Iklan

Pertanyaan

Perhatikan cerita di bawah ini! Pada zaman dahulu hiduplah seorang anak yang sakti, sehingga kesaktian tersebut membuat seorang penyihir jahat iri. Karena merasa tertandingi ilmunya penyihir jahat itu menyihir anak itu, badannya penuh luka dengan bau yang sangat menyengat. Tidak ada seorangpun yang mau mendekat dengannya. Suatu hari anak sakti ini mempunyai mimpi ada seorang wanita yang bisa mengobati lukanya dan penyakitnya. setiap kampung pun didatangi untuk mencari perempuan tersebut. namun anak ini senantiasa di usir oleh masyarakat karena merasa jijik. Suatu saat ada pesta dan anak ini dapat masuk dalam pesta tersebut,namun beberapa orang mengusir dan mencaci maki. Kemudian diseret keluar, ketika diseret ia berpesan kepada orang yang ada di pesta tersebut dengan menancapkan satu lidi di atas tanah dan hanya dirinya yang dapat mencabutnya. Mereka mencoba mencabut lidi itu. namun tidak seorangpun yang dapat mencabutnya. Hingga tanpa orang sadari anak itu mencabut dan keluarlah air dan menjadi mata air. semakin lama air yang keluar deras dan banyak. hingga menenggelamkan daerah itu, hingga menjadi telaga yang diberi nama rawa pening. tidak ada satu orang pun yang selamat kecuali wanita yang telah menolongnya, serta memberikan rumah dan merawatnya. (Sumber:diadaptasi dari dosen.pendidikan.co.id pada 09 April 2021) Watak masyarakatpada cerita di atas adalah….

Perhatikan cerita di bawah ini!
 

    Pada zaman dahulu hiduplah seorang anak yang sakti, sehingga kesaktian tersebut membuat seorang penyihir jahat iri. Karena merasa tertandingi ilmunya penyihir jahat itu menyihir anak itu, badannya penuh luka dengan bau yang sangat menyengat. Tidak ada seorangpun yang mau mendekat dengannya.

    Suatu hari anak sakti ini mempunyai mimpi ada seorang wanita yang bisa mengobati lukanya dan penyakitnya. setiap kampung pun didatangi untuk mencari perempuan tersebut. namun anak ini senantiasa di usir oleh masyarakat karena merasa jijik.

    Suatu saat ada pesta dan anak ini dapat masuk dalam pesta tersebut,namun beberapa orang mengusir dan mencaci maki. Kemudian diseret keluar, ketika diseret ia berpesan kepada orang yang ada di pesta tersebut dengan menancapkan satu lidi di atas tanah dan hanya dirinya yang dapat mencabutnya. Mereka mencoba mencabut lidi itu. namun tidak seorangpun yang dapat mencabutnya.

    Hingga tanpa orang sadari anak itu mencabut dan keluarlah air dan menjadi mata air. semakin lama air yang keluar deras dan banyak. hingga menenggelamkan daerah itu, hingga menjadi telaga yang diberi nama rawa pening. tidak ada satu orang pun yang selamat kecuali wanita yang telah menolongnya, serta memberikan rumah dan merawatnya. 

(Sumber:diadaptasi dari dosen.pendidikan.co.id pada 09 April 2021)
 

Watak masyarakat pada cerita di atas adalah …. 

  1. jahatbegin mathsize 14px style space end style 

  2. teledorbegin mathsize 14px style space end style 

  3. baik hatibegin mathsize 14px style space end style 

  4. bertanggung jawabbegin mathsize 14px style space end style 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

50

:

36

Klaim

Iklan

M. Ayu

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah A.

jawaban yang tepat adalah A.begin mathsize 14px style space end style 

Pembahasan

Watak masyarakat dalam cerita di atas adalah jahat . Terbukti berdasarkan masyarakat yang menghina Anak Sakti karena mengalami penyakit kulit yang bau dan mereka merasa jijik. Dengan demikian, watak masyarakat pada cerita di atas adalah jahat . Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Watak masyarakat dalam cerita di atas adalah jahat. Terbukti berdasarkan masyarakat yang menghina Anak Sakti karena mengalami penyakit kulit yang bau dan mereka merasa jijik.

Dengan demikian, watak masyarakat pada cerita di atas adalah jahat.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.begin mathsize 14px style space end style 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Tema, alur, latar, sudut pandang, tokoh dan penokohan, dan amanat merupakan … dalam teks fiksi. Kata yang tepat untuk mengisi titik-titik pada kalimat di atas adalah ….

1

4.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia