Iklan

Pertanyaan

Penjajahan menimbulkan dampak penderitaan bagi rakyat. Berikut ini adalah penderitaan yang dirasakan pertani pada masa penjajahan Jepang, kecuali....

Penjajahan menimbulkan dampak penderitaan bagi rakyat. Berikut ini adalah penderitaan yang dirasakan pertani pada masa penjajahan Jepang, kecuali....

  1. Petani harus menggunakan sistem baru dalam bercocok tanam

  2. Petani harus menyerahkan sebagian hasil panennya kepada Jepang

  3. Pemerintah Jepang memonopoli harga jual dan harga beli bahan pangan

  4. Petani diharuskan menanam tanaman jenis tertentu

  5. Petani diharuskan menyerahkan tenaganya untuk membantu keperluan perang Jepang

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

22

:

37

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah A karena Jepang membutuhkan beras untuk pangan para prajuritnya sehingga tidak ada pengenanalan budi daya seperti masa kolonial Belanda.

jawaban yang tepat adalah A karena Jepang membutuhkan beras untuk pangan para prajuritnya sehingga tidak ada pengenanalan budi daya seperti masa kolonial Belanda. 

Pembahasan

Pembahasan
lock

Jepang dalam kondisi perang masuk ke Hindia Belanda sehingga menerapkan sistem ekonomi perang (self-help), yaitu memberlakukan usaha untuk pemenuhan kebutuhan Jepang selama masa perangdi Indonesia. Jepang berusaha untuk memperbaiki ekonomi yang hancur ketika Jepang datang. Jepang mewajibkan perkebunan-perkebunan komoditas dagang yang laku pada masa Belanda (kina, kopi, teh, dan tembakau) diganti dengan tanaman pangan seperti padi dan jagung serta tanaman jarak untuk pelumas alat-alat perang. Komoditas dagang yang laku pada masa Belanda tersebut dianggap Jepang tidk berguna, sehingga perkebunan dimusnahkan. Apabila kekurangan lahan, maka Jepang akan membuka lahan-lahan baru untuk menyediakan pasokan beras. Jepang juga mengubah pabrik-pabrik gula milik Belanda yang hanur dan berhasil diperbaiki menjadi pabrik senjata. Jepang juga mengeluarkan ketentuan-ketentuan dalam sistem ekonomi perang ini, yaitu : 1. Para petani dan tawanan perang dipaksa untuk menanam padi. 2. Produksi, pungutan, penyaluran, dan penetapan harga beras diatur Jepang (Jepang memonopoli perdagangan). 3. Penggilingan dan penjualan padi diatur oleh kantor pengelolaan pangan Jepang. 4. Petani harus menjual hasil prouksi padi sesuai kuota yang ditentukan dan harga yang telah ditetapkan. 5. Hasil produksi padi yang diperoleh petani hanya sebesar 40%. 6. Disediakan pelatihan pertanian, tetapi pelatih bukan dari ahli pertanian (hal ini yang menyebabkan produksi pangan menjadi turun). Dengan demikian jawaban yang tepat adalah A karena Jepang membutuhkan beras untuk pangan para prajuritnya sehingga tidak ada pengenanalan budi daya seperti masa kolonial Belanda.

Jepang dalam kondisi perang masuk ke Hindia Belanda sehingga menerapkan sistem ekonomi perang (self-help), yaitu memberlakukan usaha untuk pemenuhan kebutuhan Jepang selama masa perang di Indonesia. Jepang berusaha untuk memperbaiki ekonomi yang hancur ketika Jepang datang. Jepang mewajibkan perkebunan-perkebunan komoditas dagang yang laku pada masa Belanda (kina, kopi, teh, dan tembakau) diganti dengan tanaman pangan seperti padi dan jagung serta tanaman jarak untuk pelumas alat-alat perang. Komoditas dagang yang laku pada masa Belanda tersebut dianggap Jepang tidk berguna, sehingga perkebunan dimusnahkan. Apabila kekurangan lahan, maka Jepang akan membuka lahan-lahan baru untuk menyediakan pasokan beras. Jepang juga mengubah pabrik-pabrik gula milik Belanda yang hanur dan berhasil diperbaiki menjadi pabrik senjata.

Jepang juga mengeluarkan ketentuan-ketentuan dalam sistem ekonomi perang ini, yaitu :

1. Para petani dan tawanan perang dipaksa untuk menanam padi.
2. Produksi, pungutan, penyaluran, dan penetapan harga beras diatur Jepang (Jepang memonopoli perdagangan).
3. Penggilingan dan penjualan padi diatur oleh kantor pengelolaan pangan Jepang.
4. Petani harus menjual hasil prouksi padi sesuai kuota yang ditentukan dan harga yang telah ditetapkan.
5. Hasil produksi padi yang diperoleh petani hanya sebesar 40%.
6. Disediakan pelatihan pertanian, tetapi pelatih bukan dari ahli pertanian (hal ini yang menyebabkan produksi pangan menjadi turun). 

 Dengan demikian jawaban yang tepat adalah A karena Jepang membutuhkan beras untuk pangan para prajuritnya sehingga tidak ada pengenanalan budi daya seperti masa kolonial Belanda. 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Michelle Priscilla Lorentia Anaet

Bantu banget Makasih ❤️

Ferly Ghazi Shir

Jawaban tidak sesuai

Iklan

Pertanyaan serupa

Pada masa pendudukan Jepang, pemerintah lebih menitikberatkan pada sektor pertanian dibanding sektor perkebunan. Dampaknya adalah ...

22

3.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia