Iklan

Pertanyaan

Perhatikan persamaan reaksi berikut : 3 CuS + 2 NO 3 − ​ → 3 Cu 2 + + 3 S + 2 NO + 4 H 2 ​ O Unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi pada persamaan reaksi tersebut adalah ....

Perhatikan persamaan reaksi berikut :


 


Unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi pada persamaan reaksi tersebut adalah ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

13

:

49

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pembahasan
lock

Unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi pada persamaan reaksi tersebut adalah unsur Sdan unsur N. Aturan penentuan bilangan oksidasi: Biloks unsur bebas adalah 0. Biloks ion monoatom (1 atom) dan poliatom (lebih dari 1 atom) sesuai dengan jenis muatan ionnya. Biloks unsur pada golongan logam IA, IIA, dan IIIA sesuai dengan golongannya Jumlah biloks unsur-unsur yang membentuk ion = jumlah muatannya. Jumlah biloks unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0. Biloks H bila berikatan dengan logam = -1. Bila H berikatan dengan non-logam = +1. Biloks O dalam senyawa peroksida = -1. Bilangan oksidasi O dalam senyawa non-peroksida = -2. Maka, biloks Cu dalam CuS adalah +2 sedangkan S = -2. biloks N dalam NO 3 − ​ adalah: biloks N + 3 biloks O biloks N + 3 ( − 2 ) biloks N ​ = = = ​ − 1 − 1 + 5 ​ biloks Cu dalam Cu 2 + adalah +2 biloks S adalah 0 biloks N dalam NO: biloks N + biloks O biloks N + ( − 2 ) biloks N ​ = = = ​ 0 0 + 2 ​ Pada reaksi di atas, unsur S mengalami peningkatan bilangan oksidasi dari − 2 menjadi 0, sedangkan unsur N mengalami penurunan bilangan oksidasi dari + 5 menjadi + 2 .

Unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi pada persamaan reaksi tersebut adalah unsur S dan unsur N.

Aturan penentuan bilangan oksidasi:

  • Biloks unsur bebas adalah 0.
  • Biloks ion monoatom (1 atom) dan poliatom (lebih dari 1 atom) sesuai dengan jenis muatan ionnya.
  • Biloks unsur pada golongan logam IA, IIA, dan IIIA sesuai dengan golongannya
  • Jumlah biloks unsur-unsur yang membentuk ion = jumlah muatannya.
  • Jumlah biloks unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0.
  • Biloks H bila berikatan dengan logam = -1. Bila H berikatan dengan non-logam = +1.
  • Biloks O dalam senyawa peroksida = -1. Bilangan oksidasi O dalam senyawa non-peroksida = -2.

Maka,

  • biloks Cu dalam CuS adalah +2 sedangkan S = -2.
  • biloks N dalam  adalah:
     
  • biloks Cu dalam  adalah +2
  • biloks S adalah 0
  • biloks N dalam NO:
     


3 Cu S plus 2 N O subscript 3 to the power of minus sign yields 3 Cu to the power of 2 plus sign and 3 S and 2 N O and 4 H subscript 2 O space space space space space minus sign 2 space space plus 5 space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space space 0 space space space space space plus 2


Pada reaksi di atas, unsur S mengalami peningkatan bilangan oksidasi dari  menjadi 0, sedangkan unsur N mengalami penurunan bilangan oksidasi dari  menjadi .

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Berapakah bilangan oksidasi masing-masing unsur dalam ion berikut? CrO 4 2 − ​

1

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia