Iklan

Pertanyaan

Perhatikan kedua kutipan cerpen berikut! Kutipan 1 Kami menguburkan jasad Bapak keesokan harinya di pemakaman umum dekat rumah agar Ibu mudah kapanpun ingin nyekar. Karena kami semua bekerja, kami sepakat untuk bergantian menjaga Ibu selama masa berkabungnya. Aku mengambil cuti untuk bisa menemani Ibu melewati kesedihannya ditinggal Bapak. Tapi rupanya kehadiranku seperi tidak nyata di mata Ibu. Ibu yang dulu begitu periang dan senang mengobrol sekarang menjadi pendiam dan sering duduk melamun di beranda. Aku memahami kepedihan Ibu. Jadi aku biarkan saja Ibu dengan dunianya. Aku duduk menemaninya di sana. Sama-sama diam. Yang penting aku bisa memastikan bahwa Ibu tetap sehat dan tidak kekurangan suatu apapun. Kutipan 2 Memang tipe orang yang suka mendesak. Kupikir-pikir sekarang, sifatnya itu memang aku perlukan. Jika tidak, mungkin aku akan mati. Atau akan jadi pengangguran di rumah. Atau pasrah saja jika ada orang yang melamarku. Atau jadi gila. Namun, semua pilihan itu tidak terjadi kepadaku. Berkat nenek, dengan keras kepala, dia akan menyuruh ini itu. Membangunkanku agar tak terlambat ke sekolah. Menyiapkan makanan untukku, hingga memilihkan kursus apa saja yang ketika tiba waktunya, ternyata memang berguna. Toh ketika aku sudah bisa hidup dengan kemampuanku sendiri, bahkan bisa dibilang berlebih, Nenek tak pernah sedikit pun meminta apa pun dariku. Perbedaan nilai moral kedua teks tersebut adalah….

Perhatikan kedua kutipan cerpen berikut!

Kutipan 1

Kami menguburkan jasad Bapak keesokan harinya di pemakaman umum dekat rumah agar Ibu mudah kapanpun ingin nyekar. Karena kami semua bekerja, kami sepakat untuk bergantian menjaga Ibu selama masa berkabungnya. Aku mengambil cuti untuk bisa menemani Ibu melewati kesedihannya ditinggal Bapak. Tapi rupanya kehadiranku seperi tidak nyata di mata Ibu. Ibu yang dulu begitu periang dan senang mengobrol sekarang menjadi pendiam dan sering duduk melamun di beranda. Aku memahami kepedihan Ibu. Jadi aku biarkan saja Ibu dengan dunianya. Aku duduk menemaninya di sana. Sama-sama diam. Yang penting aku bisa memastikan bahwa Ibu tetap sehat dan tidak kekurangan suatu apapun.

 

Kutipan 2

Memang tipe orang yang suka mendesak. Kupikir-pikir sekarang, sifatnya itu memang aku perlukan. Jika tidak, mungkin aku akan mati. Atau akan jadi pengangguran di rumah. Atau pasrah saja jika ada orang yang melamarku. Atau jadi gila. Namun, semua pilihan itu tidak terjadi kepadaku. Berkat nenek, dengan keras kepala, dia akan menyuruh ini itu. Membangunkanku agar tak terlambat ke sekolah. Menyiapkan makanan untukku, hingga memilihkan kursus apa saja yang ketika tiba waktunya, ternyata memang berguna. Toh ketika aku sudah bisa hidup dengan kemampuanku sendiri, bahkan bisa dibilang berlebih, Nenek tak pernah sedikit pun meminta apa pun dariku.

Perbedaan nilai moral kedua teks tersebut adalah….

  1. Kutipan 1: Kita harus menguburkan jasad orang tua di pemakaman dekat rumah. 

    Kutipan 2: Kita harus meniru sifat keras kepala nenek agar bisa hidup bahagia di masa depan. 

  2. Kutipan 1: Seorang anak harus memperhatikan dan merawat orang tuanya. 

    Kutipan 2: Orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anak cucunya tanpa menginginkan imbalan. 

  3. Kutipan 1: Kita harus memahami kesedihan orang tua dan menghiburnya agar tidak sedih lagi. 

    Kutipan 2: Kita harus berusaha sekuat tenaga agar tidak menjadi pengangguran di rumah. 

  4. Kutipan 1: Seseorang harus mengambil cuti ketika keluarga sedang dalam keadaan berkabung. 

    Kutipan 2: Kita harus membalas kebaikan nenek dengan membalikan semua keperluannya. 

  5. Kutipan 1: Kita harus mengajak orang lain agar dapat menghormati orang tua. 

    Kutipan 2: Hormatilah orang yang lebih tua dari kita, agar kita diperlakukan seperti itu juga di masa tua, 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

52

:

38

Klaim

Iklan

N. Febriyanti

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Dalam karya sastra mengandung nilai-nilai kehidupan yang dapat diambil dari peran masing-masing tokoh dalam karya sastra tersebut. Nilai moral dalam karya sastra merupakan kaidah yang menentukan hal-hal yang dianggap baik atau buruk, serta menerangkan apa yang seharusnya dan sebaiknya dilakukan manusia terhadap manusia lainnya.

Dalam karya sastra mengandung nilai-nilai kehidupan yang dapat diambil dari peran masing-masing tokoh dalam karya sastra tersebut. Nilai moral dalam karya sastra merupakan kaidah yang menentukan hal-hal yang dianggap baik atau buruk, serta menerangkan apa yang seharusnya dan sebaiknya dilakukan manusia terhadap manusia lainnya.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan kutipan cerpen berikut ini. Nina melompat bangun, lalu bergegas ke kamar mandi. Ia melewati dapur. Ibu sedang mengulek kentang dan Mbok Inten mengiris tempe. Harum rendang yang sedang di...

4

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia