Roboguru

Pembabakan Masa Praaksara dapat dilakukan berdasarkan kajian geologi dan arkeologi. Apakah perbedaan kedua kajian tersebut ...

Pertanyaan

Pembabakan Masa Praaksara dapat dilakukan berdasarkan kajian geologi dan arkeologi. Apakah perbedaan kedua kajian tersebut ...

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Masa Praaksara secara harfiah dapat diartikan sebagai masa sebelum tulisan, yakni kondisi kehidupan manusia di masa lalu yang belum mengenal budaya tulis, sehingga karena itu konstruksi pemahaman terhadap aktivitas di masanya tidak tertera dalam catatan tertulis. Hal tersebut berbeda dengan Masa Sejarah yang secara harfiah dapat diartikan sebagai masa tulisan, yakni kondisi kehidupan manusia di masa lalu yang sudah mengenal budaya tulis, sehingga konstruksi pemahaman terhadap aktivitas di masanya dituliskan dalam dokumen atau prasasti. 
Meski demikian, terdapat pendekatan yang dapat digunakan untuk mengetahui serangkaian peristiwa di Masa Praaksara, yakni dengan menggunakan pendekatan geologi dan arkeologi. Pendekatan geologi dalam melihat serangkaian peristiwa Masa Praaksara didasarkan pada kajian geologi, yaitu dengan melihat bumi dan keseluruhan tentangnya; sejarah, struktur, komposisi dan proses pembentukannya, sehingga diketahui bahwa babakan Masa Praaksara berdasarkan geologi dikenal Masa Arkaekum, paleozoikum, mesozoikum dan neozoikum. Sementara, pendekatan arkeologi pada Masa Praaksara, melihat berdasarkan benda-benda artefak peninggalan kebudayaan manusia purba, sehingga diketahui bahwa babakan Masa Praaksara berdasarkan arkeologi dikenal dengan Masa Batu; paleolitikum, mesolitikum, neolitikum dan megalitikum serta Masa Logam; perunggu, tembaga dan besi.

Dengan memahami keterangan di atas, perbedaan antara geologi dan arkeologi dalam melihat serangkaian peristiwa Masa Praaksara adalah pendekatannya. Geologi melihat berdasarkan kebumiannya sementara arkeologi melihat berdasarkan benda peninggalan manusia purba.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 25 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Gua tempat tinggal manusia pada zaman Mesolithikum yang berfungsi sebagai tempat perlindungan dari cuaca dan binatang buas disebut ...

Pembahasan Soal:

Zaman Mesolitikum berlangsung sekitar 10.000 tahun yang lalu. Pada masa ini, masyarakat mulai hidup semi nomaden dengan bertempat tinggal di tempat-tempat seperti tepi pantai atau gua. Gua tempat tinggal manusia purba pada zaman ini disebut dengan abris sous roche yang berguna untuk melindungi mereka dari cuaca dan binatang buas.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Jelaskan kehidupan makhluk hidup di bumi pada masa Mesozoikum.

Pembahasan Soal:

Zaman Mesozoikum berlangsung ±140 juta tahun yang lalu. Pada masa ini, kehidupan makhluk hidup semakin berkembang. Jenis ikan dan reptil sudah mulai banyak. Dinosaurus diperkirakan hidup pada zaman ini, bahkan mendominasi. Burung dan binatang menyusui sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan walaupun populasinya masih sangat rendah. Berkembangnya makhluk hidup dipengaruhi oleh keadaan alam yang mulai berubah dengan temperatur hangat dan tanah yang semakin kering.

Masa Mesozoikum dibagi menjadi tiga periode, yaitu sebagai berikut.

  1. Zaman Trias
    Kehidupan makhluk hidup di bumi mulai diwarnai dengan kemunculan reptil, dinosaurus, ikan, bahkan mamalia.
  2. Zaman Jura
    Periode kejayaan dinosaurus. Lautan dikuasai oleh reptil laut seperti Icthyosaurus dan Plesiosaurus, sementara udara didominasi oleh reptil terbang seperti Pteosaurus dan Pterodactyl.
  3. Zaman Kapur
    Dinosaurus masih banyak, begitu pula mamalia dan tumbuhan berbunga yang semakin berkembang.

Dengan demikian, kehidupan makhluk hidup di bumi pada masa Mesozoikum yaitu mulai berkembangnya makhluk hidup dengan bermunculannya berbagai jenis ikan, reptil besar seperti dinosaurus yang mendominasi, bahkan burung dan mamalia yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan walaupun populasinya masih sangat rendah.

0

Roboguru

Selain berdasarkan geologi, pembabakan Masa Praaksara dapat dilakukan berdasarkan arkeologi. Pembabakan Masa Praaksara berdasarkan arkeologi dilakukan dengan ...

Pembahasan Soal:

Periodisasi atau pembabakan zaman dalam sejarah, pada dasarnya dilakukan untuk mempermudah pemahaman terhadap serangkaian peristiwa yang terjadi di masa lalu. Secara garis besar, periodisasi dalam sejarah terbagi ke dalam dua, yaitu Masa Praaksara dan Masa Aksara.

Masa Praaksara merupakan keadaan dimana kehidupan pada saat itu belum mengenal sistem tulisan sehingga tidak terdapat catatan peninggalan tertulis. Dengan begitu, rekonstruksi terhadap peristiwa yang terjadi di masa ini, seringkali ilmu sejarah menggunakan pendekatan ilmu lain, di antaranya adalah arkeologi. Dengan menggunakan pendekatan arkeologi, pemahaman terhadap peristiwa sejarah di Masa Praaksara didasarkan pada peninggalan kehidupan manusia melalui kajian terhadap data bendawi yang meliputi artefak (budaya bendawi seperti candi dan perkakas kebutuhan hidup manusia, misalnya Kapak Genggam), dan ekofak (benda lingkungan seperti batuan, rupa muka bumi dan fosil). 

Jadi, opsi jawaban benar adalah D.

0

Roboguru

Periodisasi Zaman Praaksara atas hasil temuan benda-benda peninggalan yang dihasilkan oleh manusia yang hidup pada Zaman Praaksara ...

Pembahasan Soal:

Periodisasi (pembabakan zaman) berdasarkan hasil temuan benda-benda peninggalan manusia Praaksara dikenal sebagai periodisasi secara arkeologis, yakni pembabakan yang didasarkan secara arkeologi. Dalam pembabakan ini, hal-hal yang dikaji berupa kebudayaan manusia berupa artefak, fosil dan perkakas penunjang lain kehidupan manusia. 

Adapun pembabakan tersebut secara garis besar terbagi dalam dua babak, yakni Zaman Batu dan Zaman Logam. Pembabakan pertama disebut Zaman Batu karena karena hampir seluruh aspek penunjang kehidupannya berasal dari batu. Sebaliknya, di Zaman Logam terjadi penggunaan logam yang masif dalam menunjang kebutuhan manusia pada waktu itu.

Babakan Zaman Batu terbagi dalam empat babak:

  1. Paleolitikum (Zaman Batu Tua), dengan ciri kehidupan yang masih sederhana dalam peninggalan perkakas kehidupannya, seperti Kapak Genggam dan alat dari tulang,
  2. Mesolitikum, (Zaman Batu Tengah), ciri utama tidak berbeda jauh dengan Paleolitikum, meskipun secara peninggalan perkakas kehidupan sudah mulai meningkat, seperti penggunaan tombak untuk menangkap ikan di pesisir pantai dan kehidupan yang sudah semi nomaden dicirikan dengan keberadaan Abris Sous Roche,
  3. Neolitikum (Zaman Batu Baru), ditandai dengan adanya revolusi cara hidup yang semula mengandalkan dari alam menjadi mengolah dari alam, dengan kata lain dari yang semula berburu dan beramu menjadi bercocok tanam dan beternak, demikian dengan perkakas kehidupan yang disesuaikan dengan bercocok tanam seperti Kapak Lonjong dan Kapak Persegi, dan
  4. Megalitikum, yakni (Zaman Batu Besar), ditandai dengan penemuan batu yang berukuran besar, belakangan dipahami batu besar tersebut merupakan medium pemujaan kepercayaan manusia praaksara, beberapa contoh di antaranya, Dolmen, Menhir, Sarkofagus dan Kubur Batu. 

Adapun babakan Zaman Logam terdiri Zaman Tembaga, Perunggu, dan Besi. Beberapa perkakas kehidupan penunjang kehidupan pada masa ini secara masif berasal dari perunggu, seperti Kapak Corong, Candrasa, Nekara dan Moko. 

Jadi, periodisasi Zaman Praaksara berdasarkan temuan peninggalan, adalah periodisasi secara arkeologis yang dimulai dari Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum dan Megalitikum (Zaman Batu), serta Zaman Tembaga, Zaman Perunggu, dan Besi (Zaman Logam).

0

Roboguru

Berdasarkan benda-benda peninggalan zaman manusia purba, pembabakan zaman praaksara dibagi menjadi...

Pembahasan Soal:

Manusia praaksara atau biasanya disebut sebagai manusia purba adalah manusia yang belum mengenal tulisan. Namun, perkembangan kebudayaan manusianya bisa dilacak berdasarkan sumber-sumber yang berupa fosil, yaitu sisa-sisa makhluk hidup yang hidup pada zaman tersebut dan telah membatu, selain itu ada juga artefak yaitu alat-alat yang digunakan pada masa praaksara. Pembabakan kehidupan manusia pada masa praaksara dibagi menjadi beberapa zaman berdasarkan teknologi yang digunakan.

Berikut ini merupakan pembabakan manusia praaksara berdasarkan artefak/peralatan yang mereka gunakan, yaitu:

  1. zaman batu tua (Palaeolitikum)
  2. zaman batu tengah (Mesolitikum)
  3. zaman batu baru (Neolitikum)
  4. zaman logam

Dengan demikian, berdasarkan benda-benda peninggalan zaman manusia purba, pembabakan zaman praaksara dibagi menjadi 4 yaitu: zaman batu tua (Palaeolitikum), zaman batu tengah (Mesolitikum), zaman batu baru (Neolitikum), zaman logam.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved