Iklan

Pertanyaan

Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla berupaya mengoptimalkan potensi maritim atau kelautan yang dimiliki Indonesia. Salah satu tindakan yang dilakukan pemerintah adalah ...

Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla berupaya mengoptimalkan potensi maritim atau kelautan yang dimiliki Indonesia. Salah satu tindakan yang dilakukan pemerintah adalah ...

  1. Menyusun peraturan mengenai batas wilayah perairan Indonesia

  2. Membangun pos-pos untuk memantau kegiatan perikanan di perairan Indonesia

  3. Menegaskan kembali batas-batas perairan Indonesia dalam Zona Ekonomi Eksklusif

  4. Membentuk lembaga untuk mengelola seluruh aktivitas perikanan di perairan

  5. Menginstruksikan perlakuan keras terhadap pencuri ikan di wilayah perairan Indonesia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

47

:

39

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Indonesia mempunyai potensi yang besar, mulai dari sumber daya alam hingga letaknya yang strategis. Salah satu misi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) adalah mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional. Pemerintahan Jokowi-JK memiliki komitmen untuk membangun Indonesia sebagai kekuatan poros maritim dunia. Menyadari betapa pentingnya bidang maritim untuk memperkuat integrasi nasional, pemerintah berusaha untuk mewujudkan kesatuan wilayah secara utuh. Untuk itu pemerintah memprioritaskan pembangunan kemaritiman, dengan membangun infrastruktur daerah yaitu membangun pelabuhan-pelabuhan baru, akan membuat akomodasi tol laut terutama di luar Jawa sebagai fondasi kekuatan maritim Indonesia. Selain ituIndonesia membentuk Kementerian Koordinator Kemaritiman yang nantinya akan mengatur pengelolaan potensi kelautan menjadi “satu pintu” agar lebih meningkatkan kinerja. Dalam Perpres 165 Pasal 15 Ayat (1) dijelaskan Kemenko Kemaritiman membawahi empat kementerian lain, yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Pariwisata. Selanjutnya dalam upaya pemberantasan illegal fishing yang marak terjadi di wilayah kedaulatan NKRI sejatinya dilakukan melalui penerapan langkah-langkah strategis. Upaya tersebut ditempuh dengan menggandeng seluruh pihak yang memiliki kewenangan penegakan hukum di laut, sebagai wujud komitmen dalam memperkuat penegakan kedaulatan hukum di laut. Hal ini diwujudkannya melalui percepatan pembentukan Badan Keamanan Laut (Bakamla), yang dimaksudkan untuk meningkatkan efektifitas jaringan birokrasi dan koordinasi para penegak hukum di laut. Bakamla kelak diberi kewenangan komando dan kendali terhadap seluruh instansi yang memiliki armada patroli, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang kelautan. Tugas pokok dan fungsi mereka adalah mengedepankan sistem peringatan dini dalam setiap pelaksanaan operasi keamanan dan keselamatan laut, agar pelaksanaan operasi dapat dilakukan secara efektif, efisien, serta resposif.Pada sisi yang lain pemerintah pun melibatkan masyarakat dalam sebagai agen pengawasan bagi Bakamla. Keterlibatan masyarakat ini, diselenggarakan melalui program Sistem Pengawasan Berbasis Masyarakat (Siswasmas) di seluruh wilayah Indonesia. Kelompok Masyarakat inilah yang nantinya terjun langsung melakukan pengawasan Sumber Daya Kelautan dan perikanan (SDKP) serta mewujudkan pengelolaan perikanan yang bertanggung jawab. Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah D.

Indonesia mempunyai potensi yang besar, mulai dari sumber daya alam hingga letaknya yang strategis. Salah satu misi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) adalah mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional. Pemerintahan Jokowi-JK memiliki komitmen untuk membangun Indonesia sebagai kekuatan poros maritim dunia. Menyadari betapa pentingnya bidang maritim untuk memperkuat integrasi nasional, pemerintah berusaha untuk mewujudkan kesatuan wilayah secara utuh. Untuk itu pemerintah memprioritaskan pembangunan kemaritiman, dengan membangun infrastruktur daerah yaitu membangun pelabuhan-pelabuhan baru, akan membuat akomodasi tol laut terutama di luar Jawa sebagai fondasi kekuatan maritim Indonesia. Selain itu Indonesia membentuk Kementerian Koordinator Kemaritiman yang nantinya akan mengatur pengelolaan potensi kelautan menjadi “satu pintu” agar lebih meningkatkan kinerja. Dalam Perpres 165 Pasal 15 Ayat (1) dijelaskan Kemenko Kemaritiman membawahi empat kementerian lain, yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Pariwisata.

Selanjutnya dalam upaya pemberantasan illegal fishing yang marak terjadi di wilayah kedaulatan NKRI sejatinya dilakukan melalui penerapan langkah-langkah strategis. Upaya tersebut ditempuh dengan menggandeng seluruh pihak yang memiliki kewenangan penegakan hukum di laut, sebagai wujud komitmen dalam memperkuat penegakan kedaulatan hukum di laut. Hal ini diwujudkannya melalui percepatan pembentukan Badan Keamanan Laut (Bakamla), yang dimaksudkan untuk meningkatkan efektifitas jaringan birokrasi dan koordinasi para penegak hukum di laut. Bakamla kelak diberi kewenangan komando dan kendali terhadap seluruh instansi yang memiliki armada patroli, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang kelautan. Tugas pokok dan fungsi mereka adalah mengedepankan sistem peringatan dini dalam setiap pelaksanaan operasi keamanan dan keselamatan laut, agar pelaksanaan operasi dapat dilakukan secara efektif, efisien, serta resposif. Pada sisi yang lain pemerintah pun melibatkan masyarakat dalam sebagai agen pengawasan bagi Bakamla. Keterlibatan masyarakat ini, diselenggarakan melalui program Sistem Pengawasan Berbasis Masyarakat (Siswasmas) di seluruh wilayah Indonesia. Kelompok Masyarakat inilah yang nantinya terjun langsung melakukan pengawasan Sumber Daya Kelautan dan perikanan (SDKP) serta mewujudkan pengelolaan perikanan yang bertanggung jawab.

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah D. 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Robert Obet

Pembahasan lengkap banget

NIHLA HANIFATUL MUNFAIDAH

Makasih ❤️

Tahta Alfina Ardianty

Bantu banget

hanum rizky

Syuukaaaaaa

Mikael Ackerman

Pembahasan terpotong

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan pelaksanaan kebijakan pada gambar berikut! Kebijakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada gambar dilakukan dengan tujuan ....

2

4.3

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia