Iklan

Pertanyaan

Perhatikan gambar daur hidrologi berikut! Apabila X terbakar habis, dampak yang terjadi adalah ...

Perhatikan gambar daur hidrologi berikut!

Apabila X terbakar habis, dampak yang terjadi adalah ...space 

  1. aliran air berkurangspace 

  2. tidak memengaruhi persediaan air di hutanspace 

  3. bertambah besarnya aliran air dari gunungspace 

  4. bertambah besar proses evapotranspirasispace 

  5. bertambah besar daya serap humusspace 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

33

:

21

Klaim

Iklan

K. Khoirunnisa

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Sriwijaya

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Jawaban yang tepat adalah A. Tahapan daur air atau daur hidrologi adalah sebagai berikut. Evaporasi adalah proses perubahan air permukaan menjadi uap air. Air menyerap energi dari matahari dan berubah menjadi uap air. Evaporasi terjadi pada badan air seperti samudra, laut, danau, dan sungai. Melalui evaporasi, air bergerak dari hidrosfer ke atmosfer. Pada saat air berevaporasi, suhu badan air turun. Kondensasi Energi matahari. Ketika air berevaporasi menjadi uap air, uap air akan naik ke atmosfer. Di ketinggian tertentu, uap air berubah menjadi partikel es yang sangat halus atau titik-titik air karena suhu di tempat yang tinggi sangat rendah. Proses ini disebut kondensasi. Partikel-partikel halus ini akan berkumpul dan membentuk awan dan kabut di angkasa. Sublimasi, selain evaporasi, sublimasi juga berkontribusi terhadap uap air di udara. Sublimasi adalah proses di mana es secara langsung berubah menjadi uap air tanpa melewati tahap air. Fenomena ini berlangsung jika suhu rendah atau tekanan tinggi. Sumber utama sublimasi adalah lapisan es di Kutub Utara dan Kutub Selatan serta tudung es di puncak gunung. Proses sublimasi berlangsung lebih lambat dibandingkan evaporasi. Presipitasi (Hujan), Awan (uap air yang terkondensasi) kemudian turun sebagai hujan akibat terjadi angin atau perubahan suhu. Hal ini karena titik-titik air bergabung menjadi air hujan yang lebih besar. Ketika udara tidak dapat lagi menahan lebih banyak air, titik-titik air akan jatuh sebagai hujan. Jika suhu sangat rendah, di bawah 0°C, titik-titik air jatuh sebagai salju. Air kemudian masuk ke lapisan litosfer. Transpirasi, saat air turun sebagai hujan, sebagian air tersebut meresap ke dalam tanah. Akar tumbuhan menyerap air dan mendorongnya ke daun untuk digunakan dalam proses fotosintesis. Kelebihan air dikeluarkan oleh daun melalui stomata (lubang kecil pada daun) dalam bentuk uap air. Proses penguapan air melalui tumbuhan ini disebut transpirasi. Aliran air adalah proses di mana air mengalir di permukaan bumi. Hujan dan salju yang meleleh dapat menyebabkan aliran air. Ketika air mengalir di tanah, air akan menghanyutkan lapisan tanah atas (top som dan membawa mineral bersama aliran air. Aliran air ini membentuk sungai yang mengalir ke danau, laut, dan samudra. Dengan demikian, air memasuki hidrosfer. lnfitrasi, air hujan tidak semuanya mengalir ke badan air, diserap oleh tumbuhan, atau berevaporasi. Sebagian air hujan tersebut ada yang meresap jauh ke dalam tanah. Proses ini disebut infiltrasi. Air merembes ke bawah tanah dan meningkatkan jumlah air tanah.Proses perembesan air hujan ke pori-pori tanah inilah yang kemudian disebut sebagai infiltrasi untuk kemudian kembali ke laut secara keseluruhan. Kebakaran hutan dapat menganggu kelangsungan daur hidrologi karenasalah satu fungsi ekologis hutan adalah dalam daur hidrologis. Terbakarnya hutan memberikan dampak hilangnya kemampuan hutan menyerap dan menyimpan air hujan.Pada saat hutan habis terbakar hasil air pada awalnya akan meningkat karena berkurangnya transpirasi, namun lama kelamaan hasil air tersebut akan berkurang karena jumlah air yang tersimpan di dalam tanah juga berkurang. Hal ini disebabkan karena air hujan yang jatuh pada areal hutan yang telah terbuka, sebagian besar langsung menjadi aliran permukaan.

Jawaban yang tepat adalah A.

Tahapan daur air atau daur hidrologi adalah sebagai berikut.

  • Evaporasi adalah proses perubahan air permukaan menjadi uap air. Air menyerap energi dari matahari dan berubah menjadi uap air. Evaporasi terjadi pada badan air seperti samudra, laut, danau, dan sungai. Melalui evaporasi, air bergerak dari hidrosfer ke atmosfer. Pada saat air berevaporasi, suhu badan air turun.
  • Kondensasi Energi matahari. Ketika air berevaporasi menjadi uap air, uap air akan naik ke atmosfer. Di ketinggian tertentu, uap air berubah menjadi partikel es yang sangat halus atau titik-titik air karena suhu di tempat yang tinggi sangat rendah. Proses ini disebut kondensasi. Partikel-partikel halus ini akan berkumpul dan membentuk awan dan kabut di angkasa.
  • Sublimasi, selain evaporasi, sublimasi juga berkontribusi terhadap uap air di udara. Sublimasi adalah proses di mana es secara langsung berubah menjadi uap air tanpa melewati tahap air. Fenomena ini berlangsung jika suhu rendah atau tekanan tinggi. Sumber utama sublimasi adalah lapisan es di Kutub Utara dan Kutub Selatan serta tudung es di puncak gunung. Proses sublimasi berlangsung lebih lambat dibandingkan evaporasi.
  • Presipitasi (Hujan), Awan (uap air yang terkondensasi) kemudian turun sebagai hujan akibat terjadi angin atau perubahan suhu. Hal ini karena titik-titik air bergabung menjadi air hujan yang lebih besar. Ketika udara tidak dapat lagi menahan lebih banyak air, titik-titik air akan jatuh sebagai hujan. Jika suhu sangat rendah, di bawah 0°C, titik-titik air jatuh sebagai salju. Air kemudian masuk ke lapisan litosfer.
  • Transpirasi, saat air turun sebagai hujan, sebagian air tersebut meresap ke dalam tanah. Akar tumbuhan menyerap air dan mendorongnya ke daun untuk digunakan dalam proses fotosintesis. Kelebihan air dikeluarkan oleh daun melalui stomata (lubang kecil pada daun) dalam bentuk uap air. Proses penguapan air melalui tumbuhan ini disebut transpirasi.
  • Aliran air adalah proses di mana air mengalir di permukaan bumi. Hujan dan salju yang meleleh dapat menyebabkan aliran air. Ketika air mengalir di tanah, air akan menghanyutkan lapisan tanah atas (top som dan membawa mineral bersama aliran air. Aliran air ini membentuk sungai yang mengalir ke danau, laut, dan samudra. Dengan demikian, air memasuki hidrosfer.
  • lnfitrasi, air hujan tidak semuanya mengalir ke badan air, diserap oleh tumbuhan, atau berevaporasi. Sebagian air hujan tersebut ada yang meresap jauh ke dalam tanah. Proses ini disebut infiltrasi. Air merembes ke bawah tanah dan meningkatkan jumlah air tanah. Proses perembesan air hujan ke pori-pori tanah inilah yang kemudian disebut sebagai infiltrasi untuk kemudian kembali ke laut secara keseluruhan.

Kebakaran hutan dapat menganggu kelangsungan daur hidrologi karena salah satu fungsi ekologis hutan adalah dalam daur hidrologis. Terbakarnya hutan memberikan dampak hilangnya kemampuan hutan menyerap dan menyimpan air hujan. Pada saat hutan habis terbakar hasil air  pada awalnya akan meningkat karena berkurangnya transpirasi,  namun lama kelamaan hasil air tersebut akan berkurang karena jumlah air yang tersimpan di dalam tanah juga berkurang. Hal ini disebabkan karena air hujan yang jatuh pada areal hutan yang telah terbuka, sebagian besar langsung menjadi aliran permukaan.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

6

Firda Ferdianita

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Bantu banget Makasih ❤️

Ipa

Pembahasan lengkap banget

Iklan

Pertanyaan serupa

Sebutkan macam-macam sumber pencemaran berdasarkan sifat zatnya!

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia