Iklan

Iklan

Pertanyaan

Perhatikan ciri-ciri suatu atom berikut! Memiliki afinitas elektron sangat kecil. Memiliki energi ionisasi sangat kecil. Cenderung melepas 1 elektron valensi. Kesimpulan berikut yang paling tepat adalah ...

Perhatikan ciri-ciri suatu atom berikut!

  1. Memiliki afinitas elektron sangat kecil.
  2. Memiliki energi ionisasi sangat kecil.
  3. Cenderung melepas 1 elektron valensi.

Kesimpulan berikut yang paling tepat adalah ...space

  1. Atom tersebut sukar bersenyawaspace

  2. Jika atom tersebut bersenyawa, cenderung berikatan kovalenspace

  3. Jika atom tersebut bersenyawa, cenderung berikatan ionspace

  4. Senyawa yang dibentuk atom tersebut selalu bersifat polarspace

  5. Senyawa yang dibentuk atom tersebut selalu bersifat nonpolarspace

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Pembahasan
lock

Kestabilan suatu atom didasarkan pada susunan elektron-elektron atau konfigurasi elektron. Suatu atom akan stabil jika elektron valensinya (elektron pada kulit terluarnya) dua (duplet) atau delapan (oktet) sesuai dengan konfigurasi elektron gas mulia. Unsur-unsur lain dapat mencapai konfigurasi oktet dengan membentuk ikatan agar dapat menyamakan konfigurasi elektronnya dengan konfigurasi elektron gas mulia terdekat. Kecenderungan ini disebut aturan oktet . Atom-atom dari unsur yang tidak stabil mempunyai kecenderungan untuk bergabung dengan atom-atom lain (atom yang sama atau atom yang berbeda). Atom-atom tersebut bergabung melalui suatu ikatan kimia. Pada soal di atas, suatu unsur diketahui memiliki ciri-ciri yaitu afinitas elektronnya sangat kecil, energi ionisasinya sangat kecil dan cenderung melepas 1 elektron valensinya. Berdasarkan ciri-ciri tersebut dapat diketahui bahwa unsur teresebut merupakan unsur yang terletak pada golongan I A. Hal ini dapat diketahui dari cirinya yaitucenderung melepas 1 elektron valensinya. Elektron valensi atau elektron pada kulit terluar pada suatu atom menunjukkan golongan dari unsur tersebut. Artinyaunsur tersebut hanya memiliki 1 buah elektron pada kulit terluarnya (valensinya), sehingga untuk mencapai kestabilannya hanya perlu melepaskan elektron di kulit terluarnya. Unsur-unsur pada golongan I A juga memiliki sifat keperiodikan yaitu energi ionisasi yang sangat kecil dan afinitas elektron yang sangat kecil juga. Unsur-unsuryang memiliki energi ionisasi rendah seperti pada golongan I A dan II A mempunyai kecenderungan melepaskan elektron dan membentuk ion positif (kation). Kation ini kemudian akan bereaksi dengan anion (ion negatif) yang selanjutnya akan berikatan ion dan membentuk senyawa ionik.lkatan ion terbentuk karena adanya gaya tarik-menarik elektrostatis antara ion positif (kation) dan ion negatif (anion). lkatan ion terjadi antara atom-atom yang mempunyai energi ionisasi rendah (unsur logam) dengan atom-atom yang mempunyai afinitas elektron tinggi (unsur nonlogam). Dengan demikian, kesimpulan dari unsur dengan ciri-ciri di atasyaitu merupakan unsur golongan I A yang akan cenderung berikatan ion jika bersenyawa. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Kestabilan suatu atom didasarkan pada susunan elektron-elektron atau konfigurasi elektron. Suatu atom akan stabil jika elektron valensinya (elektron pada kulit terluarnya) dua (duplet) atau delapan (oktet) sesuai dengan konfigurasi elektron gas mulia. Unsur-unsur lain dapat mencapai konfigurasi oktet dengan membentuk ikatan agar dapat menyamakan konfigurasi elektronnya dengan konfigurasi elektron gas mulia terdekat. Kecenderungan ini disebut aturan oktet. Atom-atom dari unsur yang tidak stabil mempunyai kecenderungan untuk bergabung dengan atom-atom lain (atom yang sama atau atom yang berbeda). Atom-atom tersebut bergabung melalui suatu ikatan kimia.space

Pada soal di atas, suatu unsur diketahui memiliki ciri-ciri yaitu afinitas elektronnya sangat kecil, energi ionisasinya sangat kecil dan cenderung melepas 1 elektron valensinya. Berdasarkan ciri-ciri tersebut dapat diketahui bahwa unsur teresebut merupakan unsur yang terletak pada golongan I A. Hal ini dapat diketahui dari cirinya yaitu cenderung melepas 1 elektron valensinya. Elektron valensi atau elektron pada kulit terluar pada suatu atom menunjukkan golongan dari unsur tersebut. Artinya unsur tersebut hanya memiliki 1 buah elektron pada kulit terluarnya (valensinya), sehingga untuk mencapai kestabilannya hanya perlu melepaskan elektron di kulit terluarnya. Unsur-unsur pada golongan I A juga memiliki sifat keperiodikan yaitu energi ionisasi yang sangat kecil dan afinitas elektron yang sangat kecil juga.space

Unsur-unsur yang memiliki energi ionisasi rendah seperti pada golongan I A dan II A mempunyai kecenderungan melepaskan elektron dan membentuk ion positif (kation). Kation ini kemudian akan bereaksi dengan anion (ion negatif) yang selanjutnya akan berikatan ion dan membentuk senyawa ionik. lkatan ion terbentuk karena adanya gaya tarik-menarik elektrostatis antara ion positif (kation) dan ion negatif (anion). lkatan ion terjadi antara atom-atom yang mempunyai energi ionisasi rendah (unsur logam) dengan atom-atom yang mempunyai afinitas elektron tinggi (unsur nonlogam).space

Dengan demikian, kesimpulan dari unsur dengan ciri-ciri di atas yaitu merupakan unsur golongan I A yang akan  cenderung berikatan ion jika bersenyawa.space

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.space

 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Dalam pembentukan senyawa ion, logam cenderung membentuk ion positif, sedangkan nonlogam membentuk ion negatif. Mengapa demikian?

42

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia