Roboguru

Perhatikan gambar pengukuran tebal plat baja seperti gambar di bawah ini!   Hasil pengukuran yang diperoleh adalah ...

Pertanyaan

Perhatikan gambar pengukuran tebal plat baja seperti gambar di bawah ini!

 

Hasil pengukuran yang diperoleh adalah ...undefined 

  1. 31,450 mmundefined 

  2. 31,500 mmundefined 

  3. 32,450 mmundefined 

  4. 32,400 mmundefined 

  5. 33,550 mmundefined 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

 

Pada gambar di atas diketahui:

Skala utama = 3,1 cm = 31 mm
Skala nonius = 0,45 mm

Sehingga hasil pengukurannya dapat dilakukan dengan menjumlahkan skala utama dan skala nonius:

begin mathsize 14px style x equals 31 comma 000 plus 0 comma 450 equals 31 comma 450 space mm end style 

Jadi, jawaban yang benar adalah A.undefined 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

D. Enty

Terakhir diupdate 07 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan alat-alat ukur berikut! Alat ukur panjang yang memiliki ketelitian paling tinggi dan paling rendah berturut-turut ditunjukkan oleh gambar nomor …

Pembahasan Soal:

Panjang suatu benda dapat diukur dengan menggunakan beberapa alat ukur seperti penggaris, jangka sorong, dan mikrometer sekrup. Masing-masing alat ukur tersebut memiliki ketelitian berbeda-beda. Sekarang kita lihat ketelitian dari setiap alat ukur pada gambar.

Gambar (1)

Alat ukur pada gambar (1) adalah meteran roll atau meteran pita. Meteran roll memiliki skala terkecil 0,1 cm dan ketetitian 0,05 cm.

Gambar (2)

Alat ukur pada gambar (2) adalah mikrometer sekrup. Mikrometer sekrup memiliki skala terkecil 0,001 cm dan ketelitian 0,0005 cm.

Gambar (3)

Alat ukur pada gambar (3) adalah penggaris atau mistar. Mistar memiliki skala terkecil 0,1 cm dan ketelitian 0,05 cm.

Gambar (4)

Alat ukur pada gambar (4) adalah jangka sorong. Jangka sorong memiliki skala terkecil 0,01 cm dan ketelitian 0,005 cm.

Dari uraian diatas, mikrometer sekrup memiliki ketelitian paling tinggi sedangkan meteran dan mistar memiliki ketelitian paling rendah.

Dengan demikian, alat ukur panjang yang memiliki ketelitian paling tinggi dan paling rendah berturut-turut ditunjukkan oleh gambar nomor (2) dan (3).

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.space 

0

Roboguru

Pembacaan hasil pengukuran menggunakan jangka sorong yang ditunjukkan pada gambar di bawah adalah ...

Pembahasan Soal:

Diketahui:

Skala utama (SU) = 7,4 cm

Skala nonius (SN) = 4

Ditanya: hasil pengukuran?

Penyelesaian:

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row Hasil equals cell SU plus SN cross times 0 comma 01 end cell row blank equals cell 7 comma 4 plus 4 cross times 0 comma 01 end cell row blank equals cell 7 comma 4 plus 0 comma 04 end cell row blank equals cell 7 comma 44 space cm end cell end table  

Dengan demikian, hasil pengukuran adalah 7,44 cm

Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.
 

0

Roboguru

Seorang siswa melakukan pengukuran tebal pelat. Pengukuran seorang siswa tersebut dengan menggunakan alat ukur jangka sorong ditunjukkan oleh data berikut. Hitung tebal pelat tersebut!

Pembahasan Soal:

Jangka sorong digunakan untuk mengukur diameter luar, diameter dalam cincin, tinggi tabung, dan diameter bola dan tebal pelat. Skala terkecil jangka sorong adalah 0,1 mm atau 0,01 cm dan ketelitiannya sebesar 0,05 mm atau 0,005 cm. Jangka sorong terdiri atas dua bagian, yaitu skala tetap dan skala nonius.

Untuk membaca jangka sorong adalah dengan membaca skala tetap yang letaknya di atas. Kemudian membaca nilai pada skala nonius yang letaknya dibawah dengan cara melihat pertemuan garis antar dua skala pada alat tersebut. Sehingga

Tebal pelat = skala tetap + skala nonius
Tebal pelat = 0,9 + (0,01 cm x 5)
Tebal pelat = 0,9 + 0,05
Tebal pelat = 0,95 cm

Sehingga, tebal pelat tersebut adalah 0,95 cm. space 

1

Roboguru

Panjang benda yang diukur dengan jangka sorong bernonius 20 pada gambar di bawah adalah ...

Pembahasan Soal:

x0 = skala utama + skala nonius

x0 = 2 cm + (6 × 0,01) cm

x0 = 2 cm + 0,06 cm

x0 = 2,06 cmspace 

 

increment x = begin inline style bevelled 1 half end style × skala terkecil

increment x = begin inline style bevelled 1 half end style × 0,01 cm

increment x = 0,005 cm

 

x = x0 plus-or-minus increment x

x = (2,06 plus-or-minus 0,005) cm

Jadi, panjang benda adalah = (2,06 bold plus-or-minus 0,005) cm.space 

0

Roboguru

Sebuah benda berbentuk persegi panjang diukur panjang dan lebarnya dengan menggunakan jangka sorong, diperlihatkan seperti gambar berikut Dari hasil pengukuran tersebut luas benda adalah ....

Pembahasan Soal:

Hasil pengukuran panjang benda adalah 6,74 cm (3 AP) dan lebarnya 4,29 cm (3 AP), maka luas persegi panjang dapat dihitung menggunakan persamaan

A equals p cross times l A equals 6 comma 74 cross times 4 comma 29 A equals 28 comma 9164 space cm squared

Berdasarkan aturan operasi angka penting, hasil perkalian angka penting menggunkan jumlah angka penting paling yang sedikit. Pada soal ini kedua besaran memiliki 3 AP maka hasilnya juga harus dibulatkan sampai memiliki 3 AP.

Dengan demikian luas persegi panjang tersebut adalah 28,9 cm2.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved