Roboguru

Perhatikan gambar berikut. Sumber: google. com Menurut klasifikasi iklim Junghuhn, padi lebih cocok dibudidayakan pada ...

Pertanyaan

Perhatikan gambar berikut.

Sumber: google. com

Menurut klasifikasi iklim Junghuhn, padi lebih cocok dibudidayakan pada ...space 

  1. zona Aspace 

  2. zona Bspace 

  3. zona Cspace 

  4. zona Dspace 

  5. zona Espace 

Pembahasan Soal:

Tumbuhan dapat tumbuh dengan baik sesuai dengan beberapa faktor, yaitu edafik (tanah), iklim, fisiografis, dan biologis. Berdasarkan klasifikasi iklim junghuhn didasarkan pada ketinggian suatu tempat dan tanaman yang dapat dibudidayakan pada ketinggian tertentu. Berdasarkan ketinggian dari suatu tempat, Junghuhn membaginya menjadi empat zona iklim, yaitu:

  • Zona iklim panas (A). Zona ini berada pada ketinggian 0 - 600 meter di atas permukaan laut dan memiliki suhu berkisar antara 22ºC - 26ºC. Contoh tumbuhan yang dapat dibudidayakan di zona iklim panas adalah kelapa, karet, tebu, padi, jagung, tembakau, dan cokelat.
  • Zona iklim sedang (B). Zona ini berada pada ketinggian 600 hingga 1500 meter di atas permukaan laut. Memiliki suhu berkisar antara 17ºC - 22ºC. Contoh tumbuhan yang dapat dibudidayakan di zona iklim sedang adalah teh, stroberi, kol, sawi, tomat, kopi, dan selada.
  • Zona iklim sejuk (C). Zona ini berada pada ketinggian 1500 hingga 2000 meter di atas permukaan laut dan memiliki suhu berkisar antara 11ºC - 17ºC. Contoh tumbuhan yang dapat dibudidayakan di zona iklim sejuk adalah sayur-sayuran, hutan tanaman industri, kopi, teh, dan kina.
  • Zona iklim dingin (D). Zona ini berada pada ketinggian lebih dari 2500 meter di atas permukaan laut dan memiliki suhu berkisar 6ºC - 11ºC. Pada zona iklim dingin tidak ada tanaman yang dapat dibudidayakan, tumbuhan yang dapat bertahan hidup di zona iklim dingin adalah lumut dan paku.

Dari penjelasan tersebut, maka padi cocok dibudidayakan pada zona iklim panas atau A.space 

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Bryando

Mahasiswa/Alumni Universitas Siliwangi

Terakhir diupdate 07 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Diantara fenomena di bawah ini manakah yang termasuk faktor cuaca mempengaruhi ketahanan pangan Indonesia?

Pembahasan Soal:

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan, diantaranya :

  • Kondisi ekonomi, politik, sosial dan keamanan
  • Sarana dan prasarana
  • Teknologi yang dikembangkan
  • Pengadaan lahan yang tepat
  • Cuaca dan iklim

Cuaca dan iklim merupakan salah faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan di Indonesia. Salah satu contohnya adalah Fenomena El Nino. El Nino berpengaruh pada menurunnya curah hujan/ musim kemarau lebih panjang. Apabila El Nino berlangsung lama, akan membuat petani gagal panen sehingga produktivitas lahan akan menurun serta dapat mengancam stabilitas pangan nasional.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Salah satu kondisi iklim yang dapat terjadi di Indonesia adalah fenomena Ia nina dan el nino. Mengapa fenomena tersebut dapat mengancam ketahanan pangan di Indonesia ?

Pembahasan Soal:

Salah satu kondisi iklim yang dapat terjadi di Indonesia adalah fenomena Ia nina dan el nino. Fenomena tersebut dapat mengancam ketahanan pangan di Indonesia sebab membawa anomali cuaca di Indonesia yang bisa mengganggu sektor pertanian. La nina membawa cuaca buruk seperti hujan lebat dan badai, sedangkan el nino membawa kekeringan dan kemarau.

0

Roboguru

Dampak perubahan iklim bukan hanya soal naiknya permukaan laut atau perubahan suhu permukaan bumi, tapi juga berdampak lainnya ke bidang pertanian. Hal yang sangat berdampak dalam bidang pertanian ada...

Pembahasan Soal:

Beberapa hasil penelitian yang mengindikasikan bahwa perubahan iklim membawa pengaruh negatif terhadap produktivitas pertanian. Perubahan temperatur secara global memicu terjadinya musim kemarau yang berkepanjangan, hujan badai ekstrem menyebabkan terjadinya banjir besar di beberapa lokasi di dunia maupun Indonesia. Perubahan iklim juga memicu adanya perubahan cuaca secara ekstrem. Terjadinya pergeseran musim, akan berpengaruh pada perencanaan aktivitas kegiatan pertanian, sehingga pola musim tanam tanaman akan terganggu yang mengakibatkan menurunnya angka produksi dan bahkan kegagalan panen.undefined 

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.undefined

0

Roboguru

Pergeseran atau perubahan pola musim tanam secara umum dapat terjadi karena ….

Pembahasan Soal:

Perubahan iklim (climate change) adalah berubahnya kondisi fisik atmosfer bumi antara lain suhu dan distribusi curah hujan yang membawa dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan manusia (Kementerian Lingkungan Hidup, 2001). Istilah perubahan iklim sering digunakan secara tertukar dengan istilah ’pemanasan global’, padahal fenomena pemanasan global hanya merupakan bagian dari perubahan iklim, karena parameter iklim tidak hanya temperatur saja, melainkan ada parameter lain yang terkait seperti presipitasi, kondisi awan, angin, maupun radiasi matahari. Secara umum, perubahan iklim dapat merubah pola tanam dan pergeseran musim yang akan berpengaruh pada aktivitas kegiatan pertanian. Akibat hal ini jadwal tanam akan terganggu dan berakibat pada menurunnya angka produksi dan bahkan kegagalan panen.space 

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

P. de Candolle, seorang botanis Swiss, membagi jenis vegetasi atas dasar hubungannya dengan suhu. Tuliskan dan jelaskan secara singkat klasifikasinya.

Pembahasan Soal:

Augustin P. de Candolle, seorang botanis Swiss, membagi jenis vegetasi atas dasar hubungannya dengan suhu ke dalam lima kelas vegetasi. Kelima kelas vegetasi itu adalah sebagai berikut.:

  1. Megaterm, jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah yang bersuhu tinggi atau beriklim tropis serta curah hujan tinggi sepanjang tahun, misalnya, vegetasi hutan hujan tropis.
  2. Xerofita, jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah yang bersuhu tinggi atau beriklim tropis namun dengan curah hujan yang rendah. Misalnya, vegetasi gurun dan lingkungan semiarid.
  3. Mesoterm, jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah beriklim sedang atau subtropis dan memiliki pergantian suhu rendah dan tinggi. Misalnya, tumbuhan hutan gugur tropis.
  4. Mikroterm, jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah beriklim dingin dengan suhu yang relatif lehih rendah sepanjang tahun. Vegetasi yang tumbuh pada daerah ini umurnnya berupa pohon tinggi dengan daun seperti jarum untuk mendapatkan sinar matahari dan mengurangi penguapan. Misalnya, hutan konifera (pohon berdaun jarum) campuran.
  5. Hekistoterm adalah jenis tumbuhan yang tumbuh di daerah beriklim kutub dengan suhu yang sangat rendah sepanjang tahun. Misalnya, vegetasi tundra alpin, seperti spesies lumut-lumutan. 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved