Roboguru

Perhatikan data dari dua buah senyawa berikut. Senyawa Titik Leleh () Daya hantar listrik Lelehan Larutan X -42 Tidak menghantarkan Menghantarkan Y 801 Menghantarkan Menghantarkan Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang terdapat pada senyawa X dan Y berturut-turut adalah . . .

Pertanyaan

Perhatikan data dari dua buah senyawa berikut.

Senyawa

Titik Leleh

(degree C)

Daya hantar listrik
Lelehan Larutan
X -42 Tidak menghantarkan Menghantarkan
Y 801 Menghantarkan Menghantarkan

Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang terdapat pada senyawa X dan Y berturut-turut adalah . . .

  1. ion dan hidrogen

  2. kovalen non-polar dan ion

  3. kovalen polar dan ion

  4. ion dan kovalen polar

  5. kovalen non-polar dan kovalen polar

Pembahasan Soal:

Berdasarkan tabel berikut:

Sifat Fisik Jenis Ikatan

Ikatan Ion

Ikatan Kovalen Polar Ikatan Kovalen Nonpolar
Daya Hantar Listrik Larutan v v -
Lelehan v - -
Padatan - - -
Titik Didih  +++(tinggi)   ++(sedang) + (rendah)
Titik Leleh +++(tinggi)  ++(sedang) + (rendah)
Kelarutan dalam Air v v -

 

Larutan X memiliki titim leleh rendah yaitu (-42undefined) , lelehannya tidak dapat menghantarkan arus listrik, sedangkan larutannya dapat menghantarkan arus listrik. Oleh karena itu maka larutan X memiliki jenis ikatan kovalen polar.

Larutan Y memiliki titim leleh sangat tinggi yaitu (801undefined) , dan lelehan maupun larutannya dapat menghantarkan arus listrik. Oleh karena itu maka larutan Y memiliki jenis ikatan ion.

Maka jawaban yang tepat adalah C. Kovalen polar dan ion.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Chandra

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 04 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Kelompokkanlah senyawa-senyawa berikut berdasarkan ikatan kimianya! FeCl3​  H2​O  NaCl  CaO  NH4​Cl  CH3​Cl  H2​C2​O4​  CH3​COONa

Pembahasan Soal:

Ikatan kimia merupakan gaya yang mengikat atom-atom dalam molekul atau gabungan ion dalam setiap senyawalkatan ion terbentuk karena adanya gaya tarik-menarik elektrostatis antara ion positif dan ion negatif. lkatan ion terjadi antara atom-atom yang mempunyai energi ionisasi rendah (unsur logam) dengan atom-atom yang mempunyai afinitas elektron tinggi (unsur non-logam). Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi akibat pemakaian pasangan elektron secara bersama-sama oleh dua atom. Ikatan kovalen terbentuk di antara dua atom yang sama-sama ingin menangkap elektron (sesama atom non-logam).

Unsur logam terdiri atas unsur-unsur golongan I A (kecuali hidrogen), golongan II A, golongan III A (kecuali boron), timbal (Pb), timah (Sn), dan bismut (Bi), serta semua unsur-unsur golongan transisi (golongan B). Unsur non-logam terdiri atas unsur-unsur golongan VII A (halogen), golongan VIII A (gas mulia), hidrogen (H), karbon (C), nitrogen (N), oksigen (O), fosfor (P), belerang (S) dan selenium (Se).

Untuk dapat menjawab soal di atas, maka masing-masing senyawa perlu dianalisis atom-atom penyusunnya apakah terdiri dari unsur logam dengan non-logam atau terdiri dari sesama unsur non-logam.

  1. FeCl3 
    Terdiri dari unsur Fe yang terletak pada golongan VIII B (golongan transisi) dan unsur Cl yang terletak pada golongan VII A (halogen). Atom Fe merupakan unsur logam dan atom Cl merupakan unsur non-logam, maka senyawa FeCl3 merupakan senyawa berikatan ion.
     
  2. H2O 
    Terdiri dari unsur H yang terletak pada golongan I A dan unsur O yang terletak pada golongan VI A. Atom H merupakan unsur non-logam, walaupun terletak pada golongan I A karena wujudnya gas, serta atom O juga merupakan unsur non-logam, maka senyawa H2O merupakan senyawa berikatan kovalen.
     
  3. NaCl 
    Terdiri dari unsur Na yang terletak pada golongan I A (logam alkali) dan unsur Cl yang terletak pada golongan VII A (halogen). Atom Na merupakan unsur logam dan atom Cl merupakan unsur non-logam, maka senyawa NaCl merupakan senyawa berikatan ion.
     
  4. CaO 
    Terdiri dari unsur Ca yang terletak pada golongan II A (logam alkali tanah) dan unsur O yang terletak pada golongan VI A. Atom Ca merupakan unsur logam dan atom O merupakan unsur non-logam, maka senyawa CaO merupakan senyawa berikatan ion.
     
  5. NH4Cl 
    Terdiri dari unsur N yang terletak pada golongan V A, unsur H yang terletak pada golongan I A dan unsur Cl yang terletak pada golongan VII A (halogen). Atom H merupakan unsur non-logam, karena wujudnya adalah gas, atom N dan Cl juga merupakan unsur non-logam, maka senyawa NH4Cl merupakan senyawa berikatan kovalen.
     
  6. CH3Cl 
    Terdiri dari unsur C yang terletak pada golongan IV A, unsur H yang terletak pada golongan I A dan unsur Cl yang terletak pada golongan VII A (halogen). Atom H merupakan unsur non-logam, karena wujudnya adalah gas, atom C dan Cl juga merupakan unsur non-logam, maka senyawa merupakan senyawa berikatan kovalen.
     
  7. H2C2O4 
    Terdiri dari unsur C yang terletak pada golongan IV A, unsur H yang terletak pada golongan I A dan unsur O yang terletak pada golongan VI A. Atom H merupakan unsur non-logam, karena wujudnya adalah gas, atom C dan O juga merupakan unsur non-logam, maka senyawa merupakan senyawa berikatan kovalen.
     
  8. CH3COONa 
    Terdiri dari unsur C yang terletak pada golongan IV A, unsur H dan Na yang terletak pada golongan I A dan unsur O yang terletak pada golongan VI A. Atom H merupakan unsur non-logam, karena wujudnya adalah gas, atom C dan Cl juga merupakan unsur non-logam,  tetapi atom Na merupakan unsur logam alkali. Pada senyawa CH3COONa, terdapat dua jenis ikatan sekaligus, yaitu ikatan ion dan kovalen. Ikatan ion terdapat pada ikatan antara atom Na dengan ion molekul CH3COO, sedangkan ikatan kovalen terdapat dalam ikatan antar atom C, H, dan O dalam ion molekul CH3COO.

Dengan demikian, berdasarkan ikatan kimianya, maka senyawa-senyawa di atas dikelompokkan sebagai berikut.

  • Ikatan ion: FeCl3,NaCl,CaO 
  • Ikatan kovalen: H2O,NH4Cl,CH3Cl,H2C2O4 
  • Ikatan ion dan kovalen sekaligus: CH3COONa 

Jadi, kelompok senyawa berikatan ion adalah FeCl3,NaCl,CaO, kelompok senyawa berikatan kovalen adalah H2O,NH4Cl,CH3Cl,H2C2O4 dan senyawa yang memiliki ikatan ion serta kovalen sekaligus adalah CH3COONa.

0

Roboguru

Perhatikan data hasil percobaan berikut ini: No. Sifat fisis Zat A Zat B 1. Wujud Zat Larut Tidak larut 2. Kelarutan dalam air Larut Tidak larut ...

Pembahasan Soal:

Berdasarkan tabel berikut ini:

Sifat Fisik Jenis Ikatan

Ikatan Ion

Ikatan Kovalen Polar Ikatan Kovalen Nonpolar
Daya Hantar Listrik Larutan v v -
Lelehan v - -
Padatan - - -
Titik Didih  +++(tinggi)   ++(sedang) + (rendah)
Titik Leleh +++(tinggi)  ++(sedang) + (rendah)
Kelarutan dalam Air v v -

Berdasarkan data tabel yang terdapat dalam soal, maka:

Zat A memiliki ikatan ionic, karena larut dalam air, memiliki daya hantar yang baik dalam bentuk larutan, serta memiliki titik didih yang tinggi

Zat B memiliki ikatan kovalen non-polar, karena tidaklarut dalam air, tidak dapat menghantarkan listrik dalam bentuk larutan, serta memiliki titik didih yang rendah.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A. ionic dan kovalen non-polar.

0

Roboguru

Unsur A dengan nomor atom 14 dan unsur B dengan nomor atom 9 dapat membentuk senyawa … dengan ikatan.…

Pembahasan Soal:

14A = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p2 → golongan IV A

9B = 1s2 2s2 2p5 → golongan VII A

Unsur A dan B termasuk unsur non-logam. Unsur A dapat membentuk ikatan kovalen dengan 4 unsur B membentuk senyawa AB4 yang memenuhi kaidah oktet.

0

Roboguru

Diketahui konfigurasi elektron unsur P dan Q sebagai berikut : P:[He]2s22p2Q:[Ne]3s23p5  Jika unsur P dan Q berikatan, maka rumus kimia senyawa yang terbentuk, jenis ikatan dan sifat kepolaran senyawa...

Pembahasan Soal:

Unsur P memiliki elektron valensi 4 yang belum berpasangan. Unsur Q memiliki elektron valensi 7 dan ada 1 elektron yang belum berpasangan. Sehingga unsur P dan Q berikatan kovalen membentuk senyawa begin mathsize 14px style PQ subscript 4 end style. Senyawa ini bersifat non polar karena momen dipolnya saling meniadakan.

Jadi, rumus kimia senyawa yang terbentuk yaitu begin mathsize 14px style PQ subscript 4 end style, ikatan kovalen, bersifat non polar.

0

Roboguru

Perhatikan data hasil percobaan berikut! Jenis ikatan yang terdapat pada zat V dan X secara berturut-turut adalah ...

Pembahasan Soal:

V yang memiliki titik leleh sangat tinggi dan tidak larut dalam air merupakan ciri dari ikatan logam. Karena ikatan antar logam didalamnya sangat sulit dilepaskan sehingga tidak larut dalam air. Namun, saat dialiri listrik saat kondisi padatan dan lelehan akan dapat menghantarkan listrik, hal ini dikarenakan adanya elektron yang bergerak bebas diantara atom – atom logam yang saling terikat.

Y memiliki titik didih rendah dan baik padatan maupun lelehannya tidak dapat menghantarkan listrik, merupakan contoh dari ikatan kovalen non polar.

Sehingga V : Ikatan logam dan Y : ikatan kovalen non polar

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved