Surat lamaran pekerjaan adalah surat dari seseorang yang ditulis guna mendapatkan pekerjaan kepada orang/instansi yang membuka atau membutuhkan karyawan.
Surat lamaran pekerjaan terdiri dari beberapa bagian, yaitu:
- Tempat dan tanggal penulisan surat lamaran
- Perihal dan lampiran
- Alamat surat
- Salam pembuka
- lsi surat yang biasanya terdiri dari paragraf pembuka, tujuan surat lamaran pekerjaan, identitas pelamar, daftar lampiran, dan penutup surat.
- Salam penutup
- Tanda tangan dan nama terang pelamar
Berdasarkan uraian tersebut, salah satu struktur atau bagian dari surat lamaran pekerjaan adalah alamat surat.
Alamat surat adalah keterangan yang spesifik mengenai tempat yang dituju oleh pengirim surat; tempat surat itu akan diterima oleh penerima surat. Berikut aturan dalam penulisan alamat surat, yaitu:
- Alamat surat tidak diawali kata kepada karena kata tersebut berfungsi sebagai penghubung intrakalimat yang menyatakan arah. Alamat pengirim pun tidak didahului kata dari karena kata dari berfungsi sebagai penghubung intrakalimat yang menyatakan asal.
- Alamat yang dituju diawali dengan Yth. (diikuti titik) atau Yang terhormat (tidak diikuti titik).
- Jika nama orang yang dituju bergelar akademik yang ditulis di depan namanya, seperti Drs., lr., dan Prof., kata sapaan Bapak, lbu, atau Saudara tidak digunakan. Demikian juga jika alamat yang dituju memiliki pangkat, seperti sersan atau kapten, kata sapaan Bapak, lbu, atau Saudara tidak digunakan. Jika yang dituju adalah jabatan orang tersebut seperti direktur PT atau kepala instansi tertentu, kata sapaan Bapak, lbu, atau Sdr. tidak berimpit dengan gelar, pangkat, atau jabatan.
- Penulisan kata "jalan" tidak boleh disingkat, kemudian nama gang, nomor, RT, dan RW biasanya dituliskan lengkap dengan huruf kapital setiap awal kata. Selanjutnya, nama kota dan provinsi dituliskan dengan huruf awal kapital, tidak perlu digarisbawahi atau diberi tanda baca apapun.
- Pada surat lamaran adakalanya alamat yang dituju oleh penulis tidak jelas, misalnya penulis surat tidak tahu persis kepada siapa surat tersebut dialamatkan, apakah kepada direktur, sekretaris, ataukah kepala bagian personalia, maka penulis surat harus menggunakan alamat yang umum.
Berdasarkan uraian tersebut, maka penulisan alamat surat yang tepat adalah:
Yth. Direktur PT Sinar Baru
Jalan M.T. Haryono 13, Surabaya
Penulisan tersebut sudah tepat karena alamat yang dituju diawali dengan Yth. (diikuti titik). Lalu penulisan kata "jalan" ditulis lengkap, tidak disingkat "jln" dan setiap kata diawali dengan huruf kapital.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.