Iklan

Pertanyaan

Perhatikan bacaan berikut ini! Menurut rilis resmi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, pada 4 Maret 2019, penyebab kebakaran hutan dan lahan di Indonesia 99% adalah ulah manusia dan 1%-nya adalah alam. Ulah manusia ini bisa meliputi ketidaksengajaan saat membuang puntung rokok dan membakar sampah di hutan. Selain itu, ada pula faktor kesengajaan manusia membakar hutan untuk membuka lahan. Berdasarkan pantauan Kementerian LingkunganHidup dan Kehutanan, pada 2018, total luas kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Indonesia mencapai 510.564,21 Ha. Kebakaran terbesar terjadi di wilayah Kalimantan Selatan dengan totalluas lahan 98.637,99 Ha . Kebakaran hutan selalu meninggalkan dampak negatif bagi ekosistem baik pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Dampak ini merugikan secara keseluruhan mulai dari kesehatan, ekonomi, transportasi, dan aktivitas lainnya. Dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan, antara lain menyebarkan emisi gas karbon dioksida ke atmosfer, terbunuhnya satwa liar dan musnahnya tanaman baik karena kebakaran, terjebak asap atau rusaknya habitat, musnahnya bahan baku industri perkayuan, meningkatnya jumlah penderita penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan kanker paru-paru, menambah parah penyakit para penderita TBC atau asma, menyebabkan gangguan di berbagai segi kehidupan masyarakat, serta berkurangnya batas pandang pada aktivitas transportasi udara Dampak kebakaran hutan berikut yang termasuk dampak kebakaran di bidang kesehatan adalah ...

Perhatikan bacaan berikut ini!

    Menurut rilis resmi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, pada 4 Maret 2019, penyebab kebakaran hutan dan lahan di Indonesia 99% adalah ulah manusia dan 1%-nya adalah alam. 

    Ulah manusia ini bisa meliputi ketidaksengajaan saat membuang puntung rokok dan membakar sampah di hutan. Selain itu, ada pula faktor kesengajaan manusia membakar hutan untuk membuka lahan. 

    Berdasarkan pantauan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pada 2018, total luas kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Indonesia mencapai 510.564,21 Ha. Kebakaran terbesar terjadi di wilayah Kalimantan Selatan dengan totalluas lahan 98.637,99 Ha . 

    Kebakaran hutan selalu meninggalkan dampak negatif bagi ekosistem baik pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Dampak ini merugikan secara keseluruhan mulai dari kesehatan, ekonomi, transportasi, dan aktivitas lainnya. 

    Dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan, antara lain menyebarkan emisi gas karbon dioksida ke atmosfer, terbunuhnya satwa liar dan musnahnya tanaman baik karena kebakaran, terjebak asap atau rusaknya habitat, musnahnya bahan baku industri perkayuan, meningkatnya jumlah penderita penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan kanker paru-paru, menambah parah penyakit para penderita TBC atau asma, menyebabkan gangguan di berbagai segi kehidupan masyarakat, serta berkurangnya batas pandang pada aktivitas transportasi udara

Dampak kebakaran hutan berikut yang termasuk dampak kebakaran di bidang kesehatan adalah ...

  1. Mengakibatkan terhentinya pembangkit listrik tenaga air, (PLTA) pada musim kemarau.space 

  2. Musnahnya bahan baku industri perkayuan.space 

  3. Meningkatnya jumlah penderita penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).space 

  4. Asap yang ditimbulkan menyebabkan gangguan di berbagai segi kehidupan masyarakat. Aktivitas bisa lumpuh total akibat kebakaran hutan.space 

  5. Gangguan asap juga terjadi pada sarana transportasi, yaitu berkurangnya batas pandang.space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

15

:

45

:

45

Klaim

Iklan

A. Bryando

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Siliwangi

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah C.

jawaban yang tepat adalah C.space 

Pembahasan

Dampak asap kebakaran hutan bagi kesehatan cukup mengganggu, terutama pada paru-paru dan pernapasan. Kabut asap yang masuk ke dalam paru paru dapat menyebabkan manusia mudah lelah dan mengalami kesulitan bernafas, sehingga paru paru lebih mudah terinfeksi. Bagi penderita ISPA saluran pernafasan akan lebih mudah terinfeksi. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Dampak asap kebakaran hutan bagi kesehatan cukup mengganggu, terutama pada paru-paru dan pernapasan. Kabut asap yang masuk ke dalam paru paru dapat menyebabkan manusia mudah lelah dan mengalami kesulitan bernafas, sehingga paru paru lebih mudah terinfeksi. Bagi penderita ISPA saluran pernafasan akan lebih mudah terinfeksi. 

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Soal terdiri atas 3 bagian, yaitu PERNYATAAN; kata SEBAB; dan ALASAN yang disusun berurutan. Pada umumnya, bencana banjir terjadi di wilayah Indonesia bagian barat yang menerima curah hujan lebih t...

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia