Iklan
Pertanyaan
Bacalah ikhtisar buku nonfiksi berikut!
Judul: Pengendalian Erosi Tanah
Pengarang: Dr. Ir. Supli Effendi Rahim
Tebal: xvii + 148 halaman
Tahun: Cetakan ke-1 , Agustus 2000
Cetakan ke-2, September 2003
Penerbit: Bumi Aksara
Buku ini mengupas secara tuntas mengenai cara penanggulangan erosi, baik terjadi karena faktor alam maupun karena adanya faktor lain yang menyebabkan terjadinya erosi. Buku ini terdiri atas dua belas bagian, yakni pengendalian erosi tanah dalam rangka pelestarian hidup; penyebaran dan keragaman erosi tanah; masalah erosi tanah dalam lahan kritis; erosi tanah dan fenomenanya; limpasan permukaan; pendugaan erosi dan penggunaannya; pencegahan dan penanggulangan erosi tanah pada tingkat makro; pencegahan dan penanggulangan erosi pada tingkat mikro; tindakan konservasi tanah; permasalahan dalam penerapan tindakan dan kebijakan konservasi tanah; penelitian erosi dan konservasi tanah; dan kesimpulan.
Masalah erosi di Indonesia, dalam hal ini erosi akibat campur tangan manusia, sebenarnya telah berlangsung sejak lama. Barangkali berlangsungnya bersamaan denga'n pembukaan lahan untuk usaha pertanian oleh nenek moyang bangsa ini ribuan tahun yang lalu. Namun demikian, kepedulian manusia terhadap proses ini memang terbilang baru. Erosi didefinisikan sebagai suatu peristiwa hilang atau terkikisnya tanah atau sebagian dari suatu tempat yang terangkut dari suatu tempat ke tempat lain, baik disebabkan oleh pergerakan air, angin, maupun es. Pengikisan tanah di sini pada hakikatnya tidak termasuk
erosi internal (ke dalam penampang tanah), tetapi hanya pengikisan suatu tanah ke tempat lain (eksternal). Di daerah tropis seperti Indonesia, erosi terutama disebabkan oleh air hujan. Ada juga erosi yang disebabkan oleh angin atau es, tetapi pada buku ini lebih ditekankan pada erosi oleh air hujan.
Salah satu penyebab erosi adalah adanya faktor limpasan permukaan. Limpasan permukaan merupakan sebagian dari air hujan yang mengalir di atas permukaan tanah. Jumlah air yang menjadi limpasan ini sangat bergantung pada jumlah air hujan persatuan waktu (intensitas), keadaan penutup tanah, topografi (terutama kemiringaan lereng), jenis tanah, dan ada atau tidaknya hujan yang terjadi sebelumnya (kadar air tanah sebelum terjadinya hujan).
Untuk menghindari terjadinya erosi diperlukan strategi-strategi yang ampuh untuk menyia,sati hal ini. Di dalam buku ini dijelaskan bahwa 'strategi-strategi penanggulangan erosi untuk tiap-tiap penggunaan lahan digunakan sedikitnya dua dari tiga tindakan, meliputi tindakan agronomis, tindakan pengelolaan tanah, dan tindakan mekanis. lnformasi tentang perilaku erosi dan strategi untuk pengendaliannya yang terbaik sangat diperlukan. Walaupun telah tersedia teknologi yang andal dalam bidang konservasi tanah, penerapannya tidak dapat langsung dilaksanakan begitu saja karena kebanyakan dikembangkan di luar negeri. Untuk itu perlu uji coba bahkan bila perlu dicarikan alternatif yang terbaik.
Sumber: http://www.ergakandly.com/2011 /0l/contohintiasari-buku-non-fiksi.html, dengan penyesuaian
Perhatikan gagasan-gagasan utama berikut!
Yang bukan gagasan utama paragraf-paragraf dalam ikhtisar buku nonfiksi tersebut ditandai nomor ...
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Iklan
R. Trihandayani
Master Teacher
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia