Iklan
Pertanyaan
Perhatikan kerangka karya ilmiah berikut!
Sesuai kerangka karya ilmiah di atas, paragraf latar belakang yang sesuai adalah ...
Berikut ini adalah beberapa gejala demam berdarah dengue yang dapat dikenali: demam tinggi hingga 40 derajat Celcius, sakit kepala, nyeri otot, tulang, atau sendi, mual, muntah, sakit di belakang mata, pembengkakan di kelenjar getah bening di leher dan selangkangan, bintik-bintik merah atau bercak pada kulit. Kebanyakan orang dengan demam berdarah dapat pulih dalam kurun waktu seminggu atau lebih. Sementara, pada beberapa kasus, gejalanya bisa memburuk dan bisa mengancam jiwa. Kondisi inilah yang disebut demam dengue parah, sindrom shock dengue, atau demam berdarah tahap lanjut. Demam berdarah parah terjadi ketika pembuluh darah rusak dan bocor, serta jumlah sel pembentuk gumpalan (trombosit) di aliran darah turun. Hal ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba, perdarahan internal, kegagalan organ, dan bahkan kematian.
Nyamuk Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah. Uniknya, hanya nyamuk Aedes aegypti betina yang menyebarkan virus tersebut, sedangkan nyamuk jantan tidak. Nyamuk Aedes aegypti diduga berasal dari benua Afrika. Penyebaran virus oleh nyamuk Aedes aegypti mudah sekali terjadi di negara beriklim tropis, seperti Indonesia, terutama saat memasuki musim hujan. Hal ini karena curah hujan yang tinggi membuat kondisi lingkungan sangat mendukung bagi nyamuk untuk berkembang biak dan meneruskan daur hidupnya.
Nyamuk Aedes aegypti mudah dikenali melalui warna dan bentuknya. Ciri khas nyamuk ini adalah ukurannya yang kecil dan memiliki tubuh berwarna hitam dengan belang putih di sekujur tubuhnya. Nyamuk Aedes aegypti dapat terbang sejauh 400 meter, sehingga penyebaran virus dengue dapat terjadi hingga jarak yang jauh dari tempat nyamuk bersarang. Nyamuk Aedes aegypti bersarang dan bertelur di genangan air yang jernih. Di dalam rumah, nyamuk ini banyak ditemukan berkembang biak di tempat penampungan air, misalnya bak mandi, vas bunga, talang air, atau tempat minum hewan peliharaan.
Curah hujan tinggi pada awal tahun berdampak pada beberapa hal, salah satunya dalam bidang kesehatan. Berbagai macam penyakit timbul akibat curah hujan yang tinggi. Salah satu penyakit yang sering muncul adalah demam berdarah. Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang ditemukan di daerah tropis. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, yang menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.
Hingga kini belum ada vaksinasi ataupun obat khusus untuk mengobati demam berdarah atau DBD. Pengobatan berkisar pada cara untuk meringankan gejalanya, membuat penderita senyaman mungkin, serta mencegah dan menangani komplikasi-komplikasi yang terjadi. Jika tengah mengalami gejala penyakit DBD, disarankan untuk banyak beristirahat, banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi, konsumsi parasetamol untuk meringankan gejala demam dan nyeri (jangan mengonsumsi ibuprofen atau aspirin karena kedua obat tersebut dapat memicu pendarahan dalam pada penderita DBD), memeriksakan diri ke dokter jika dalam waktu tiga hingga lima hari, tidak ada tanda-tanda pemulihan pada gejala yang dirasakan.
Iklan
A. Rizkyamsi
Master Teacher
6
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia