Roboguru

Parafrasakan puisi tersebut dalam bentuk cerita prosa dengan bahasamu sendiri!

Pertanyaan

Parafrasakan puisi tersebut dalam bentuk cerita prosa dengan bahasamu sendiri! undefined

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Puisi merupakan karya sastra yang menggunakan pilihan kata yang indah dan bermakna. Salah satu teknik memahami makna puisi adalah memaknai secara keseluruhan. Hal tersebut disebut teknik parafrase puisi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, parafrasa adalah penguraian kembali suatu teks (karangan) dalam bentuk (susunan kata-kata) yang lain, dengan maksud untuk dapat menjelaskan makna yang tersembunyi. Langkah-langkah memparafrasekan puisi adalah

  1. Membaca keseluruhan teks puisi dengan cermat
  2. Memahami makna keseluruhan
  3. Menemukan kata kunci maupun makna kata kias di tiap bait
  4. Menuliskan kembali isi puisi dalam bentuk karangan bebas/prosa dengan kata-kata sendiri

Berdasarkan puisi di soal, langkah pertama yang harus dilakukan membaca puisi dengan cermat. Selanjutnya, memahami puisi tersebut. Secara keseluruhan puisi tersebut berisi ilmu yang diberikan oleh seorang guru yang seperti pelita tidak padam dan menerangi jalan agar kaki tidak salah melangkah. Puisi tersebut bermakna seorang guru yang memberikan ilmu. Seorang guru diumpamakan seperti cahaya dalam kegelapan, dalam arti siswa yang tidak mengetahui hingga mengetahui dan memahami ilmu berkat sosok guru. Dengan ilmu dan bimbingan dari guru, maka siswa tidak salah dalam menghadapi masa depannya nanti. Kata kunci bait tersebut adalah guruku, ilmu, pelita, jalan, melangkah. Laksana pelita ... bermakna seperti cahaya, sedangkan jalan gulita artinya jalan gelap yang bermakna jalan yang salah. Setelah itu, dilanjutkan dengan menguraikan isi puisi dalam bentuk karangan dengan kalimat sendiri yaitu guruku (sangat berjasa dengan) Ilmu yang engkau berikan (Guruku seolah-olah) Laksana pelita yang tak (kan) pernah padam. (Engkau) Menerangi jalan(ku) (yang) (gelap) gulita. (Engkau melakukan itu) Agar kaki(ku) tak salah (dalam) melangkah (demi masa depanku nanti).

Dengan demikian, parafrase puisi tersebut dalam bentuk cerita prosa adalah Guruku sangat berjasa dengan Ilmu yang engkau berikan. Guruku seolah-olah laksana pelita yang tak kan pernah padam. Engkau menerangi jalanku yang gelap gulita. Engkau melakukan itu agar kakiku tak salah dalam melangkah demi masa depanku nanti. undefined

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Terakhir diupdate 19 Juli 2021

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved