Roboguru

Para petani sering menggunakan insektisida dan pestisida untuk melindungi tanaman pertaniannya dari hama dan penyakit tanaman. Selain meracuni hama dan membunuh penyakit, insektisida dan pestisida juga dapat mencemari tanah. Jelaskan akibatnya pada lahan pertanian.

Pertanyaan

Para petani sering menggunakan insektisida dan pestisida untuk melindungi tanaman pertaniannya dari hama dan penyakit tanaman. Selain meracuni hama dan membunuh penyakit, insektisida dan pestisida juga dapat mencemari tanah. Jelaskan akibatnya pada lahan pertanian.space space 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Pestisida merupakan bahan yang digunakan untuk mengendalikan dan membasmi organisme pengganggu (hama). Sementara itu, insektisida adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan dan membasmi serangga pengganggu tanaman pertanian. Salah satu jenis insektisida adalah DDT. Selain dapat membunuh hama, insektisida dan pestisida juga dapat meracuni tanah. Beberapa dampak penggunaan insektisida dan pestisida pada lahan pertanian yaitu menurunkan tingkat kesuburan tanah. Bahan kimia dari pestisida tidak akan terurai dalam tanah. Bahan kimia yang diserap oleh tumbuhan dan sisa tumbuhan yang terurai oleh mikroorganisme tidak akan mampu menguraikan bahan kimia. Hal tersebut akan menyebabkan akumulasi bahan kimia dan berdampak pada musnahnya organsime tanah serta terhambatnya proses penguraian unsur hara dalam tanah.space space 

 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 17 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Mengapa biofungsida sebaiknya digunakan dalam pertanian dan perkebunan untuk menggantikan pestisida DDT?

Pembahasan Soal:

Terdapat dua sifat buruk yang menyebabkan DDT sangat berbahaya terhadap lingkungan hidup adalah sifat apolar DDT, yaitu tidak larut air, tetapi sangat larut dalam lemak. Makin larut insektisida dalam lemak (semakin lipofilik) semakin tinggi sifat apolarnya. Sehingga menyebabkan DDT mudah menembus kulit. Sifat DDT yang sangat stabil dan persisten menyebabkan sulit terurai sehingga cenderung bertahan dalam lingkungan hidup, masuk rantai makanan (foodchain) melalui bahan lemak jaringan mahluk hidup. Zat kimia DDT didalam lingkungan ini dipercayai mempengaruhi sistem hormon didalam tubuh.

Biofungisida adalah produk-produk hayati yang digunakan untuk mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh fungi (cendawan). Terdapat dua kelompok biofungisida yaitu fungisida nabati (berbahan dasar tumbuh-tumbuhan) dan fungisida hayati (berasal dari mikroorganisme seperti virus, bakteri, dan cendawan) yang memiliki kemampuan menekan atau mengendalikan mikroba lain yang merupakan patogen tanaman. Kedua kelompok tersebut mempunyai keunggulan, antara lain:

  1. Cara kerja spesifik sehingga aman terhadap ternak dan manusia.
  2. Tidak mencemari lingkungan, karena mudah terdegradasi atau terurai di alam.
  3. Bahan dasar tersedia di lingkungan sekitar kita.
  4. Tidak menimbulkan terbentuknya ras-ras baru yang lebih tahan.
  5. Tidak akan terjadi suatu ledakan penyakit.undefined 

0

Roboguru

Penggunaan DDT dalam peningkatan hasil pertanian sebagai pemusnah hama ternyata mengganggu ekosistem. Gangguan yang dapat terjadi yaitu...

Pembahasan Soal:

DDT (Dichloro Diphenyl Trichlorethane) merupakan salah satu insektisida sintetis yang dimanfaatkan untuk mengendalikan populasi serangga. Penggunaan DDT secara terus menerus dapat menyebabkan resistensi serangga terhadap pestisida DDT dan merusak struktur tanah karena residu yang ditimbulkan oleh DDT sifatnya persisten pada tanah. Karena sifatnya yang stabil dan persisten, DDT bertahan sangat lama di dalam tanah; bahkan DDT dapat terikat dengan bahan organik dalam partikel tanah dan hal itu bisa mencemari tanah.

1

Roboguru

Penggunaan DDT dalam peningkatan hasil pertanian sebagai pemusnah hama ternyata mengganggu ekosistem. Gangguan yang dapat terjadi yaitu....

Pembahasan Soal:

DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) merupakan senyawa kimia yang biasa digunakan untuk mengendalikan populasi serangga. Selain dapat membunuh hama tanaman, DDT ini memiliki dampak negatif pada lingkungan, salah satunya adalah sifat DDT yang sulit terurai. Maka jika lingkungan terpapar DDT dan terjadi penumpukan dalam waktu yang lama akan menyebabkan kerusakan pada lingkungan dan tertumpuknya polutan. Tentunya jika membahayakan lingkungan, akan berdampak pada terganggunya ekosistem, jika hewan dan tumbuhan terpapar DDT dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan senyawa tersebut terakumulasi dan menyebabkan kematian baik pada hewan maupun tumbuhan tersebut.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.undefined

0

Roboguru

Sesudah penyemprotan DDT diperoleh data bahwa beberapa nyamuk menjadi resisten terhadap insektisida tersebut, hal ini disebabkan karena. . . .

Pembahasan Soal:

Dichloro Diphenyl Trichloroethane (DDT) adalah insektisida organik sintetik yang menimbulkan resistensi. Resistensi ini terjadi dalam waktu yang lama setelah adanya proses seleksi yang berlangsung selama banyak generasi terhadap nyamuk yang diberi perlakuan secara terus menerus. Ketika terpapar insektisida untuk pertama kali, ada beberapa nyamuk yang dapat mengubah metabolismenya, mekanisme fisiologis dan perilaku hingga genetik supaya bertahan terhadap DDT. Nyamuk yang mampu beradaptasi ini memiliki kemampuan untuk bereproduksi dan menurunkan sifat "resisten" tersebut.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E.space space 

0

Roboguru

Menurut Ananda jenis pencemar tanah apa yang jumlahnya paling banyak di sekitar kita? Tuliskan alasan Ananda ....

Pembahasan Soal:

Pencemaran tanah yang paling banyak terjadi yaitu pencemaran tanah pada lahan sawah umumnya disebabkan oleh limbah industri, dan aktifitas budidaya yang menggunakan bahan-bahan agrokimia seperti pupuk dan pestisida. Pencemaran pada lahan sawah banyak terjadi karena wilayah Indonesia merupakan wilayah agraris yang mana sebagian besar penduduk Indonesia merupakan petani. Upaya dalam penanggulangan pencemaran tanahpada lahan sawah yaitu menetapkan ambang batas kritis tercemar, baik yang disebabkan oleh logam berat maupun zat-zat kimia berbahaya lainnya. Selain itu, upaya yang dapat dilakukan yaitu menggunakan pupuk kompos bukan pupuk kimia serta penggunaan bahan peptisida alami.space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved