Salah satu cara untuk menentukan perubahan entalpi adalah dengan cara Hukum Hess, karena dalam soal juga diketahui banyak reaksi. Hukum Hess berbunyi bahwa perubahan entalpi tidak bergantung pada jalannya reaksi atau tahapan reaksi tetapi hanya bergantung pada keadaan awal (reaktan) dan keadaan akhir (produk).
Ketentuan dalam hukum Hess adalah sebagai berikut:
- Ketika persamaan reaksi dibalik, tanda nilai
juga dibalik.
- Jika koefisien suatu persamaan reaksi dikali atau dibagi dengan suatu angka, nilai
reaksi tersebut juga harus dikali atau dibagi dengan angka yang sama.
- Semua
dalam reaksi ditotalkan.
- Dalam menjumlahkan reaksi, jika terdapat zat yang sama di ruas yang berbeda bisa saling meniadakan, jika terdapat zat yang sama di raus yang sama, koefisiennya ditambahkan.
Langkah pertama untuk mengerjakan soal di atas adalah kita tentukan reaksi pembentukan
yaitu:
Kita lihat satu per satu senyawa yang ada di reaksi tersebut dan dicocokkan dengan reaksi yang diketahui di soal.
Untuk
berada pada reaksi kedua. Di dalam reaksi pembentukan
, Ca yang diminta koefisiennya hanya 1 dan terletak di kiri, sehingga reaksi 2 kita bagi semua dengan 2, termasuk nilai
nya.

Untuk
karena ada di lebih dari 1 reaksi kita abaikan terlebih dahulu. Kita mencari senyawa yang hanya berada pada 1 reaksi saja untuk mempermudah mengerjakan soalnya.
Untuk
terletak pada reaksi 1, yang diminta dalam reaksi pembentukan
, koefisien
adalah 1 dan di sebelah kiri, sehingga reaksi 1 kita perlu bagi dua juga.

Untuk
berada pada reaksi yang ketiga, dan koefisien serta letaknya sudah sama dengan apa yang diinginkan, sehingga untuk reaksi 3 tetap.
Sekarang kita akan jumlahkan ketiga reaksi di atas menjadi seperti ini.
Nilai
dihitung dengan cacra menjumlahkan semua
yang terdapat dalam ketiga reaksi.
Jadi, jawaban yang tepat adalah D.