabkan vasodilatasi dan edema.
  2. Pelepasan fibrinogen untuk pembatasan area cedera.
  3. Fibrinogen berubah menjadi fibrin membentuk bekuan di area cedera.
  4. Kemotaksis fagosit (neutrofil dan monosit) dengan cara marginasi (fagosit melekat ke dinding endotelium kapiler yang rusak) dan diapedesis (migrasi fagosit melalui dinding kapiler menuju ke area yang rusak)
  5. Fagositosis   terhadap agen infeksi pada area cedera.
  6. Pembentukan nanah dari sel darah putih, sel jaringan yang mati, dan berbagai cairan tubuh.
  7. Nanah bergerak ke permukaan tubuh untuk dihancurkan.
  8. Inflamasi tidak berhasil, akan terbentuk kantung nanah (abses).
  9. Tahap pemulihan (regenerasi jaringan atau pembentukan jaringan parut)

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Respon inflamasi disebabkan oleh...

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia