Iklan

Pertanyaan

Pembangunan Monas, Stadion Gelora Bung Karno, dan menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 1956 merupakan bagian dari Politik Mercusuar Soekarno. SEBAB Pada 5 Maret 1960 Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil pemilu 1955, dan menggantinya dengan DPR-GR.

Pembangunan Monas, Stadion Gelora Bung Karno, dan menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 1956 merupakan bagian dari Politik Mercusuar Soekarno. 

SEBAB

Pada 5 Maret 1960 Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil pemilu 1955, dan menggantinya dengan DPR-GR.

  1. Jika pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat
     

  2. Jika pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat
     

  3. Jika pernyataan benar, alasan salah

  4. Jika pernyataan salah, alasan benar

  5. Jika pernyataan dan alasan, keduanya salah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

18

:

59

Klaim

Iklan

S. Salsabilla

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pernyataan pada soal salah. Politik Mercusuar merupakan salah satu cara yang digunakan Presiden Soekarno untuk menunjukkan eksistensi dan citra baik Indonesia di mata dunia internasional. Presiden Soekarno berpendapat bahwa Indonesia merupakan mercusuar yang dapat menerangi jalan bagi Nefo (New Emerging Forces atau negara-negara berkembang) di dunia. Politik Mercusuar membuat diselenggarakannya proyek-proyek besar antara lain pembangunan Monumen Nasional (Monas), Stadion Gelora Bung Karno, dan Hotel Indonesia. Adapun Olimpiade tahun 1956 yang diadakan di Australia bukan merupakan bagian dari Politik Mercusuar. Alasan pada soal benar. Pada 5 Maret 1960, Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 karena menolak Rencana Anggaran Belanja Negara yang diajukan pemerintah. Presiden Soekarno tidak lama kemudian membentuk Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) sebagai pengganti DPR. Anggota DPR-GR ditunjuk oleh Presiden Soekarno mewakili golongan masing-masing, dan dilantik pada 25 Juni 1960. Berdasarkan penjelasan diatas pernyataan salah, alasan benar. Kata kunci: Politik Mercusuar, Pembentukan DPR-GR

Pernyataan pada soal salah. Politik Mercusuar merupakan salah satu cara yang digunakan Presiden Soekarno untuk menunjukkan eksistensi dan citra baik Indonesia di mata dunia internasional. Presiden Soekarno berpendapat bahwa Indonesia merupakan mercusuar yang dapat menerangi jalan bagi Nefo (New Emerging Forces atau negara-negara berkembang) di dunia. Politik Mercusuar membuat diselenggarakannya proyek-proyek besar antara lain pembangunan Monumen Nasional (Monas), Stadion Gelora Bung Karno, dan Hotel Indonesia. Adapun Olimpiade tahun 1956 yang diadakan di Australia bukan merupakan bagian dari Politik Mercusuar.

Alasan pada soal benar. Pada 5 Maret 1960, Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955 karena menolak Rencana Anggaran Belanja Negara yang diajukan pemerintah. Presiden Soekarno tidak lama kemudian membentuk Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) sebagai pengganti DPR. Anggota DPR-GR ditunjuk oleh Presiden Soekarno mewakili golongan masing-masing, dan dilantik pada 25 Juni 1960.

Berdasarkan penjelasan diatas pernyataan salah, alasan benar.

Kata kunci: Politik Mercusuar, Pembentukan DPR-GR

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

6

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan pernyataan berikut! Menurut Anda, benar atau salah pernyataan tersebut? Kemukakan pendapat Anda!

2

3.8

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia