Soal tersebut terkait dengan teknik Restriction Fragment Length Polymorphism (RFLP). Teknik ini digunakan untuk menganalisis perbedaan pola yang ditimbulkan dari pemotongan DNA menggunakan enzim restriksi sehingga terbentuk fragmen-fragmen restriksi. Prinsip kerjanya, RFLP akan menganalisis kesamaan atau perbedaan DNA dengan menggunakan enzim restriksi. Enzim restriksi memiliki titik potong yang spesifik, sehingga bisa ditentukan kekerabatan dari titik potong tersebut. DNA yang serupa, akan menghasilkan titik potong yang sama, titik potong tersebut dimasukkan ke dalam elektroforesis. Hasilnya seperti gambar di bawah ini.

DNA pada soal dipotong menjadi 3 bagian, yaitu: X, Y, dan Z. Elektroforesis membuat DNA tersebut bergerak dari sumur sampel ke sisi lain. Pergerakannya terjadi karena dibelakang sumur mempunyai muatan negatif, dan di bagian lain mempunyai muatan positif. Sifat DNA yang bermuatan negatif, akan terdorong dari sumur dan tertarik ke sisi lain, sehingga membentuk pergerakan. Karena Y mempunyai hasil pemotongan lebih kecil, maka kecepatan bergeraknya lebih tinggi, sehingga jarak yang ditempuh akan lebih jauh. Z mempunyai hasil pemotongan paling besar, sehingga dia bergerak paling lambat dan hanya berpindah pada jarang pendek. X yang mempunyai bentuk diantara Y dan Z bergerak lebih jauh dari Z tetapi tertinggal dari Y.
Dikarenakan pada pilihan jawaban tidak ada yang sesuai dengan contoh hasil elektroforesis yang dibuat, maka dicari jawaban yang paling mendekati.
Dengan demikian, jawaban yang mendekati hasil elektroforesis adalah B.